MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU

MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU
Heboh dengan jumlah anak Aisyah


__ADS_3

Setelah beberapa hari Firdaus, Mahfud dan Dokter Syah di buat bingung oleh masalah salah satu pasiennya. kini kehidupan mereka seperti biasa.


Hari ini rencananya Aisyah akan melakukan USG Karena Wanita itu sangat pusing karena mendapatkan notifikasi dan pesan dari Jonathan. setiap kali pria itu menanyakan berapa jumlah anaknya, sedangkan Aisyah saja tidak berfikir kalau dia akan mendapatkan anak kembar. usia kandungan Aisyah telah berjalan 5 bulan. hari ini dia dan sang suami akan melakukan USG di rumah sakit tempat mereka bekerja.


Kikan sangat antusias, bahkan Wanita itu sudah pagi buta berada di rumah Mahfud dan Aisyah. hingga membuat Mahfud yang baru bangun tidur dibuat moodnya rusak oleh kedatangan Kikan, benar-benar masa ngidam yang dijalani Mahfud membuat dirinya seperti seorang wanita yang begitu cerewet.


Ketika siang itu Aisyah dan sang suami sudah berada di rumah sakit.


"Firdaus bilang pada istrimu tidak usah ke rumahku pagi buta seperti itu, Dia kira dia akan menangkap maling apa. Masa 04.00 sudah berada di depan rumahku sambil menggebrak pintu!" seru Mahfud yang membuat Firdaus menghela nafasnya begitu kasar.


"Lalu?" tanya Firdaus kembali karena dia juga kebingungan karena hari ini sang istri pagi-pagi buta sekali sudah kabur entah kemana. ternyata dia sudah berada di rumah Aisyah, sedangkan kedua anak mereka dibuat tidak betah di rumah mereka karena mamanya yang selalu cerewet.


"Lalu, siapa lagi yang merusak hidupmu?" tanya Firdaus kepada Mahfud.


Terlihat pria itu memikirkan sesuatu.


"Ada lagi, tuh saudaraku..dia selalu mengganggu juga. masa setiap kali kami tidur diganggu telepon, diganggu pesan yang masuk ..1 menit hingga puluhan pesan!" seru Mahfud kembali.


"Memangnya siapa dia?" tanya Firdaus.


"Itu siapa lagi, kalau bukan saudaraku Jonathan. masak pagi-pagi buta jam 3 Subuh sudah menelpon, bertanya apakah istriku sudah melakukan USG. berapa jumlah anak kami dan Apa jenis kelaminnya!" seru Mahfud yang membuat Firdaus benar-benar kehilangan kata untuk menjawabnya.

__ADS_1


"Sekarang istriku di mana?" tanya Firdaus.


"Jam 6 pagi istriku diajak ke rumah sakit untuk melakukan USG, bayangkan kami saja belum makan. belum minum, belum mandi belum apa-apa. Sudah dibangunkan dan langsung dibawa kabur kemari, benar-benar..." Mahfud sangat marah karena tidur mereka harus dibangunkan oleh Kikan jam pukul 4 pagi.


"Kau tahu sendiri kan seperti apa Istriku itu." jawab Firdaus dengan kata-kata yang begitu sedikit.


"Kalau punya istri itu kerangkeng di rumah, jangan biarin dia lepas dan mengganggu orang lain!" seru Mahfud.


"Kau kira Istriku itu kucing!" jawab Firdaus.


"Ya kucing kali, ngapain Kalau bukan kucing pagi-pagi buta ganggu aku dan Istriku tidur." jawab Mahfud.


Hal itu membuat Mahfud langsung meninggalkan Firdaus dan pergi ke ruang USG untuk melihat sang istri. sedangkan Firdaus tentu saja pria itu hanya menggelengkan kepala sambil menebas dadanya karena melihat pertengkaran sang istri dan adik iparnya.


"Lama-kelamaan kalau aku aku bersama dua manusia itu, bisa-bisa aku gila mendadak dan dikarantina di rumah sakit jiwa." guman firdaus yang kemudian mengikuti Mahfud agar istri dan dan adik ipar namanya itu tidak akan bertengkar Jika bertemu.


Di sebuah ruangan USG terlihat Kikan sudah menyalakan monitor untuk mengecek kehamilan Aisyah. bahkan Dokter kandungan pun dilarang untuk melakukan apapun dan hanya melihat saja, Kikan benar-benar antusias untuk melihat bentuk dari kehamilan Aisyah. bahkan Jonathan selalu menelepon Mahfud tanpa henti hingga membuat pria itu seperti mau meledak.


"Benar-benar istrimu dan Jonathan itu, mau ku kubur mereka hidup hidup." gerutu Mahfud.


"Sudah jangan banyak bicara, Lebih baik kau lihat layar monitor itu. putramu atau putrimu yang ada di sana." ucap Firdaus yang membuat Mahfud langsung duduk cantik di sebelah istrinya.

__ADS_1


Tatapan matanya langsung tertuju ke Sebuah layar monitor, sebuah gerakan gerakan dari bayi yang ada di perut Aisyah. sang dokter menatap layar monitor itu sembari tersenyum.


"Selamat ya Dokter Mahfud, kelihatannya anak Anda benar-benar kembar!" seru Dokter kandungan yang mengatakan kepada pria itu. tatapan mata orang-orang yang ada disana langsung tertuju kepada sang Dokter.


"Kembar berapa Dokter!" seru Firdaus dan Kikan secara bersamaan.


"Kelihatannya lebih dari 2." jawab sang Dokter jawaban dari Dokter itu sontak membuat ke empat orang itu menatap layar monitor.


"Lihat secara teliti Dokter, Ada berapa anak yang dikandung oleh Aisyah!" seru Firdaus yang tiba-tiba lebih cerewet daripada Kikan dan yang lain.


"Nampak di layar monitor itu ada beberapa pergerakan saya belum tahu, Dokter. kelihatannya lebih dari dua, ini saling tumpang tindih dan saling menempel menjadi 1. jika usia kandungan Nyonya Aisyah sudah lebih dari 5 bulan maka kita akan tahu, karena anaknya itu sudah besar dan saling meregang." jawab Dokter kandungan.


"Ya tidak bisa begitu kan Dokter, usianya kan sudah memasuki 5 bulan. jadi pasti sudah berwujud kau ini bagaimana sih!" seru Firdaus.


"Iya Dokter Firdaus, tapi lihatlah di layar monitor itu ada detak jantung lebih dari 4." jawab Dokter kandungan yang membuat keempat orang itu saling menatap satu sama lain.


"Maksudmu, anakku kembar lebih dari 4!" seru Mahfud yang membuat Dokter kandungan itu menganggukkan kepalanya.


"Ya ampun, banyak banget!" seru Kikan yang kemudian melotot. matanya melotot ke arah monitor yang digunakan untuk melihat USG.


** bersambung **

__ADS_1


__ADS_2