
Suasana di ruang tamu masih tegang,bu Retno masih saja bersikap seolah dirinya lah yang teraniaya disini.
''Buk,ku mohon lupakanlah semuanya,aku tidak ingin keluarga kita terpecah belah seperti ini.''ucap Aldi,diangguki yang lain.
''Baiklah ibu tidak akan mempermasalahkannya lagi,tapi jangan suruh ibu minta untuk minta maaf,karna ibu tidak akan melakukannya.''jawab Retno
Terlihat Aldi melirik pada istrinya,setelah melihat sang istri mengangguk barulah ia mengiyakan kemauan sang ibu.
''Abang minta maaf ya dek?abang tidak tau lagi harus berkata apa selain kata maaf padamu dan juga keluarga emak.''ucap Aldi dengan penuh sesal
''Bang sudahlah,yang terpenting ibu sudah tidak lagi ngambek,dan tidak akan mengurung diri dikamar lagi.''jelas Kinan
Sedangkan dikediaman emak Lasmi,wak Imah terus saja berkomentar tentang sifat buruk besan dari adiknya tersebut,yang menurutnya sangat arogan dan sombong.
''Dasar wanita sombong,pakai acara bilangin orang dari kampung lagi,emangnya dia itu bukan orang kampung apa! liat aja bentar lagi hidupnya juga menderita.''ucap wak Imah.
''Sudahlah mba! tidak ada gunanya juga kalau mba Imah terus-terusan mengomel,toh dia juga tidak akan mendengarnya kan?''jelas mak Lasmi.
''Mba heras sama kamu, kenapa kamu gak lawan aja orang sombong kayak dia!.Asal kamu tau Las,kalau orang kayak gitu tuh,walau pun dia salah pasti dia tidak akan mau mengakui kesalahannya.''sambung wak Imah lagi yang memang masih sangat kesal.
''Mba,aku hanya tidak ingin Kinan yang nanti kena imbasnya,sebelumnya saja ibu mertuanya itu masih tidak perduli sama dia apa lagi setelah kejadian ini.''jelas mak Lasmi
''Ya kalau dia sampai diperlakukan seperti itu bilang sama suaminya,dan kalau suaminya itu tidak perduli,tinggalkan saja! untuk apa mempertahankam pernikahan jika didalamnya banyak campur tangan orang lain, atau sebaiknya suruh saja mereka pindah rumah.''ucap wak Imah lagi.
Mak Lasmi menghela nafas kasar saat mendengar kakaknya itu terus menceritakan keburukan tentang keluarga besannya tersebut.
Sedangkan dikediaman Tejo dan Ningsih.
''Dek bagai mana ceritanya,ibu dan wak Imah bisa adu mulut begitu?''tanya Tejo yang masih penasaran.
''Awalnya aku juga kurang tau bang,tiba-tiba wak Imah udah marah-marah aja,tapi kata salah satu tamu sih,katanya ibu sama sekali tidak perduli dengan emaknya Kinan,padahal waktu itu mereka duduk berhadapan,tapi ibu malah membuang muka,gitu sih bang cerita yang aku dengar.''jawab Ningsih
Terlihat Tejo menghela nafas kasar,ia tau betul bagai mana sifat ibunya itu,tapi kalau sudah begini pasti nanti yang jadi sasarannya Kinan.
''Bang,apa yang abang pikirkan?''tanya Ningsing karna melihat sang suami melamun.
''Tidak ada apa-apa kok,oya mana Rara?
''Ada dikamarnya.''jawab sang istri
__ADS_1
Sedangkan dikediaman rumah Wati,saat ini wanita itu sedang tertawa dengan seseorang lewat sambungan telepon.
''Iya beneran lho,coba waktu itu kamu dateng,pasti seru liatnya,lagian kok bisa motor kamu mogok,tapi baru di servis kemarin tempatnya bang Tejo?
''Entahlah,mungkin dasar motornya aja mau minta ganti yang baru,''jawab orang yang ada diseberang sana,siapa lagi kalau bukan Fitri
''Nanti sore kamu jadikan datang kerumahku,nanti ku ceritakan lagi kelanjutannya.''ucap Wati
''Iya,aku datang, sudah dulu ya sampai jumpa nanti sore,daah...
