MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU

MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU
Mencari Aisyah


__ADS_3

"Cepat kau cari keberadaan istrimu itu, kita sudah berada di sini!" seru Kikan kepada Mahfud.


"Dari tadi aku sudah mencarinya, kau jangan banyak bicara saja." Jawab Mahfud yang kemudian terus melacak keberadaan sang istri dengan GPS yang ada di HP nya.


"Kita ada kita sudah ada di kota Pattaya, tapi kota Pattaya itu sangat besar jadi kita harus bersiap-siap jika kita tidak bisa mendapatkan Aisyah dalam beberapa hari l." ucap Firdaus yang membuat Mahfud mengerti.


"Kau Tenang saja, kita akan mendapatkan keberadaan istriku. aku tidak mau dia bersama dengan pria itu." jawab Mahfud.


"Apakah kau yakin kau sudah sembuh?" tanya Firdaus kepada Mahfud.


"Tentu saja aku sudah sembuh, aku tidak mau sakit dan aku tidak mau kehilangan istriku." jawab Mahfud.


Akhirnya ketiga orang itu terus mencari keberadaan Aisyah, keberadaan seorang wanita yang selalu dicari oleh beberapa orang.


"Ada apa?" tanya Firdaus kepada Mahfud.


"Entahlah, Apakah GPS ini sedang error." ucap Mahfudz.


"Memangnya ada apa?!" seru Kikan.


"Lihatlah GPS dari liontin Istriku itu menunjukkan keberadaannya semakin dekat dengan kita." jawab Mahfud.


"Maksudmu?" tanya Kikan.


"Istriku dalam perjalanan ketempat kita." jawab Mahfud.


"Kau gila ya!" seru Kikan yang membuat Firdaus merampas handphone milik Mahfud dan melihatnya.


"Kau benar Mahfud, kelihatannya Aisyah sedang keluar menuju suatu tempat." jawab Firdaus.


"Sebaiknya kita mengikuti kemana arah petunjuk ini mengarahkan kita." ucap Firdaus.


Mahfud dan Firdaus akhirnya setuju sedangkan Kikan nampak wanita itu menatap jalan di sekitar tempat mereka berada.

__ADS_1


"Kau jangan jelalatan istriku, kita ini sedang mencari Aisyah. kita tidak sedang bertamasya." ucap Firdaus yang membuat Kikan langsung mencibir suaminya.


"Tentu saja aku tahu, kalau aku tidak tahu bakal kutarik paksa kau untuk keluar dari mobil dan mengajakku jalan-jalan di kota ini." jawab Kikan.


Tak lama kemudian akhirnya ketiga orang itu mengikuti kemana GPS yang mengarahkan mereka.


"Apakah mungkin pria itu membawa istriku pergi." ucap Mahfud.


"Kalau gps-nya seperti ini berarti benar Jonathan sedang membawa istrimu pergi." jawab Firdaus.


"Mau dibawa Kemana Aisyah?" tanya Kikan.


"Kalau kita tahu kita tidak akan mengikuti mereka." jawab Firdaus.


"Kau ini memang benar-benar suami durhaka, Awas ya kalau kau masuk neraka Aku tidak akan menolongmu." jawab Kikan yang kemudian melengos.


"Kau itu keliru, seharusnya jika istri yang masuk neraka suami yang menolong. aku ini imammu tahu." jawab Firdaus yang membuat Kikan langsung cemberut.


"Imam apaan, masak kalau di rumah cuma 3 jam saja. Setelah itu berangkat ke rumah sakit lagi, Memangnya kau punya selingkuhan di rumah sakit!" seru Kikan yang membuat Mahfud.


"Jika kalian bertengkar lebih baik kalian turun, aku harus mencari keberadaan istriku!" seru Mahfud yang membuat Firdaus dan Kikan langsung menghentikan pertengkaran mereka.


"Kenapa sih habis dari Amerika kau jahat banget!" seru Kikan.


"Biarin." jawab Mahfud.


"Kau sok bule-bule an lu!" seru Kikan kembali.


"Biarin, daripada punya lidah lemes banget." jawab Mahfud.


Jawaban dari Mahfud membuatFirdaus langsung tersenyum.


"Kau banyak berbicara, sebaiknya kau lihat jalan. karena kita harus fokus mencari keberadaan Aisyah." akhirnya ketiga orang itu terus mengikuti kemana arah GPS.

__ADS_1


Tak lama kemudian akhirnya titik lokasi itu terhenti, hingga membuat Mahfud, Firdaus dan Kikan langsung menatap Ke mana arah titik koordinat itu. tatapan mata ketiga orang itu mencari keberadaan Aisyah,


"Di mana keberadaan Istriku itu." ucap Mahfud.


Akhirnya ketiga orang itu keluar dari mobil dan berpencar, Mahfud mengirimkan titik koordinat kepada Firdaus dan Kikan mereka bertiga.


Akhirnya berpencar ke tempat yang telah ditunjukkan oleh GPS, tatapan mata ketiga orang itu terus mencari hingga beberapa menit.


Satu jam kemudian mereka belum menemukan keberadaan Aisyah, Tak lama kemudian memang Tuhan masih memberikan yang terbaik bagi Mahfud. tatapan mata Kikan menatap seorang wanita yang baru keluar dari toko pakaian.


"Aisyah!!" seru Kikan yang melihat seorang wanita yang begitu mirip dengan Aisyah.


Kikan menelpon sang suami dan mengatakan kalau dirinya sudah menemukan Aisyah, akhirnya Mahfud dan Firdaus berlari untuk ketemu ke tempat keberadaan Kikan. tatapan ketiga orang itu menatap seorang wanita yang sedang bersama seorang pria. tanpa menunggu.. langkah kaki Mahfud langsung berlari untuk menghampiri sang istri.


"Jonathan!!" seru Mahfud yang kemudian berlari dan langsung menghampiri Jonathan yang ada di sebuah toko pakaian bersama Aisyah.


Bug..


Bug..


Tanpa menunggu lagi satu pukulan langsung melayang di wajah Jonathan, sedangkan Aisyah terlihat wanita itu menatap seorang pria yang tiba-tiba datang menghampiri mereka. sekelebat bayangan langsung muncul di ingatan Aisyah. bayangan seorang pria yang selalu memberikan dia senyum yang begitu bahagia. Firdaus dan Kikan langsung menghampiri Aisyah.


Mereka menatap Aisyah yang hanya menonton Jonathan dan Mahfud yang berkelahi,


"Aisyah!" seru Kikan yang berlari menghampiri Aisyah, wanita itu langsung memegang kedua tangan Aisyah sembari memeluknya.


"Aisyah, kau baik-baik saja?" tanya Kikan kepada Aisyah.


Wanita itu hanya diam saja, dia kebingungan entah siapa ke-3 orang yang tiba-tiba menghampiri dia dan Jonathan.


"Siapa Kalian?" tanya Aisyah.


Firdaus dan Kikan langsung menghentikan pergerakan mereka dan menatap Aisyah, terlihat jelas di tatapan mata Aisyah kalau wanita itu sedang kebingungan dengan kedatangan mereka.

__ADS_1


** bersambung* *


__ADS_2