
Hari ini Jonathan membeli sebuah kado untuk Aisyah, pria itu terharap kado untuk ulang tahun Aisyah akan mengingatkan wanita itu kembali kepada Jonathan. memang pikiran Jonathan licik, namun Aisyah tidak akan terpengaruh karena semua kelakuan Pria itu.
"HAPPY BIRTHDAY"
Untuk wanita tercantik dan calon istriku.
maaf hari ini Mas datang agak malam.
Sebuah pesan yang dikirimkan dari Mahfud untuk Aisyah.
Aisyah membalas pesan singkat dari Mahfud, Karena Wanita itu tahu kalau calon suaminya itu adalah orang terpenting untuk kehidupan seseorang.
Hari ini Mahfud akan memberikan kejutan untuk Aisyah, Pria itu akan memberikan cincin untuk Aisyah sebagai tanda cinta dan tanda keseriusan dirinya kepada Aisyah.
"Bagaimana, Apakah kau sudah memilih cincin yang tepat untuk Aisyah?" tanya Firdaus kepada Mahfud.
"Aku bingung, cincinnya banyak sekali." jawab Mahfud.
"Kalau cincinnya cuma satu, itu namanya bukan toko perhiasan. Tapi toko gadai, kalau toko perhiasan tentu saja barangnya banyak." jawab Firdaus yang membuat Mahfudz tersenyum. Bagaimana tidak, Ternyata pria itu adalah pria yang sedikit nyeleneh kalau berbicara mengenai Aisyah.
"Cepat, kau cari cincin. kalau tidak jangan sampai ada pria lain yang lebih dahulu untuk memberikan cincin kepada Aisyah!" seru Firdaus yang membuat Mahfud langsung gelagapan.
Secara spontan tatapan matanya menatap sebuah cincin berlian yang tidak terlalu besar namun begitu elegan.
"Ini!" seru Mahfud yang menunjuk cincin itu.
Salah satu pelayan toko langsung memberikan cincin itu kepada Mahfud,
"Segera bungkus, Oh ya dan jangan lupa.. aku memesan sepasang cincin untuk pernikahan!" seru Mahfud kepada pelayan toko perhiasan.
Firdaus sangat terkejut, ternyata temannya itu adalah seorang pria yang sangat terburu-buru. Bagaimana tidak, disuruh membeli cincin untuk melamar Aisyah malah dia sekalian memberi cincin pernikahan untuk mereka berdua.
Cek..
__ADS_1
Cek..
"Kau ini jadi pria Kenapa benar-benar bodoh ya, mangkanya kau sampai setua ini baru mendapatkan wanita." cibir Firdaus kepada Mahfud.
"Kau jangan suka meledek orang, nanti keturunanmu kawin tua bagaimana?" jawab Mahfud yang membuat Firdaus langsung menghentikan perkataannya.
Bagaimana tidak, pria itu langsung mengatakan sebuah perkataan yang langsung menohok di jantung pria itu.
"Aku berkata apa kau jawabnya apa, masa aku bilang kau seumur gini baru nikah.. malah kau menyumpahi keturunanku bakal nikah tua." ucap Firdaus yang membuat Mahfud langsung tersenyum padanya.
"Bagaimana Menurutmu? apakah dia akan suka?" tanya Mahfud kepada Firdaus.
"Wanita mana yang tidak akan suka dengan berlian." jawab Firdaus.
"Maka dari itu aku tanya, apakah Aisyah akan menyukainya?" tanya Mahfud kepada Firdaus.
"Aku tidak mengerti, Kalau kau mau tahu tanya saja langsung pada Aisyah." jawab Firdaus yang membuat Mahfud langsung mencibirkan bibirnya.
"Kalau aku mau, bakal aku jodohkan dia dengan beberapa Dokter yang lebih muda dari mu!" seru Firdaus
"Jangan seperti itu dong." ucap Mahfud yang membuat pertengkaran kedua pria itu seperti pertengkaran bocah berusia 5 tahun.
