Mertuaku Membenciku

Mertuaku Membenciku
Kemarahan Aldi


__ADS_3

Plaakkk....


Kinan menampar wajah Rendy hingga membuat wajahnya memerah.


''Kinan a-aku....


Tanpa ingin mendengarkan penjelasan Rendy Kinan langsung melepaskan sabuk pengaman yang telah dipasang oleh Rendy sebelumnya.


Dengan susah payah Kina membukanya,setelah itu ia langsung keluar dari mobil Rendy.


''Kinan! abang minta maaf! Kinan!'' panggil Rendy,namun Kinan terus berlari menjauh dari Rendy


Matanya memanas,tak terasa air matanya mengalir begitu saja.


''Maafin aku bang Aldi,maaf karna bibir ini telah ternodai.


Ucap batin Kinan, air matanya terus mengalir tanpa henti.


''Kinan!" panggil Rendy, membuat Kinan menatap nyalang padanya.


''Pergi! jangan ikuti aku!'' teriak nya pada Rendy


''Maaf! abang benar-benar minta maaf.'' ucap Rendy.


''Apa dengan minta maaf,kamu pikir semuanya akan kembali seperti semula?kamu tau aku istri dari temanmu sendiri,kenapa kamu melakukannya?kenapa kamu tega? haah?? katakan!! bentak Kinan


''Karna aku mencintaimu Kinan,aku sangat mencintaimu,'' jawab Rendy serius


''Ka-kau!! kau sudah gila ya!


''Berani sekali kamu mengungkapkan cinta dengan istri temanmu sendiri.


''Aku tau aku salah,aku juga tidak memintamu untuk membalas cintaku,namun aku hanya ingin kamu tau Kinan,kalau aku benar-benar mencintaimu.'' ucap Rendy,tak ada kebohongan sedikitpun dari ucapannya.


''Dasar sinting!'' ucap Kinan,


Kinan yang tak ingin meladeni ucapan Rendy langsung meninggalkan nya begitu saja,namun lagi-lagi ucapan Rendy kembali menghentikan langkahnya.


''Apa?? kamu bilang apa barusan??'' tanya Kinan lagi.


''Abang tau sebenarnya kamu juga cintakan sama abang??


''Apa?cinta?memangnya kamu tau apa itu cinta hah?? cinta bukan hanya tertumpu pada dua orang saja,cinta juga adalah suatu tanggung jawab.Sepertinya aku tidak perlu menjelaskan semuanya padamu.Ku sarankan,lebih baik kamu cari wanita lain yang lebih baik dari ku,dan satu lagi, dari dulu cintaku hanya untuk bang Aldi bahkan sampai kapanpun aku hanya mencintainya saja,jadi kalau kamu bilang aku cinta denganmu maaf kamu salah besar.'' ucap Kinan dengan yakin dan penuh penekanan disetiap kata-katanya.


***


Kenapa dia lama sekali?ngapain aja sih dipasar?jangan-jangan dia ngobrol dulu sama emaknya dipasar.'' gumam bu Retno sambil mondar-mandir didepan pintu rumah menunggu Kinan pulang.


Tak lama terdengar suara motor memasuki halaman rumahnya.


''Itu dia orangnya.'' gumam bu Retno yang langsung menuju kearah Kinan.


''Kenapa lama sekali kamu?ngapain aja dipasar jam segini baru pulang?'' cerocos bu Retno begitu Kinan turun dari ojek,bahkan si tukang ojek sampai melongo mendengar omelan nya.


''Buk-buk,yang sabar masa anak nya baru sampe langsung dimarahi kan kasian buk.'' ucap tukang ojek tersebut.


''Bapak kalau gk tau masalahnya gk usah sok-soan ikut campur!" ucap bu Retno yang langsung meninggalkan Kinan dan situkang ojek tersebut.


''Maaf ya bang,atas ucapan ibu saya.'' ucap Kinan yang merasa tak enak pada si tukang ojek.


''Pasti ibu tiri ya mba?atau ibu mertua,iya kan?'' tebaknya yakin


''Kok bapak bisa berpikiran begitu?''


''Ya hanya ibu mertua dan ibu tiri saja yang memperlakukan anaknya seperti tadi.'' sambung sibapak ojek


''Kinan!! cepat kesini! ngapain lagi sih kamu masih saja ngobrol sama si tukang ojek.''


''Iya buk,maaf ya pak kalau gitu saya masuk dulu.'' ucap Kinan berlalu.


''Mba,pasti dia ibu mertuanya mba kan?'' tebak si bapak ojek lagi


Kinan hanya tersenyum menanggapi ucapan si bapak ojek.