Sebenarnya awalnya Fitri bukanlah orang yang jahat,tapi karna rasa cintanya pada Aldi yang begitu besar, akhirnya memaksanya untuk menjadi orang yang egois.
Saat ini Aldi dan Kinan sedang berada didalam kamar. Saat ini mereka sedang membuka kado dari teman maupun dari sebagian tamu undangan.
''Astaga,''pekik Kinan saat melihat isi kado yang ia buka.
''Kamu kenapa dek?''tanya Aldi penasaran.
''Gk kok bang,gk ada apa-apa.''jawabnya sambil menyembunyikan isi kado yang tadi telah ia buka.
Aldi menatap heran pada istrinya,sedetik kemudian senyumnya terbit saat ia melihat sang istri sedang menyembunyikan sesuatu dibelakang tubuhnya.
''Ayo cepat perlihatkan sama abang!" ucap Aldi
''Itu yang ada dibelakangmu sayang.''rayunya lagi
Kinan menghela nafas pelan,kemudian memperlihatkan benda yang saat ini ia pegang.
''Apa itu dek?baju tidur ya?''tanya Aldi
''Iya bang,baju tidur kurang bahan.''jawab Kinan sambil memperlihatkan pakaian yang lebih mirip jaring laba-laba.
Waah,,nanti malam jangan lupa kamu pakai ya! abang mau lihat,cocok gk sama kamu.''ucap Aldi sambil tersenyum jahil,sedangkan Kinan hanya mendengus sebel.
Tak lama terdegar suara seseorang dari arah pintu depan.
''Siapa ya bang?biar aku buka dulu.''ucap Kinan yang hendak bangkit dari duduk nya.
''Jangan dek,biar abang aja,kamu beresin aja ini!'' ucap Aldi yang diangguki oleh Kinan
__ADS_1
''Assalamu'alaikum,''ucap seseorang dari luar.
''Wa'alaikum salam,''jawab Aldi sambil membukakan pintu tersebut.
''Loh,Rendy kamu rupanya? apa kabar kamu?''ucap Aldi sambil menjabat tangan pemuda yang bernam Rendy tersebut.
''Alhamdulillah baik,kamu sendiri apa kabar? ku dengar kamu sudah nikah kenapa gk ngundang-ngundang?''ucap Rendy sedikit kesal
''Giman mau ngundang,terakhir kan ku dengar kamu pindah kerja.''jawab Aldi.
''Sebenarnya bukan pindah kerja,tapi hanya ditugaskan sementara,kebetulan dokter disana lagi cuti melahirkan makanya aku yang gantiin sementara waktu.''jelas Rendy.
Rendy adalah teman Aldi sewaktu sekolah dulu,yang kini berpropesi sebagai dokter.Sedangkan Aldi lebih dikenal sebagai mantri yang merawat orang-orang yang tinggal diperkampungan karna memang rumah sakit lumayan jauh dari kampung tersebut,makanya mereka lebih memilih pergi keklinik jika hanya sakit deman saja,jika parah barulah Aldi akan merujuknya kerumah sakit besar.
''Mana istrimu apa kau tidak ingin mengenalkannya padaku?''ucap Rendy
''Ada dikamar,tapi awas jangan sampai kamu jatuh cinta ya sama istriku,''ucap Aldi sambil terkekeh.
''Tergantung,''jawabnya sambil terkekeh pula.
Tak lama terlihat Kinan keluar bersama teh yang ada ditangannya,Rendy terus menatap Kinan tanpa berkedip,dimatanya istri dari temannya ini begitu sempurna.Hingga suara deheman Aldi membuyarkan lamunan Rendy.
Rendy tersenyum kikuk kala ketahuan sedang menatap istri temannya itu.
''Dia istrimu?''tanya Rendy
''Iya namanya Kinanti.''jawab Aldi
''Dek, kenalin! dia Rendy teman abang.''jelas Aldi
Dan akhirnya mereka pun berkenalan dengan saling berjabat tangan.Dilanjutkan dengan obrolan ringan antara ketiganya.
Tak lama terlihat kedua orang tua Aldi pulang dengan mengendarai motor.
''Ayah,ibu dari mana?''tanya Aldi
''Dari rumah bik jum,ada sedikit acara tadi.''jawab bu Retno
''Ini siapa?''
__ADS_1
NEXT
AUTHOR MENGUCAPKAN SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 🙏