MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU

MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU
mencoba menyelamatkan


__ADS_3

Akhirnya Aisyah dibawa ke tempat Papa dari Dokter Firdaus, sebuah tempat yang akan membuat kehidupan Aisyah berubah total.


"Apakah kau yakin, kalau semuanya sudah siap?" tanya Jonathan kepada dokter Firdaus.


"Tentu saja semuanya sudah siap, lebih baik aku membawanya dengan mobil pribadi saja. aku Tidak jadi membawa ambulans!" seru Dokter Firdaus.


"Memangnya kenapa?" tanya Jonathan.


"Itu akan membuat beberapa orang yang ada di tempat papaku akan mengamuk." jawab Dokter Firdaus.


"Memangnya kenapa?" tanya Jonathan.


"Kau tidak usah banyak bicara." jawab Dokter Firdaus.


Akhirnya dokter Firdaus dan Jonathan membawa Aisyah menggunakan mobil pribadi mereka, karena jika dokter Firdaus membawa ambulans itu akan membuat keributan yang sangat besar di tempat Papa dokter Firdaus.


Perjalanan mereka membutuhkan waktu sekitar 3 jam lamanya, dokter Firdaus terus bertanya kepada Jonathan. sedangkan Aisyah terlihat Gadis itu tidak sadarkan diri karena pengaruh obat penenang yang disuntikkan oleh dokter Firdaus.


"Kelihatannya dia akan cepat sembuh kok." ucap dokter Firdaus.


"Aku harap begitu." jawab Jonathan.


"Oh ya bagaimana dengan kabar yang diberikan oleh temanmu itu?" tanya Dokter Firdaus kepada Jonathan.


"Aku belum ke sana, lagian juga aku harus membantu gadis ini. aku kasihan padanya." jawab Jonathan.


"Sudahlah Jo, kau tidak usah mencari istrimu itu. dia sudah bersenang-senang dengan begitu banyak pria, lalu Mengapa kau masih mengharapkan nya?" tanya Dokter Firdaus. Jonathan tidak menjawab.


"Secinta itukah kau kepadanya?" tanya Dokter Firdaus kepada Jonathan.


"Entahlah, aku tidak tahu.. terkadang aku bingung untuk mengerti perasaanku sendiri." jawab Jonathan.


"Kau itu sudah tua, kita berdua ini sudah tua umur kita sudah udah 35 tahun lebih. masa kau tidak mengerti perasaanmu sendiri!" seru Dokter Firdaus yang membuat Jonathan memalingkan wajahnya dari temannya itu.


3 jam kemudian akhirnya Dokter Firdaus sudah sampai di tempat Papanya, terlihat di sana tempat itu seperti sebuah gedung atau bangunan yang begitu mewah.


"Ini bangunan Siapa?" tanya Jonathan kepada daftar Firdaus.

__ADS_1


"Tentu saja Ini rumah papaku." jawab dokter Firdaus.


"Tapi rumah papamu tidak seperti ini, kan?" tanya Jonatan.


"Sudah berapa tahun kau tidak pernah ke sini." jawab Dokter Firdaus.


Jonathan hanya diam saja, karena sudah 7 tahun lamanya dia tidak pernah ke tempat Dokter Firdaus. karena dia terlalu sibuk melakukan perjalanan bisnis di luar negeri.


Jonathan menggendong Aisyah, pria itu terus menatap seorang wanita yang begitu mengenaskan. nasibnya sungguh miris,


"Dokter Firdaus!" seru para pelayan yang ada di rumah dokter Firdaus.


"Di mana Papa?" tanya dokter Firdaus.


"Ada di dalam Tuan." jawab para pekerja yang ada di rumah dokter Firdaus.


"Sebenarnya rumahmu yang sebelah mana?" tanya Jonathan.


"Kau ini gila Ya, tentu saja seluruh bangunan yang ada di wilayah ini punya papaku." jawab Dokter Firdaus dengan lagak yang agak sombong.


"Kau Ini sok kaya banget." ucap Jonathan.


Tidak lama kemudian ternyata di tempat itu sudah berdiri seorang wanita dengan posisi berkacak pinggang, Siapa lagi kalau bukan istri dari Dokter Firdaus.


"Sayang, Apa yang kau lakukan di sini?!" seru dokter Firdaus kepada istrinya.


"Sayang, sayang. Kemana kau pagi-pagi tadi!" seru istri dokter Firdaus.


"Ayolah sayang, Tentu saja aku ke rumah sakit. mau kemana lagi." jawab dokter Firdaus.


"Hai Kikan!" seru Jonathan kepada istri dokter Firdaus.


"Hai Jo, Apa kabar." Sapa Kikan istri dokter Firdaus.


"Baik." jawab Jonathan.


"Jangan marah dulu istri ku, Lebih baik kau bantu aku untuk membawa gadis ini masuk kedalam." ucap dokter Firdaus.

__ADS_1


"Memangnya siapa dia?" tanya Kikan kepada suaminya.


"Dia ini adalah istri dari keponakan Jonathan." jawab dokter Firdaus.


"Kalau dia istri dari keponakanmu, lalu Mengapa dia bersamamu?" tanya Kikan.


"Ceritanya sangat panjang istriku, Lebih baik aku bertemu dengan Papa dulu." jawab dokter Firdaus yang kemudian mengajak Jonathan untuk pergi menemui Papanya.


"Memangnya ada apa!" seru dokter Syah kepada putranya.


"Tolonglah gadis Malang ini, Pa. dia korban kebejatan dari keponakan Jonathan." jawab dokter Firdaus.


"Apa maksudmu?" tanya Dokter Syah kepada putranya.


"Papa lihat dulu, setelah itu biar Jonathan yang menceritakannya. soalnya aku mau tidur sebentar, aku capek!" seru dokter Firdaus yang kemudian menarik tangan istrinya dan mengajaknya istirahat di ruangan mereka.


"Memangnya siapa sebenarnya Gadis itu, suamiku?" tanya Kikan kepada suaminya.


"Aku mau istirahat dulu, setelah aku bangun akan ku ceritakan semuanya." jawab Dokter Firdaus.


"Kalau begitu, Kau tidur lah..aku mau bertanya sendiri pada Jonathan." Jawab Kikan.


"Beri aku kecupan dulu, setelah itu akan ku lepaskan." ucap dokter Firdaus kepada istrinya.


Cup..


Akhirnya Kikan meninggalkan suaminya, menuju tempat seorang gadis yang dibawa suaminya dan temannya itu.


"Istirahatkan dia di sana, nanti para perawat akan membersihkan tubuhnya." ucap dokter Syah kepada Jonathan.


Akhirnya Jonathan meletakkan Aisyah ke sebuah ruangan, setelah itu dia duduk bersama dengan dokter Syah di kantor dokter Syah. Tak lama kemudian ternyata Kikan sudah datang dan langsung ikut nimbrung bersama dengan mertua dan temannya itu.


"Sekarang Coba ceritakan apa yang terjadi?" tanya Dokter Syah kepada Jonathan. Jonathan akhirnya menceritakannya semua permasalahan yang dialami oleh Aisyah.


"Dokter dokter Syah dan Kikan begitu terkejut. mereka tidak menyangka kalau keponakan dari Jonathan adalah pria yang begitu menjijikkan,


"Baiklah kalau begitu, biarkan dia disini untuk beberapa bulan. kalau keadaannya sudah membaik terserah kau membawanya ke mana." ucap dokter Syah yang kemudian pergi ke ruangan Aisyah. sedangkan Kikan terlihat wanita itu terus menatap wajah Jonathan.

__ADS_1


** bersambung **


__ADS_2