''Kamu kok lama sekali sih?mana belanjaannya??'' tanya bu Retno sambil tangannya menengadah pada Kinan.


''Ya ampun belanjaanku!" pekik Kinan.


''Jangan bilang kalau belanjaannya ketinggalan ya dipasar?.'' ucap bu Retno yang sudah terlihat kesal.


''Maaf bu sepertinya...


Tin..tin...


Terdengan suara klakson dihalaman rumah.


''Siapa? sepertinya ada suara mobil.'' ucap bu Retno yang langsung berdiri untuk melihat siapa yang datang.


''Loh,itukan mobil Lia,'' sambungnya lagi sambil melangkahkan kakinya menuju teras.

__ADS_1


''Mobil Lia,apa jangan-jangan itu bang Rendy,mau apa lagi dia kesini.'' gumam Kinan merasa was-was takut kalau Rendy mengatakan yang sebenarnya.


Langkah bu Retno terhenti saat yang keluar dari dalam mobil bukanlah Lia,namun melainkan Rendy, dan yang membuatnya kaget lagi saat ini Rendy membawa keranjang yang berisi penuh dengan isinya yang ia yakini bahwa keranjang itu adalah miliknya.


''Kenapa keranjang itu ada padamu?'' ucap bu Retno menatap Rendy penuh curiga.


''Ini tadi ketinggalan jadi aku....


''Kinan! Kinan kesini kamu!!'' panggil bu Retno dengan suaranya yang melengking.


''Tukaan apa lagi ini.'' gumam Kinan sambil beranjak menuju luar


''Iya buk,ada ap....


''Bang Rendy,'' ucapnya sambil melihat belanjaannya yang dibawa oleh Rendy


''Astaga,aku baru ingat telah meninggalkan belanjaannya dalam mobil nya,duuhh gimana ini,pasti ibu akan mulai lagi ...


''Kenapa kamu diam Kinan?coba kamu jelaskan kenapa belanjaanmu ada pada Rendy? atau jangan-jangan kalian sedang menjalin hubungan dibelakan putraku? iya katakan!! teriak bu Retno.


Ningsih dan Wati yang saat itu sedang berada dirumah masing-masing pun langsung keluar saat mendengar teriakan ibu mertuanya,bahkan Ningsih yang saat itu sedang memasak langsung mematikan kompornya,karna takut terjadi sesuatu pada ibu mertuanya.


''Ibu ada apa??'' tanya Ningsih,tak lama Wati juga datang.


''Iya bu,kenapa ibu berteriak apakah ada maling?'' ucap Wati sambil melirik pada Rendy.


''Kalian berdua tau?mereka ini sedang berselingkuh.'' ucap bu Retno berapi-api.


''Apa?selingkuh? bagai mana mungkin buk?'' tanya Ningsih tak percaya.


''Dari awal ibu sudah curiga bahwa mereka ini sebenarnya punya hubungan,tapi ayah masih saja tidak mempercayainya.'' sambung bu Retno lagi.


''Bu,ibu salah paham,saya dan Kinan tidak punya hubungan apapun,tadi saya melihat Kinan saat belanja dipasar,dan ketika dia mau pulang,barang belanjaannya tertinggal saya sudah panggil Kinan, namun dia tak mendengar makanya saya berinisiatif untuk mengantarkannya.'' jelas Rendy,dan tentu saja itu hanya karangannya saja.


''Buk,tolong percaya pada ku,aku gk berselingkuh,aku gk ada hubungan apa-apa dengannya.'' ucap Kinan,mencoba menjelaskan pada ibu mertuanya itu.


''Kalian pikir saya bodoh, saya lebih lama hidup dari kalian,dan saya tau kalian ada hubungan.''


''Buk,aku....''


''Sudah lah Kinan,gk usah ngelak lagi kamu,sudah ketahuan juga,dan kamu Rendy,sudah tau si Kinan istrinya Aldi masih saja didekati,emangnya sudah gk ada lagi perempuan didunia ini apa? kamu itu tampan,mapan pula,kok seleranya rendah amat sih.'' ucap Wati sambil menatap keduanya dengan sinis.


''Wati,kamu apa-apaan sih? kok malah bikin suasana semangkin tegang.'' protes Ningsih.


''Loh,ini kenyataan kok mba,lagian mba Ningsih kemarin kan juga lihat poto perselingkuhan Rendy dan Kinan yang berpelukan diatas motor.'' jelas Wati


''Poto?poto apa yang mba Wati bicarakan?'' tanya Rendy bingung


''Kamu mau bukti? tunggu sebentar!" ucap Wati sambil melangkahkan kakinya menuju rumahnya.


