
Pagi-pagi buta sekali Aisyah mendapatkan sebuah amplop yang berisi sesuatu Gadis itu mencari seseorang yang mengirim paket tersebut.
"Ini barang dari siapa ya?" tanya Aisyah dalam hati saat melihat sebuah paket yang sudah berada ada di depan kamar apartemennya.
"Aisyah"
Nama yang tertera di amplop itu bernama Aisyah.
"Ini paket bernama Aisyah, berarti paket ini untukku." ucap Aisyah yang kemudian masuk ke dalam apartemennya. sedangkan Iqbal yang berada tidak jauh dari tempat Aisyah terlihat pria itu tersenyum. ternyata rumah Tempat tinggal Iqbal berada di satu bangunan dengan Aisyah.
"Aku mau tahu, setelah kau menerima dan melihat Apa isi paket itu.. aku yakin kau akan menangis saat mengetahui kebohongan yang selama ini ditutupi oleh pamanku." ucap Iqbal dalam hati sembari tersenyum. pria licik itu tetap saja licik dia selalu berfikir untuk menghancurkan segala sesuatu yang telah menyakiti nya.
"Paman, paman, aku mau tahu setelah ini pasti Aisyah akan meninggalkanmu. Setelah dia tahu bahwa kau telah membohonginya." ucap Iqbal yang kemudian menutup pintu kamar tempat dia berada.
Aisyah yang berada di dalam apartemennya, terlihat Gadis itu membolak-balikkan amplop yang sudah berada di depan pintu apartemennya. terlihat Gadis itu sangat kebingungan karena dia adalah orang baru yang tidak pernah mengenal salah satu orang di kota itu.
"Amplop ini sebenarnya berisi apa sih." ucap Aisyah yang kemudian membuka amplop yang sudah di lem. terlihat Gadis itu menatap sebuah foto, tatapan matanya begitu terkejut saat dia melihat sebuah foto yang terpampang jelas wajah Jonathan.
"Mas Nathan." ucap Aisyah saat melihat foto seorang pria dan wanita.
Sesaat kemudian Aisyah membuka salah satu amplop yang berisi sebuah kertas, yang ternyata kertas itu adalah fotocopy dari akta pernikahan Jonathan dan Shamila.
__ADS_1
Kedua tangan Aisyah langsung gemetar, beberapa foto yang ada di tangan Aisyah langsung berjatuhan dilantai air. matanya menetes, hatinya terus berdebar tidak karuan saat dia mengetahui sebuah kebenaran yang tidak pernah dia tahu.
"Kenapa kau selama ini membohongiku, Mas. aku kira dirimu itu pria sendiri, namun aku baru tahu kalau kau adalah pria yang sudah beristri." ucap Aisyah yang terlihat dadanya sudah sesak. saat melihat beberapa foto yang berceceran di lantai apartemennya.
Hari ini Aisyah enggan pergi ke kantor nya, terlihat Gadis itu pikirannya tidak bisa berfikir. entah apa yang terjadi, baru kemarin pria itu mengatakan cinta padanya dan ingin membangun rumah tangga bersama Aisyah. namun yang terjadi malah sekarang Gadis itu mendapat kebenaran dari status Jonathan.
"Kenapa semua pria selalu membohongi Ku." ucap Aisyah yang kemudian menyandarkan dirinya di sofa apartemen. terlihat gadis itu tidak mau melakukan apapun, bahkan ponselnya yang berbunyi pun tidak diangkat. hatinya begitu kacau saat dia baru merasakan cinta namun ternyata pria itu juga membohonginya.
Terlihat di tempat lain Kikan begitu bingung saat dia tidak mendapatkan kabar dari Aisyah.
"Ada apa?" tanya Jonathan kepada Kikan.
"Entahlah, hari ini Aisyah tidak masuk." jawab Kikan.
"Entahlah, ponselnya aku telepon tidak diangkat. Aku takut terjadi sesuatu pada Gadis itu." ucap Kikan yang terus menelepon ponsel milik Aisyah.
"Kalau begitu aku akan menelponnya, Kemungkinan dia sedang berada di luar apartemen menuju perusahaan." jawab Jonathan.
Kikan menganggukkan kepalanya, terlihat wanita itu begitu ketakutan akan terjadi sesuatu kepada Aisyah.
Sekitar 10 menit kemudian Jonathan masih belum mendapat kabar dari Aisyah, terlihat pria itu ikut khawatir akan terjadi sesuatu kepada Aisyah.
__ADS_1
"Bagaimana?" tanya Kikan.
"Entahlah, ponselnya juga tidak dijawab." jawab Jonathan.
Tak lama kemudian akhirnya Aisyah telah datang di perusahaan Jonathan. Gadis itu tidak ingin percaya dengan semua foto yang diberikan oleh orang yang tidak dia kenal, dia ingin mendengar langsung dari Jonathan. karena hari ini Aisyah berencana untuk berbicara dengan pria itu.
"Aisyah Dari mana saja kau, Mbak Kikan begitu khawatir saat kau tidak menjawab telepon dari Mbak." ucap Kikan yang kemudian memeluk Aisyah.
"Tadi Aisyah dari minimarket dulu, Mbak. mau beli sesuatu." jawab Aisyah.
Terlihat Jonathan begitu lega saat Aisyah sudah berada di kantornya, namun ada yang aneh dari tatapan mata Aisyah. terlihat Gadis itu menatap Jonathan dengan tatapan yang begitu penuh dengan pertanyaan.
"Syukurlah kalau begitu, Mas Nathan sangat khawatir saat kau belum mengangkat ponselmu dari tadi." ucap Jonathan yang kemudian mencium kening Aisyah.
"Iya Mas, tadi Aisyah dari minimarket karena ingin membeli sesuatu." jawab Aisyah. Jonathan bernafas lega namun ada sesuatu yang membuat hati Jonathan begitu mengganjal.. tatapan Aisyah yang begitu berbeda dari biasanya.
Tak berapa lama kemudian, terlihat Aisyah hendak berbicara dengan Jonathan. Gadis itu telah duduk di kantor Jonathan, saat mereka berdua hendak berbicara.. terlihat salah satu sekretaris Jonathan masuk bersama dengan istri dari bosnya.
"Hai suamiku!" seru Shamila yang tiba-tiba sudah berada di kantor Jonathan. Betapa terkejutnya pria itu, saat melihat sang istri sudah berada di dalam kantornya.
"Shamila." ucap Jonathan yang begitu terkejut. hatinya berdebar, ingin dia memeluk istrinya itu. namun hatinya begitu tersentak tiba-tiba langkah kaki Jonathan langsung berlari ke tempat Shamila, pria itu langsung memeluk istrinya.
__ADS_1
Pria itu memeluknya dengan begitu erat, entah rindu atau bagaimana. yang jelas pria itu memeluk sang istri tanpa menatap Aisyah yang berada di di belakang tubuhnya.
** bersambung **