MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU

MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU
Wanita kuat


__ADS_3

Dari hari ke hari Aisyah terus dirawat di rumah Papa dokter Firdaus, Dokter Syah dokter adalah Dokter yang sangat terkenal.


2 bulan kemudian.


Keadaan Aisyah semakin hari semakin membaik.


"Bagaimana keadaanmu?" tanya Kikan kepada Aisyah.


"Aku baik-baik saja." jawab Aisyah.


"Terima kasih, Tuhan!" seru Kikan.


"Terima kasih, karena kak Kikan sudah merawatku." ucap Aisyah.


"Tentu, aku sudah menganggapmu sebagai adikku." ucap Kikan yang kemudian memeluk Aisyah.


"Terima kasih Kak," ucap Aisyah yang berada di pelukan Kikan.


Tak lama kemudian terlihat Jonathan sudah berada di rumah Dokter Syah.


"Hai, Jo!" sapa Kikan yang melihat Jonathan datang.


"Hai." jawab Jonathan.


"Aku capek liat wajahmu terus." ucap Kikan yang melihat kedatangan temannya itu.


"Hai." sapa Jonathan kepada Aisyah.


"Hai, Paman." jawab Aisyah.


"Gimana, udah baikan?" tanya Jonathan.


Terlihat Aisyah menganggukkan kepalanya, sesaat kemudian gadis itu tersenyum dan membuatkan Jonathan minuman.


"Ini kopinya, Paman." ucap Aisyah yang memberikan secangkir kopi kepada Jonathan.


"Aisyah...mengapa kau memanggilnya Paman, dia itu seumuran denganku dan suamiku." ucap Kikan.


"Biarkan saja dia memanggilku seperti itu, karena umurnya juga terpaut jauh dengan ku. jadi dia pantas manggil ku, Paman." jawab Jonathan.


"Kau saja yang tua..aku sih ogah di panggil bibi." jawab Kikan.

__ADS_1


Terlihat Jonathan sangat senang saat melihat kondisi Aisyah sudah kembali sedikit demi sedikit.


"Aku senang melihat kondisimu seperti ini." ucap Jonathan.


"Terima kasih, tuan." jawab Aisyah.


"Lebih baik kau memanggilku Paman, dari pada kau memanggilku tuan." jawab Jonathan.


"Maaf." ucap Aisyah.


"Sudahlah, mulai besok kau bisa ikut aku pulang. kau akan ku ajak berkerja dengan ku." ucap Jonathan.


"Tapi," ucap Aisyah yang terlihat bingung.


"Iya, Aisyah...lebih baik kau berkerja dengan Jonathan. dengan begitu Fikiranmu akan melupakan semua kenangan pahit itu." jawab Kikan.


Terlihat Aisyah terdiam. gadis berusia 19 tahun itu bingung harus mengatakan hal itu.


"Tenanglah, nanti aku akan mengajarimu." ucap Kikan.


"Kikan benar, soalnya gadis cerewet itu berkerja d perusahaanku yang ada di negara ini." jawab Jonathan.


Setelah mendengar hal itu, terlihat Aisyah langsung tenang. karena dia hanyalah seorang gadis lulusan SMA yang terbiasa berkerja di restoran kecil dan sebuah toserba.


Keesokan hari.


Terlihat Aisyah sudah berangkat bersama dengan Kikan, terlihat gadis muda itu kebingungan Saat memasuki sebuah perusahaan yang begitu besar. sebuah tempat yang tidak pernah dia masuki, tatapan mata Aisyah terus menatap seluruh isi ruangan yang ada di perusahaan Jonathan


"Kau bingung ya." ucap tanya Kikan kepada Aisyah.


Terlihat Gadis itu menganggukkan kepalanya, sesaat kemudian Aisyah memegang tangan Kikan.


"Jangan takut, kau berada disini bersamaku. jadi kau tidak usah takut dengan orang-orang yang ada di sini." ucap Kikan yang kemudian mengajak Aisyah masuk kesebuah ruangannya.