''Buk,tolong percayalah aku gk berselingkuh dengan siapapun,aku gk mungkin mengkhianati bang Aldi buk,aku mencintainya..


Hiks..hiks..


Kinan terus menangis,ia benar tidak tau lagi apa yang harus ia lakukan untuk membuat ibu mertuanya itu percaya padanya.


Rendy menatap tak tega pada Kinan,dada nya tiba-tiba terasa sesak,melihat wanita yang dicintainya menangis karna perbuatannya.


''Ini bukti perselingkuhan kalian.'' ucap Wati sambil memberikan poto yang sudah ia cetak .


Mata Rendy membulat saat melihat poto dirinya bersama Kinan sedang berpelukan diatas motor.


''I-ini tidak benar?bagai mana mungkin bisa ada poto seperti ini.'' ucap Rendy yang benar-benar merasa tak pernah melakukan nya.


''Lihatkan Ningsih,sudah jelas-jelas poto itu adalah bukti dari perselingkuhan mereka,tetap saja mereka tidak mengakuinya.


''Buk,karna itu semua tidak benar,bagai mana mungkin aku harus mengakuinya karna memang aku tidak pernah melakukan itu, ini hanya kecelakaan buk,itu semua tidak disengaja.'' jelas Kinan yang sudah merasa lelah menjelaskan semuanya.


Tiba-tiba kepalanya terasa berdenyut.


''Ada apa ini ribut-ribut??'' ucap suara bariton seseorang.


''Bang Aldi.'' gumam Kinan


''Aldi kebetulan kamu pulang,asal kamu tau istrimu Kinan dan Rendy yang katanya teman baikmu ini mereka telah berselingkuh.''ucap bu Retno sambil menunjuk pada Kinan dan juga Rendy


''Ibu ini bicara apa?bu aku capek,aku tidak ingin mendengar candaan seperti ini.'' ucap Aldi.


''Al,kalu pikir ibu akan bercanda masalah seperti ini! asal kamu tau mereka sudah lama memiliki hubungan dan ibu punya buktinya.''


''Bukti? bukti apa yang ibu maksudkan??


''Bukti sebuah poto,yang dimana saat kamu mencari nafkah untuk istrimu ini,tapi dia malah enak-enakan jalan berdua dibelakangmu.'' jelas bu Retno yang terlihat sangat bersemangat untuk menghancurkan Kinan.


Rendy yang saat itu masih memegang poto tersebut langsung meremasnya karna ia tak ingin Aldi marah dan pasti imbasnya akan ia lampiaskan pada Kinan, dan Rendy tak ingin itu sampai terjadi.


''Rendy kemarikan poto tadi!" pinta bu Retno,namun Rendy bergeming tak ingin memberikan poto tersebut pada bu Retno.


''Berika pada saya!" pintanya lagi namun kali ini ia merampasnya dari tangan Rendy

__ADS_1


''Kamu lihat poto ini!" ucap bu Retno sambil memberikan poto tersebut pada Aldi.


''Cerita ini benar-benar seru,aku sangat yakin pasti sebentar lagi Kinan akan ditendang dari rumah ini.''


Ucap batin Wati sambil tersenyum jahat.


Aldi menatap dalam, poto yang ada ditangannya rahangnya mengeras,tangannya terkepal kuat bahkan poto yang di pegang Aldi nyaris sobek


''Bisa kalian jelaskan apa artinya semua ini!!!


''Rendy apa benar yang dikatakan oleh ibuku?apa benar kau menyukai istriku?jawab!!!


''Bang jangan katakan apapun aku mohon,


Ucap batin Kinan,sambil menggelengkan kepala nya pelan,kebetulan saat itu Rendy juga menatapnya.


''Maaf Kinan,aku harus mengatakan yang sebenarnya tentang perasaanku ini, sebagai laki-laki tidak mungkin aku menghindar dari masalah


Batin Rendy.Sejenak ia memejamkan matanya,menarik nafas dalam dan menghembuskannya perlahan.


''Ya,aku memang menyukai istrimu Kinan,aku mencintainya.'' jawab Rendy,tak ada sedikitpun keraguan dalam ucapannya.


Sakit,itulah perasaan hati Aldi sekarang, ia merasa di hianati oleh temannya sendiri.


''Hebat sekali kau ya, punya nyali juga ternyata berkata jujur.'' ucap Aldi sinis.


''Kinan,sekarang aku tanya padamu,apa benar yang ada dipoto ini adalah kamu??'' tanya Aldi sambil menatap tajam pada Kinan.


''Bang,itu semua gk benar,aku gk berselingkuh dengan bang Rendy percayalah padaku bang,ku mohon...