"Bagaimana Tuan, apakah cincinnya mau dibeli?" tanya pelayan toko kepada Mahfud.
"Tentu saja." Jawab Mahfud yang kemudian tersenyum sembari membayangkan wajah Aisyah.
"Jangan membayangkan yang tidak-tidak, nanti kau akan terkena azab!' seru Firdaus yang membuat Mahfud menatap pria yang ada di sampingnya itu.
"Kau ingin balas dendam padaku ya?" tanya Mahfud yang membuat Firdaus tertawa.
"Sebaiknya kita pergi, karena kita akan membuat kejutan untuk Aisyah!" seru Firdaus yang kemudian mengajak Mahfud untuk membelikan sebuah kue ulang tahun yang begitu besar.
Terlihat di tempat lain Aisyah sudah pasrah karena Mahfud hari ini tidak akan datang ke acara ulang tahunnya, karena ada operasi mendadak.
__ADS_1
"Ada apa?" tanya Kikan kepada Aisyah.
"Tidak apa-apa." jawab Aisyah.
"Nanti acara ulang tahun yang kita adakan di cafe, Apakah Firdaus dan Mahfud akan datang?" tanya Kikan kepada Aisyah.
Terlihat Gadis itu menggelengkan kepalanya,
"Kelihatannya Mas Mahfud ada operasi mendadak lagi, Mbak." Jawab Aisyah.
"Kenapa selalu ada operasi mendadak sih..." gerutu Kikan yang membuat Aisyah hanya menganggukkan kepalanya.
Sebuah nafas berat dikeluarkan oleh Aisyah karena dia sedikit merasakan kekecewaan, karena Mahfud tidak akan datang ke acara pesta ulang tahun yang diadakan di cafe yang ada di dekat perusahaan.
Acara pemotretan yang ada di perusahaan kosmetik itu berjalan dengan sangat lancar, Aisyah dan yang lain akhirnya Pergi menuju sebuah kafe yang ada di dekat perusahaan. para kru fotografer dan Semua model telah sampai di kafe itu.
Tatapan mata Aisyah menatap seseorang yang sudah berada di sana, ternyata Jonathan sudah berada di dalam cafe tersebut.
"Mau apa dia di sini?" cibir Kikan yang melihat Jonathan sudah berada di dalam cafe. Aisyah tidak menghiraukan pria itu, tatapan matanya menatap arah jalan dan baharap Mahfud akan datang.
"Selamat ulang tahun." ucap Jonathan yang memberikan hadiah kepada Aisyah.
"Terima kasih." jawab Aisyah yang begitu singkat. Jonathan menetap Aisyah lagi, senyumnya terukir. tidak ada Mahfud atau Firdaus yang ada di sana.
Kue ulang tahun sudah dibawa oleh Jonathan, pria itu memberikan dan meminta Aisyah untuk berdoa, yang Aisyah minta hanyalah semoga Mahfud datang. Jonathan tersenyum sembari mengeluarkan kotak merah yang ada di sakunya. pria itu sangat nekat karena dia benar-benar ingin memberikan cincin itu kepada Aisyah, sesaat kemudian terlihat sesuatu yang membuat Jonathan begitu geram.
Mahfud sudah datang bersama dengan Firdaus yang membawakan kue ulang tahun yang begitu besar. Aisyah tersenyum sembari melewati Jonathan begitu saja, wanita itu tersenyum saat melihat Mahfud sudah datang bersama Firdaus.
"HAPPY BIRTHDAY." ucap Mahfud kepada Aisyah. Aisyah tersenyum sembari mengucapkan terima kasih kepada pria itu, sebuah hadiah diberikan oleh Mahfud kepada Aisyah. kotak cincin telah dibuka yang membuat Aisyah begitu terkejut. Begitu pula dengan para kru pemotretan dan model.
"Maukah kau menikah denganku!" ucap Mahfud kepada Aisyah.
** bersambung **
__ADS_1