"Aku akan bekerja sebagai apa kak?" tanya Aisyah kepada Kikan.


"Kau akan menjadi sekretaris ku, karena aku manager di sini jadi aku membutuhkan sekretaris. karena beberapa hari yang lalu sekretaris ku mengundurkan diri, karena dia ingin fokus mengurus putrinya yang baru lahir." jawab Kikan.


"Tapi.. Aisyah tidak pernah bekerja di tempat seperti ini, Kak." ucap Aisyah.


"Jangan khawatir, Kak Kikan akan mengajarimu untuk menjadi sekretaris yang begitu hebat." jawab Kikan yang kemudian menyuruh beberapa pekerja yang ada di perusahaan Jonathan untuk menyiapkan segala sesuatu untuk Aisyah di ruangannya.

__ADS_1


"Mulai sekarang kita akan menjadi satu ruangan, Kakak akan mengajarimu dan Ingat jangan keluar dari perusahaan ini. jika sendirian Kakak yakin kau akan tersesat." ucap Kikan yang kemudian memberikan kursi agar Aisyah duduk di sampingnya.


Hari demi hari dilalui Aisyah dengan belajar giat untuk menjadi seorang sekretaris bersama dengan Kikan, wanita itu ingin menjadi seorang wanita yang kuat dan tidak mau disakiti lagi oleh seorang pria.


* 2 bulan kemudian..


Terlihat Aisyah sudah pantai menjadi seorang sekretaris. Gadis itu sering sekali ikut Kikan untuk melakukan presentasi di beberapa cabang perusahaan dan di perusahaan tempat mereka bekerjasama.


"Aku sangat senang kamu memiliki kemajuan yang begitu pesat, besok Kakak akan mengajakmu untuk melakukan uji coba pembukaan perusahaan yang ada di Batam." ucap Kikan kepada Aisyah.


"Tapi Kak, tempat itu kan tempat yang begitu menakutkan." ucap Aisyah.


"Jangan khawatir, besok aku, suamiku dan Jonathan akan melakukan pembukaan sebuah rumah sakit yang ada di sana.' ucap Kikan.


"Batam kan perbatasan indonesia dengan negara Singapura?" tanya Aisyah.


"Tentu saja." Jawab Kikan.


"Aku tidak pernah ke sana, Kak." ucap Aisyah.


"Karena itu Besok aku akan mengajakmu ke sana untuk melakukan pembukaan rumah sakit yang dibangun oleh mertuaku, sedangkan aku dan Jonathan akan melakukan uji coba pembukaan perusahaan yang ada di sana." Jawab Kikan.


Aisyah mengangguk, dia mengikuti semua kata-kata yang dianjurkan oleh Kikan.


"Selamat sore!" seru Jonatan yang baru datang ke perusahaannya.


"Selamat sore, mas." ucap Aisyah yang tersenyum kepada Jonathan.


Deg...


Terlihat Jonathan sedikit terkejut saat mendengar Aisyah memanggilnya dengan sebutan mas, karena selama ini Gadis itu terlihat selalu memanggil Jonathan dengan sebutan tuan atau Paman. namun hari ini terlihat berbeda saat Aisyah memanggilnya dengan sebutan Mas.


"Nah begitu dong... kan lebih enak kamu manggilnya Mas, daripada ke memanggilnya Tuan atau Paman." ucap Kikan yang kemudian mengajak Aisyah keluar bersama Jonathan.


"Apakah kau sudah menghubungi suamiku?" tanya Kikan.


"Sudah." jawab Jonathan.


"Kita akan makan malam di mana?" tanya Kikan.


"Aku sudah memesan tempat itu, kau ikut saja jangan bawel!" seru Jonathan yang kemudian mengajak Kikan dan Aisyah bersama Dokter Firdaus untuk makan malam di sebuah perusahaan yang sangat terkenal di Jakarta.

__ADS_1


** bersambung **


__ADS_2