
1 bulan kemudian.
Setelah kejadian 1 bulan yang lalu, mungkin Sarmi harus berusaha untuk menekan mulutnya agar tidak terlalu ember. Apalagi yang dia lawan adalah seorang wanita seperti Kikan.
"Ternyata nyonya Kikan benar-benar wanita yang sangat menakutkan. kalau aku terus mencoba untuk menggoda Dokter Firdaus dan Dokter Mahfud, bisa-bisa wanita itu akan membunuhku." ucap Sarmi.
"Sudahlah, Sarmi. lupakan semua keinginanmu untuk menjadi wanita kaya," ucap teman Sarmi.
"Lihat saja, pasti aku akan menjadi istri dari salah satu pria yang ada di sini!" seru Sarmi yang masih mengkhayalkan menjadi wanita kaya.
Hari demi hari terus berganti, anak-anak Aisyah dan Mahfud terus berjuang untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Emilia yang selalu suka dengan memasak dan Syahila yang begitu antusias untuk menjadi desainer. Si kembar cowok harus mengejar cita-cita mereka, karena Yusuf ingin menjadi arsitek sedangkan Malik menjadi seorang Dokter.
Waktu terus berjalan hingga 3 tahun pun tidak terasa. akhirnya Yusuf dan saudara-saudaranya sudah memasuki semester perkuliahan, mereka masuk di universitas yang berbeda.
Aisyah dan Mahfud terkadang sering kesepian karena ke-4 anak kembarnya harus mengejar cita-citanya. bersama Raditya Aisyah dan Mahfud ditemani oleh Pekerjanya.
"Sudah 6 bulan rumah ini terasa sepi." ucap Aisyah.
__ADS_1
"Kau benar istriku, bahkan rasanya rumah terasa sangat tak bernyawa." jawab Mahfud.
"Kapan kakak pulang mam?" tanya Raditya.
"Mungkin kakak pulang 2 bulan lagi.." jawab Aisyah.
"Rumah terasa sangat sepi, saat anak-anak pergi sekolah keluar negeri." ucap Mahfud yang memandang rumahnya yang begitu besar sekarang terasa sepi.
"Kau benar suamiku, rasanya aku merindukan anak-anak." jawab Aisyah sambil memeluk suaminya.
"Kau benar sayang, Nanti kalau Radit sudah besar jangan tinggalin Mama sama Papa, seperti kakak kamu ya, Mama kesepian banget di rumah sendiri sama Papa." ucap Aisyah yang kemudian memeluk Raditya.
"Radit, Nggak bakal ninggalin Papa sama Mama. Raditya akan selalu bersama Papa dan Mama, karena Radit sayang Papa dan Mama." seru Raditya. cita-cita Raditya ingin seperti Papanya menjadi seorang Dokter yang begitu hebat dan menjadi seorang Dokter yang bisa menyelamatkan nyawa orang lain.
Waktu terus berjalan, masa-masa indah yang selalu dilalui oleh seorang ibu kini harus menjalani kehidupannya sendiri. anak-anaknya telah meninggalkan dirinya untuk mengejar cita-cita mereka, hanya sebuah foto yang selalu dipandang oleh Aisyah dan Mahfud. foto keempat anaknya yang kini telah mengejar cita-citanya untuk menjadi sesuatu yang ingin mereka capai.
Anak-anak Firdaus dan Kikan telah menjadi Dokter dan seorang pengusaha sukses. kedua anak firdaus kini telah memiliki perusahaan yang baru beberapa bulan mereka bangun. masih 2 tahun lagi anak-anak Aisyah menyelesaikan sekolahnya, menjadi seseorang yang mereka inginkan dan menjadi seseorang yang benar-benar akan membahagiakan orang tuanya.
__ADS_1
Radit telah masuk sekolah SMP, anak itu benar-benar sangat pandai, dia masuk ranking besar dan menjadi juara 1 di kelasnya. Raditya ingin mengejar cita-citanya menjadi seorang Dokter dan membanggakan orang tuanya.
"Mam... Ada kiriman dari kakak!" seru Raditya.
"Memangnya kiriman apa?" tanya Aisyah.
"Nggak tahu Mam." jawab Raditya.
"Buka saja, nanti biar tahu apa isinya!" seru Aisyah yang kemudian mendatangi Raditya bersama suaminya.
"Memangnya kado dari siapa sayang?" tanya Aisyah.
"Apakah kamu lupa Sayang, kalau hari ini adalah hari ulang tahunmu.. jadi tentu saja anak-anak kita memberikan kado ulang tahun yang bertepatan dengan hari pernikahan kita loh." ucap Mahfud. Aisyah tiba-tiba meneteskan air matanya.
Sekelebat bayangan dari kehidupannya dahulu dari kesedihan kini sudah menjadi sebuah kebahagiaan. sebuah surat yang diberikan oleh 4 anak kembar Aisyah untuk orang tuanya, sebuah kata yang terangkai indah hingga membuat Aisyah dan Mahfud saling memeluk dan meneteskan air matanya. sebuah surat cinta dan kasih yang diberikan oleh anak-anak Aisyah dan Mahfud tertulis Indah bagaikan sebuah syair yang selalu akan menjadi kenangan yang terindah dari anak-anak mereka berdua.
** bersambung **
__ADS_1