MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU

MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU
Ketakutan Aisyah dan rencana Brian


__ADS_3

"Tenanglah, semuanya akan baik-baik saja." Kikan berusaha untuk menenangkan Aisyah.


Bagaimana ada seorang istri yang akan tenang, saat melihat kondisi suaminya seperti itu. Entah berapa jam lamanya Mahfud berada di ruang operasi, terlihat disana Aisyah terus menangis. wanita itu tidak tahu apa yang akan terjadi dengan suaminya, mulutnya terus berdoa kepada Tuhan agar diberikan kesembuhan untuk sang suami.


Brian telah mendengar mengenai kondisi saudara kembarnya itu, dia tersenyum sebuah senyum yang mengisyaratkan sebuah kehancuran. Aisyah terus berdoa kepada Tuhan supaya saudara kembarnya itu meninggal dunia, agar kebahagiaan yang dimiliki oleh Mahfud Akan berpindah padanya.


"Kalau kondisi rumah sakit sudah lenggang akan kubunuh dirimu dan aku akan menggantikan posisimu." ucap Bryan ketika dia menatap Aisyah. tatapan matanya tidak beralih sama sekali, sedangkan di tempat lain Jonathan sudah mendengar mengenai Mahfud yang masuk ke rumah sakit.


Pria itu memikirkan sesuatu yang licik, dia berdoa agar tidak tertolong dengan begitu Aisyah akan menjanda dan dia akan bisa memasuki kehidupan Aisyah kembali. pemikiran Jonathan memang benar-benar licik, Karena bagaimanapun juga Mahfud adalah saudara satu Ayah dengannya.


"Apa yang sedang kau lakukan disini?" tanya Kikan kepada Lia.


Gadis itu duduk di samping Aisyah.


"Aku hanya ingin melihat kondisi Aisyah." jawab Lia.


"Memangnya ada apa?" tanyak Kikan dengan sangat ketusnya.


"Kami berdua adalah teman. kenapa kami tidak aku tidak boleh menemuinya?" tanya Kikan. Aisyah memegang kedua tangan Kikan, wanita itu menganggukkan kepalanya sedangkan Kikan terlihat wanita itu berhati-hati karena takut Lia akan melakukan sesuatu padanya.


"Ada apa?" tanya Aisyah kepada Kikan.

__ADS_1


"Suaminya mengalami gagal jantung." jawab Kikan.


Sesaat kemudian Kikan menceritakan sesuatu kepada Lia, Entah mengapa tiba-tiba wanita itu begitu mempercayai sosok musuh yang selama ini ini begitu tu membenci Aisyah.


Entah apa yang terjadi, tiba-tiba Lia memberikan sebuah rencana kepada Aisyah dan Kikan. Dia mempunyai satu saudara yang berada ada di benua Amerika, dia ingin membantu Aisyah Karena Wanita itu tidak pernah ingin membalas kelakuan Lia sedikitpun.


"Dengarkan aku, kau tidak boleh sampai ketahuan oleh Jonathan. karena aku yakin pria itu akan melakukan sesuatu yang sangat kejam kepada Aisyah, untuk beberapa hari kita akan bertemu secara sembunyi-sembunyi." ucap Kikan.


Lia menganggukkan kepalanya, beberapa waktu kemudian ia benar-benar datang ke tempat Kikan dia menceritakan mengenai kondisi Mahfud kepada salah satu saudaranya yang ada di Amerika.


Pria itu kelihatannya mengerti bagaimana kondisi Mahfud.


"Lalu apa yang akan kita lakukan?" tanya Firdaus kepada Lia.


Mahfud menyetujuinya, keesokan hari tiba-tiba sebuah kabar mengejutkan di rumah sakit Dokter Syah, sebuah kabar mengenai hilangnya Mahfud secara tiba-tiba.


Hal itu membuat satu rumah sakit kalang kabut, bahkan Dokter Sarah yang mengetahui hal itu dia juga terlihat kebingungan. karena pria yang dia cintai tiba-tiba hilang dari rumah sakit saat berada di bawah pengawasannya.


"Bagaimana bisa kalian kehilangan dokter Mahfud!" seru Dokter Syah kepada seluruh pegawai rumah sakit.


Orang-orang yang ada di rumah sakit itu sangat kebingungan, Aisyah terus menangis bahkan seperti orang gila yang terus berteriak-teriak kepada seluruh orang-orang yang ada di sana. terlihat jelas di tempat lain Bryan tersenyum karena dia mengira dia telah berhasil membunuh Mahfud.

__ADS_1


Brian sudah merencanakan akan menggantikan posisi Mahfud di tempat itu sebagai seorang suami dari Aisyah.


Keesokan hari Brian sudah merencanakan rencananya, tiba-tiba dia sudah datang bersama dengan orang-orang yang mengaku menemukan pria itu.


"Bagaimana kalian bisa menemukan suamiku?" tanya Aisyah dengan mata yang begitu sebab.


"Kami menemukan pria ini tergeletak di tempat yang begitu jauh, Kemungkinan dia korban penculikan." jawab orang-orang yang bersama dengan Brian.


Pria itu tersenyum, Dia benar-benar sangat gila bahkan di tubuhnya sudah dia buat seperti bekas operasi jantung.


Tatapan mata Aisyah dan Firdaus nampak sangat mengetahui siapa pria ini.


"Ternyata Kau benar-benar orang brengsek Brian." guman Firdaus dalam hati.


Tentu saja Dokter Syah sangat tahu bagaimana kondisi Mahfud, karena diam-diam pria itu telah membawa Mahfud ke Amerika berkat bantuan Lia.


Akhirnya orang-orang yang ada di tempat itu membawa masuk Mahfud palsu ke rumah sakit ,


"Aisyah..Aisyah..." rancau Brian yang berpura-pura. mereka akan menjalankan akting mereka masing-masing, karena mereka ingin kondisi Mahfud baik-baik saja saat berada di Amerika.


mereka harus berhasil menahan Brian dengan waktu yang lama, maka dengan begitu Mahfud akan selamat dan mendapatkan donor jantung.

__ADS_1


Aisyah merasa khawatir, Bagaimana jika pria itu menginginkan dirinya secara utuh. namun dia juga tidak ingin kehilangan sang suami yang sedang dirawat di rumah sakit Amerika.


** bersambung **


__ADS_2