MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU

MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU
Ruang arsip kebobolan


__ADS_3

"Kenapa kok bisa sampai kecolongan pegang biasanya Kau sangat pelit?" tanya Firdaus kepada sang istri


"Lemes banget lidahmu itu, suamiku. kalau kau bukan suamiku bakal aku jitak kepala mu itu dan ku injak-injak!!" seru Kikan kepada sang suami


"Apa bukan karena dia anak Dokter Syah?" tanya Mahfud yang membuat Kikan langsung melengos


"Kedua-duanya." jawab kikan


"Lalu apa yang terjadi dengan berkas-berkas rumah sakit ini?" tanya Firdaus kepada Kikan.


"Tidak ada yang di acak-acak, hanya 2 berkas yang berhubungan dengan Mahfud yang dihapus oleh pria itu." jawab orang-orang yang ada di tempat itu


Nampak ke tiga orang saling menatap satu sama lain


"Entah apa motif dan siapa yang melakukan hal itu, namun Kenapa harus berkas Mahfud yang dia singkirkan. Kenapa tidak berkas orang lain." ucap Firdaus.


"Kemungkinan besar berkas-berkas mengenai Mahfud itu mengenai kertas donor ginjal orang-orang yang pernah kita hubungi." Jawab Kikan.


"Aku sangat curiga kalau orang yang melakukan hal itu adalah kembaranmu." jawab Firdaus


"Jika memang benar dia pelakunya, maka dia sudah ada di sekitar kita." ucap Mahfud yang membuat Firdaus dan Kikan nampak menggelengkan kepalanya


"Lalu apa yang terjadi jika dia berada disekitar kita?" tanya Aisyah kepada sang suami.

__ADS_1


"Maka kalian tidak akan pernah bisa membedakan antara aku dan dia, bahkan suara kami diciptakan begitu mirip tidak ada celah diantara kami." jawab Mahfud yang membuat Aisyah sangat kesulitan


Bagaimana tidak jika dia berhasil membohongi orang-orang yang ada disekitarnya, berarti dia bisa melakukan sesuatu yang sangat menakutkan.


Aisyah tidak menyadari bahwa barusan tadi Dia telah bertemu dengan Bryan, saudara kembar Mahfud


"Pasti ada suatu ciri-ciri khusus yang dia miliki Dan ada sedikit perbedaan antara kau dan dia?" tanya Aisyah kepada sang suami


"Ada perbedaan sedikit diantara kami, Istriku. namun yang harus kau tahu perbedaan itu tidak akan nampak dari luar. apalagi jika dia ingin membuat kalian kebingungan, pasti sekarang dia sudah merubah penampilannya sangat mirip dengan ku." jawab Mahfud


Aisyah langsung menatap sang suami, Entah mengapa tiba-tiba ketakutan yang luar biasa telah menyelimuti dirinya


"Jika Brian bisa melakukan hal itu, berarti pria itu akan melakukan segala cara untuk membuat Mahfud celaka." Firdaus terlihat menghela nafasnya secara kasar.


"Aku yakin Brian mempunyai rencana untuk menyingkirkan suamimu." ucap Kikan yang membuat wajah Aisyah langsung pucat pasi.


"Kau jangan menakutinya seperti itu, istriku. bisa-bisa adikku itu pingsan karena kata-katamu." ucap Firdaus yang membuat Kikan langsung menghentikan perkataannya.


Karena yang terlihat benar apa yang dikatakan oleh Firdaus, kalau wajah Aisyah langsung pucat saat dia mendengar perkataan itu.


"Tidak apa-apa, istriku." ucap Mahfud kepada sang istri.


Aisyah menganggukkan kepalanya, namun hatinya begitu ketakutan. Jika benar apa yang dikatakan oleh suaminya itu, maka bisa berarti Brian akan ada di tempat mereka sewaktu-waktu.

__ADS_1


"Lebih baik kita pasang CCTV secara sembunyi-sembunyi di kantor ini, jika dia benar-benar ingin berbuat jahat maka kita akan tahu." jawab Firdaus yang membuat sang istri menganggukkan kepalanya.


"Kau benar suamiku, Jika dia berani melakukan sesuatu maka kita akan langsung menangkapnya dan menghajarnya bersama-sama!" seru Kikan yang membuat Firdaus nampak mencibirkan mulutnya.


Bagaimana tidak, Firdaus seolah-olah menghina istrinya karena perkataan yang dia ucapkan itu.


"Mengapa mulutmu seperti itu, apa ingin mulutmu itu ku jadikan rujak cingur. biar sekalian kau tahu kalau mulutmu itu tidak ada seksi-seksinya sama sekali." ucap Kikan yang membuat Aisyah dan Mahfud ingin tertawa namun mereka tidak berani.


"Sudahlah Firdaus, kalau kau berani macam-macam dengan wonderwoman ini berarti hidupmu bisa berada di alam baka." ucap Mahfud yang membuat Firdaus langsung melotot kepada Mahfud.


Bagaimana tidak, memang Firdaus adalah tipe pria yang sangat mencintai istrinya. walaupun dia jarang menampakan perlakuan yang sangat istimewa kepada Kikan.


"Jangan berbicara seperti itu, Mahfud. bahkan suamiku ini tidak bisa melakukan hal romantis sama sekali sampai kami sudah mempunyai dua anak, eh.. pada waktu ulang tahun ku belikan aku kado kek, eh.. kalau waktu aku merayakan Valentine diberikan surprise. dia bahkan tidak ingat sama sekali kalau aku ini sudah berjasa memberikan dia dua tuyul yang sangat menjengkelkan itu." ucap Kikan yang membuat Mahfud langsung menghela nafasnya secara kasar.


"Kalau kau tidak ingin membesarkan tuyul mu itu.. aku bisa menerimanya." canda Mahfud yang membuat Kikan langsung memukul pundak suami dari temannya itu.


"Jangan berkata yang tidak-tidak, ya. Dia itu adalah harta yang paling berharga untukku, Kalau tidak ada mereka berdua Aku tidak akan bisa memakan semua harta warisan mertuaku." Jawab Kikan yang membuat orang-orang yang ada di ruangan itu langsung tertawa terbahak-bahak. memang benar, karena Kikan adalah seorang wanita yang selalu berbicara dengan begitu gamblang.


"Sebaiknya kalau Mas Firdaus dan mah Mas Mahfud memasang CCTV jangan terlalu mencolok, karena kalau terlalu mencolok dia akan berhati-hati saat berada di ruangan ini. kalian pasang saja CCTV sekecil mungkin dan dan kalian masukkan di suatu tempat yang tidak bisa diketahui oleh orang." ucap Aisyah yang membuat orang-orang yang ada disana nampak mengangguk-anggukkan kepalanya.


Karena benar apa yang dikatakan oleh Aisyah, jika terlalu mencolok mungkin tidak akan bisa menjebak orang yang telah memasuki kantor Aisyah dan Kikan.


** bersambung **

__ADS_1


__ADS_2