MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU

MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU
Nirwana wanita bermuka dua


__ADS_3

Setelah mengetahui siapa sebenarnya Nirwana, akhirnya Aisyah dan Kikan benar-benar telah memasang CCTV di beberapa tempat yang fatal. tentu saja di kamar keempat anaknya, kamar Aisyah dan sang suami serta kamar Nirwana sendiri.


"Ingin ku becek-becek kalau lihat wajah ini perempuan bermuka dua." ucap Kikan yang menahan diri agar dia tidak menghajar Nirwana yang mencoba untuk menghancurkan rumah tangga Aisyah dan Mahfud. tentu saja Nirwana ingin menjadi pengganti Aisyah, Apa?!... maksudnya menjadi pengganti Aisyah?.. tentu saja wanita itu ingin menjadi istri dari Mahfud.


"Yang sabar mbak...."ucap Aisyah.


"Sabar Bagaimana Aisyah! ingin sekali dia itu ku penyet-penyet seperti ayam geprek, ayam penyet, bebek goreng, bebek bacem! Aduh aku ini sudah nget-ngetan ingin menghajar itu cewek." cerocos Kikan karena dia sangat ingin sekali menghajar Nirwana yang mempunyai keinginan begitu jelek kepada Mahfud.


"Kalau mbak Kikan seperti itu, nanti rencana kita semua akan hancur. Bahkan aku telah meminta Alifa untuk tidak melakukan apapun yang membuat Nirwana curiga." ucap Aisyah.


Kikan menatap wajah adik iparnya itu sembari menghembuskan nafasnya. Kikan menatap Aisyah dengan tatapan mata seolah dia ingin menggantikan Aisyah menghajar Nirwana.

__ADS_1


"Dengar ya Aisyah, aku tidak janji kalau suatu saat tanganku yang gatal ini menghajar Nirwana. jangan salahkan aku jika wajahnya sudah berubah menjadi wajah SpongeBob!!" seru Kikan yang benar-benar Sudah marah. bahkan wajahnya sudah mulai berubah menjadi api yang membakar di seluruh tempat dia berada.


"Aku tidak mengerti Bagaimana mungkin kalau wanita itu bisa membuat keadaan kita menjadi seperti ini, bahkan aku tidak pernah mengira kalau Nirwana mempunyai pikiran ingin mengambil Mas Mahfud dariku." ucap Aisyah sembari menatap wajah Kikan.


"Maka dari itu jadi wanita tidak boleh lemah dan mudah merasa kasihan kepada orang lain." jawab Kikan.


"Tapi, jika kita tidak merasa kasihan dengan orang lain maka kita bisa disebut sebagai seorang manusia yang tidak mempunyai hati, Mbak." Jawab Aisyah.


"Ya biarin." timpal Kikan.


Karena rencananya Kikan akan benar-benar membuat Nirwana melupakan keinginannya untuk memiliki Mahfud,

__ADS_1


"Dasar wanita tidak tahu diri, ditolong malah bukannya berterima kasih malah ingin mengambil milik orang lain." ucap Kikan sambil menatap Nirwana yang sedang mengajak kedua Putri Aisyah dan Mahfud.


Alifa diminta oleh Aisyah untuk terus bersama dengan Nirwana karena rencana mereka harus dilaksanakan hari.


"Mengapa sih para wanita itu mengajak ku ke tempat ini, kalau seperti ini aku tidak bisa terus memantau Dokter Mahfud." ucap Nirwana. Nirwana yang menggerutu tidak karuan karena dia diajak oleh Kikan dan Aisyah untuk ke tempat Jonathan yang ada di di Bandung. tentu saja hal itu membuat wanita itu benar-benar sangat marah.


"Kalau seperti ini bisa-bisa aku tidak bisa mendekati Dokter Mahfud." guman Nirwana kembali. karena semenjak dia diajak oleh Kikan wanita itu terus menggerutu.


"Lihatlah dia pasti menggerutu tidak karuan, dia merasa kesal karena dia kita ajak ke tempat ini. aku yakin dia membuat rencana untuk mendekati Mahfud." cibir Kikan sambil menatap wajah kesal dari Nirwana. tentu saja wanita itu wajahnya tidak bisa diucapkan lagi, dilipat-lipat, ditekuk-tekuk bahkan tidak bisa diucapkan.


"Tenanglah Mbak, kalau dia berani macam-macam aku pasti akan memberikannya pelajaran yang berharga. jadi dengan begitu dia akan mengetahui siapa Aisyah yang sebenarnya, kalau dia berani berbuat ulah di rumahku dan aku mengetahui dengan mata kepalaku sendiri maka aku tidak akan tinggal diam." jawab Aisyah.

__ADS_1


Kikan benar-benar sangat terkejut dengan jawaban yang katakan oleh Aisyah. Kikan yakin kalau Aisyah tidak akan membiarkan suaminya diambil oleh wanita lain.


** bersambung **


__ADS_2