Hiks..hiks..


Kinan kembali menangis,rasanya hatinya benar-benar sakit mendapat tuduhan dari orang-orang yang disayanginya.


''Kebanyakan drama.


Batin Wati,sambil menatap Kinan dengan malas.


''Untuk apa kamu menangis Kinan,kamu tinggal jawab aja pertanyaan Aldi apa susahnya sih!! asal kamu tau Al, itu memang benar adalah foto mereka berdua,karna aku yang mengambik gambar mereka tenpo hari.''sambung Wati yang semangkin menambah keruh keadaan


''Wati,bisa diam gk sih! kamu itu malah semangkin menambah runyam masalah tau gk!'' ucap Ningsih yang merasa tak suka dengan ucapan Wati.


Kinan kembali memegangi kepalanya yang kembali berdenyut.


''Sshh,,kenapa rasanya kepalaku begitu sakit.


Batin Kinan sambil memegangi kepalanya yang terasa pusing.


''Jawab Kinan!!! jangan diam saja kamu!! bentak Aldi,membuat Kinan sedikit ketakutan.


''Aldi! begitukah caramu bicara dengan istrimu?!! ucap Rendy yang merasa tak suka melihat perlakuan Aldi pada Kinan.


''Diam kau!! aku bicara pada istriku.Dan kau Kinan sebaiknya cepat katakan apa benar yang mereka katakan?dan apa benar poto ini adalah kalian berdua??jawab sekarang!!


''Iya, itu memang potoku dan dia,tapi aku bersumpah,kalau aku gk ada hubungan apapun dengannya.''jawab Kinan dengan sedikit berteriak karna merasa sudah tidak tahan dengan semua tuduhan yang ditujukan padanya.


''Heh! benarkah? tapi dia bilang dia menyukaimu, apa benar kau sama sekali tidak merasa tertarik padanya? dia itu seorang dokter,sukses dan juga mapan, tapi aku?? aku hanya seorang mantri kampung! aku tidak punya apapun yang bisa membuatmu bahagia.'' ucap Aldi lirih, hati nya hancur saat mendengar pengakuan dari bibir istrinya.


''Bang, maaf kan aku jika sudah menyakitimu,tapi aku memang benar-benar gk ada hubungan apapun dengan bang Rendy,aku....


''Berhenti menyebut namanya dengan bibirmu itu,jika memang kalian tidak ada hubungan apapun, apa menurutmu pantas seorang wanita yang sudah bersuami jalan dengan pria lain berdua seperti itu??hah??


''Dan kaauu,,teman macam apa kau ini? kenapa tega sekali menusukku dari belakang?apa masalahku denganmu hingga kau ingin merebut Kinan dariku?aku benar-benar tak habis pikir ternyata kau adalah musuh dalam selimut.''


''Aldi,walaupun aku memiliki perasaan pada Kinan, namun tak sedikitpun aku berniat untuk merebutnya dari mu,karna aku sadar dari awal dia adalah milikmu,jadi aku tidak akan mengambilnya darimu,kecuali kau sendiri yang menyerahkannya padaku maka aku tidak akan menyia-nyiakannya,dan ku pastikan dia akan bahagia hidup bersamaku.'' ucap Rendy yakin.


''Kau!! dasar kau manusia sia*lan!


Bug-bug-bug...


Pukulan dilayangkan Aldi bertubi-tubi pada Rendy,membuat semua orang yang ada disana menjadi panik dan berteriak histeris.


''Bang Aldi hentikan bang! dia bisa mati.'' teriak Kinan sambil mencoba menarik tubuh Aldi agar menjauh dari Rendy


''Kinan kau masih membela pria brengsek ini iya?? jangan-jangan kau juga memang menyukainya kan iya kaaa!!!


Dan kau Rendy akan ku habisi kau sekarang juga! karna telah berani menyukai istriku" teriak Aldi yang penuh amarah.


''Bang sudah bang!!'' ucap Kinan lagi yang mencoba melerai keduanya.


Sedangkan Rendy sama sekali tidak melawan pukulan yang diberikan oleh Aldi,,bahkan wajah nya sudah babak belur dihajar oleh Aldi.


''Bang jangaann!!


''Aaahhhh lepaskan aku!!" teriak Aldi sambil menghempaskan tangan Kinan, lalu mendotong tubuhnya hingga terjatuh dan membuat kepalanya membentur tembok.


''Kinaaann,,'' teriak Ningsih saat melihat Kinan terjatuh.


''Kinan merasakan pusing dikepanyanya dan akhirnya jatuh pingsan.

__ADS_1


TBC


__ADS_2