
5 hari kemudian.
Aisyah sudah berada di rumah sakit selama 3 hari lamanya, keadaan tubuh Aisyah semakin hari semakin membaik.
"Bagaimana keadaanmu?" tanya Jonathan kepada Aisyah.
"Saya sudah baikan, Tuan." jawab Aisyah.
"Baiklah kalau begitu, aku senang kalau kau sudah merasa baikan." ucap Jonathan yang menatap wajah Aisyah yang tersenyum begitu tulus.
Entah mengapa tiba-tiba Jonathan menjadi gugup, pria itu sedikit mengalihkan pandangan matanya karena menatap senyum Aisyah yang begitu menawan.
"Selamat pagi!" seru dokter firdaus yang memasuki ruangan Aisyah.
"Selamat pagi dokter." jawab Aisyah.
"Hari ini kau boleh pulang, mungkin kau akan rawat jalan dirumah saja." ucap dokter firdaus yang kemudian meminta Jonathan untuk berbicara dengannya.
"Aisyah, aku akan keluar bersama dokter firdaus dulu." ucap Jonathan yang kemudian pergi meninggalkan Aisyah. terlihat senyum Aisyah begitu mengembang, karena dirinya diperbolehkan pulang hari ini. namun disisi lain Gadis itu begitu takut kalau dia akan kembali ke rumah yang penuh luka itu.
"Ada apa?" tanya Jonathan kepada dokter Firdaus.
"Coba kau ceritakan bagaimana gadis ini terluka, dan Apa maksudmu kau mengatakan kalau Aisyah adalah istri bayaran dari keponakanmu?" tanya Dokter Firdaus kepada Jonathan.
Akhirnya Jonathan menceritakan menurut cerita yang diungkapkan oleh Iqbal dan Aisyah, terlihat kedua pria itu sedikit tersentak karena begitu miris kehidupan Aisyah. terjebak pada hutan yang begitu banyak dan menjadi mesin penghasil darah untuk wanita lain.
"Keponakanmu benar-benar brengsek." ucap dokter Firdaus.
"Kalau dia tidak brengsek, tidak mungkin aku menghajarnya." jawab Jonathan.
__ADS_1
"Lalu, bagaimana sekarang?" tanya Dokter Firdaus.
"Entahlah, aku akan mencoba melakukan sesuatu agar aku bisa melepaskan Gadis itu dari tangan Iqbal." jawab Jonathan.
"Kalau aku masih belum menikah, pasti aku akan menikahi gadis Malang itu." ucap dokter Firdaus yang membuat Jonathan langsung memukul kepala temannya itu dengan berkas yang ada di meja Dokter Firdaus
"Jangan berkata seenaknya, Apa kamu tidak takut kalau kau akan dikebiri sama istrimu." canda Jonathan kepada dokter Firdaus.
"Jangan bicara yang mengerikan seperti itu, kau ini!!" seru dokter Firdaus yang kemudian memberikan beberapa laporan kepada Jonathan.
"Apa ini?" tanya Jonathan.
"Itu hasil lab yang mungkin akan membantumu untuk melepaskan gadis Malang itu dari keponakanmu." jawab dokter Firdaus.
"Terima kasih, bro. Kau memang teman yang terbaik." jawab Jonathan yang membuat dokter Firdaus mencibir temannya itu.
"Giliran dikasih hati kau malah berterima kasih, giliran aku mengatakan sesuatu gitu aja kau malah memukulku." gerutu dokter Firdaus yang membuat Jonathan tersenyum kepada temannya itu saat malam telah tiba.
"Gimana sama kabar istrimu?" tanya Dokter Firdaus kepada Jonathan.
"Nggak tahu tuh, dia pergi kemana. kelihatannya dia pergi bersama kekasih gelapnya." jawab Jonathan.
"Yaelah bro.. bro, masak baru menikah belum nyentuh istri lu sama sekali malah itu istri lo kabur sama cowok lain." ucap Dokter Firdaus yang membuat Jonathan menghela nafasnya begitu kasar.
"Aku ngak tahu harus gimana lagi." jawab Jonathan.
"Udahlah bro, gak usah kamu terlalu mengharap sama cinta yang kayak gitu. lepaskanlah aja Istri lo yang seperti wanita murahan itu." jawab Dokter Firdaus yang membuat Jonathan mendongakkan kepalanya.
"Apa mungkin gue bisa ngelupain istri gue?" tanya Jonathan.
__ADS_1
"Buat apa lu sakit hati sendiri dan main hati jika setiap hari lo harus melihat istri lu bersama pria lain. dan aku yakin kalau istrimu itu sudah berzina dengan banyak pria." ucap dokter Firdaus yang seolah mempertegas semua kelakuan dari istri Jonathan.
"Entahlah, aku juga tidak tahu..namun hatiku ini masih menginginkan Istriku itu kembali." jawab Jonathan.
"Kau ini benar-benar pria buta, sudah di diselingkuhin Malah masih mengharapkan wanita murahan seperti dia!" seru dokter firdaus yang membuat Jonathan tidak bisa mengatakan apapun.
"Kami sudah berpacaran begitu lama, Daus. bahkan Cintaku begitu dalam padanya, namun ketika selesai akad nikah malah aku menemukan dia sedang berzina dengan pria lain." ucap Jonathan yang menghela nafasnya secara kasar. ternyata kehidupan Jonathan lebih pahit dari pada kehidupan Aisyah.
"Cinta itu harus saling memberi dan menerima, kalau hanya memberi saja tidak menerima maka akan berat sebelah." jawab Dokter Firdaus.
"Kamu kan tahu sendiri bagaimana kisah Cintaku dengan Aurora." ucap Jonathan.
"Tahu sih tahu, tapi hati lo sama mata lo itu benar-benar buta kan sudah aku bilang kalau Aurora itu adalah wanita murahan, Bahkan aku sudah dengar kabar yang sangat menjijikkan. namun cintamu itu tetap berlabuh pada gadis seperti itu." jawab Dokter Firdaus yang membuat Jonathan langsung pergi meninggalkan temannya itu.
Terlihat pria itu tidak sanggup untuk mendengar semua caci-maki dari dokter Firdaus untuk istrinya itu.
Malam telah tiba akhirnya Jonathan membawa Aisyah kembali ke rumahnya,
"Tidurlah, aku akan pergi sebentar untuk mengurus beberapa urusan." ucap Jonathan yang kemudian pergi meninggalkan Aisyah.
Terlihat pria itu sudah keluar dari rumah menuju suatu tempat, sedangkan di tempat lain Ternyata Iqbal sudah menanti kedatangan dari Aisyah. pria itu sudah mempersiapkan rencana busuk untuk menghancurkan Aisyah.
"Ternyata kau sudah pulang!" seru Iqbal yang sudah berada di kamar Aisyah.
Gadis itu menatap Iqbal yang sudah ada di kamarnya.
"Kau mau apa!" seru Aisyah dengan raut wajah yang ketakutan. entah apa yang akan dilakukan Iqbal namun suatu pikiran yang kotor telah berlabuh di hati Iqbal.
"Berani-beraninya kau menghasut pamanku untuk menolongmu. maka akan kubuat dirimu hancur sehancur-hancurnya!" seru Iqbal yang kemudian mendekati Aisyah. terlihat pria itu hendak memperkosa Aisyah, Aisyah terus menjerit dan meminta tolong. Namun kedua tangan Iqbal telah membekap mulut Aisyah dan menindih tubuhnya.
__ADS_1
** bersambung **