Mertuaku Membenciku

Mertuaku Membenciku
Bucin Budak Cinta


__ADS_3

Saat ini bu Retno dan kedua temannya sedang duduk diwarung milik emak Lasmi besannya,tadinya bu Retno enggan,namun karna paksaan bu Uci dan bu Berta akhirnya bu Retno pun mengalah,lagi pula tidak ada alasan baginya untuk menolak,kalau sampai ia menolak bisa-bisa kedua tetangga nya itu menyadari kalau dirinya memang tidak menyukai keluarga Kinan,apa lagi bu Uci,pasti lidahnya akan terus bergosip sepanjang jalan jika sampai mengetahuinya.


Bu Retno,bu Uci dan bu Berta, ini sikahkan di cicipi,''usap mak Lasmi,sambil meletakan tiga teh hangat diatas meja,dan sepiring kue yang baru mak Lasmi ambil dari etalase.


''Saya cicipi ya bu Lasmi.''ucap bu Berta


''Iya saya juga mau coba,''sambung bu Uci sambil melahap kue yang ada didepannya.


''Ini kuenya enak sekali,''ucap bu Uci sambil mengunyah kue tersebut,hingga membuatnya kesusahan untuk bicara.


''Iya benar bu Lasmi,kue buatan bu Lasmi ini memang enak, iya kan bu Retno?''tanya bu Berta,sedangkan bu Retno hanya menampilkan senyum paksanya.


''Oya bu Lasmi,rencananya kan hari minggu besok saya mau ngadain arisan keluarga dirumah,gimana kalau saya pesan sama ibu kue sebanyak lima ratus buah ?''tanya bu Berta


''Serius ini bu?''tanya mak Lasmi meyakinkan


''Tentu saja saya serius bu,gimana ibu bisa?''tanya bu Berta lagi


''Bisa-bisa bu, itu bisa sekali,untuk hari minggu kan?


''Iya,oya bisa saya minta nomor telpon bu Lasmi?biar saya enak ngubunginya nanti.''tanya bu Berta


''Baik lah bu,tunggu sebentar!" ucap mak Lasmi sambil mencatat nomor ponselnya disebuah kertas


''Ini bu Berta nomornya,oya bu nanti ibu bilang saja kuenya mau berapa macam,dan kue apa yang saja yang mau dipesan!" ucap mak Lasmi.


''Kue yang biasa bu Lasmi jual saja,dan bikin sepuluh macam saja ya bu.''ucap bu Berta


''Oh,baiklah bu Berta,''jawab mak Lasmi


''Wah,ternyata kedatangan kami kesini membawa keberuntungan ya pada ibunya Kinan,buktinya langsung dapat pesanan kue lima tarus buah dari bu Berta,iya kan bu Retno.''ucap Bu Uci,dengan mulut lemesnya


''Sementara bu Retno hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan bu Uci.


''Apa-apaan sih mereka,kenapa dari tadi mak Lasmi di puji mulu,bisa makin besan kepala dia nanti.Males banget,rasanya saya masih sakit hati atas penghinaan kakaknya itu tempo hari.''

__ADS_1


Ucap batin bu Retno yang tak suka jika teman-temannya menyanjung besannya tersebut.


''Bu Retno kenapa diam saja sejak tadi?lagi sakit gigi ya?''tanya bu Uci yang sedikit mengejek.


''Tidak apa-apa,oya kita pulang yuk! sudah siang juga ini.''ucap bu Retno,rasanya ia tak ingin berlama-lama disana.


''Yuk,''ucap bu Berta


''Kami pulang dulu ya bu Lasmi,terimakasih atas hidangannya,nanti saya kabari lagi masalah pemesanannya ya bu.''sambung bu Berta


''Ah,iya bu Berta saya tunggu kabarnya.''jawab mak Lasmi.


''Saya permisi ya mak Lasmi lain kali mampir kerumah lihat keadaan Kinan,sekalian kalau perlu bawa dia pulang!" dan tentu saja itu hanya berani ia ucapkan didalam hatinya.


''Iya bu Retno,''jawabnya singkat.


''Sepertinya bu Retno masih marah pada saya.''gumam mak Lasmi sambil menghela nafas berat,karna swjak tadi mak Lasmi memperhatikan raut wajah besannya itu seperti enggan bicara.


SEDAGKAN DITEMPAT LAIN..


Saat ini,tepatnya di klinik milik Aldi,sedang ramai warga berkumpul,mereka sedang menunggu diluar klinik,bahkan ada juga dari mereka yang berada didalam ruangan.Sekitar setengah jam yang lalu ada kecelakaan yang tak jauh dari Klinik,seorang mengendara motor disenggol oleh pengendara mobil yang diduga sopirnya saat itu sedang mengantuk.


Bang Al,sepertinya lukanya cukup serius.''ucap Fitri sambil membersihkan luka-luka disekujur tubuh pengendara tersebut,yang ternyata adalah seorang pria.


''Sepertinya kita harus membawanya kerumah sakit,karna sepertinya pria ini mengalami patah tulang dibeberapa tubuhnya seperti kaki dan tangannya, dan ada kemungkinan luka dalam juga dialaminya saat ini.''ucap Aldi.


''Maaf bapak-bapak,sepertinya kita harus merujuk pria ini kerumah sakit terdekat,karna lukanya cukup serius,dia mengalami patah tulang dibeberapa bagian di tubuhnya,apa bapak-bapak sudah menghubungi keluarganya?''tanya Aldi


''Sudah pak Mantri,sepertinya istrinya tadi yang mengangkat,dan mungkin saat ini mereka sedang dijalan.''ucap salah satu warga.


Dan akhirnya Aldi dan beberapa orang warga merujuk pria tersebut kerumah sakit terdekat.Sedangkan sopir mobil itu sudah diamankan oleh beberapa warga tadi


Sesampainya dirumah sakit,pria tersebut langsung ditangani oleh dokter,tak lama terlihat juga beberapa orang datang yang diduga adalah keluarga korban,setelah menjelaskan pada keluarga korban akhirnya Aldi dan warga yang ikut membantu, undur diri,setelah pihak keluar mengucapkan terimakasih.


''Pak Mantri,kalau begitu kami permisi dulu,''ucap bapak-bapak tersebut.

__ADS_1


''Iya pak,silahkan!" jawab Aldi


Saat ini Aldi berjalan melewati lorong rumah sakit,namun tiba-tiba langkahnya terhenti saat ia mendengar ada orang yang memanggil namanya.


''Aldi sedang apa kamu disini?''tanya orang tersebut yang ternyata adalah Rendy


''Tadi didepan klinik saya ada orang yang kecelakaan,karna lukanya cukup parah jadi saya merujuknya kerumah sakit ini.''jelas Aldi


''Kamu sendiri baru masuk?''tanya Aldi balik


''Iya,sebenarnya tadi saya kerumah kamu tapi Kinan bilang kamu sudah berangkat ke klinik.''ucap Rendy


''Kamu bertemu Kinan?''apa kalian sempat ngobrol bersama?''tanya Aldi penuh selidik


Tiba-tiba Rendy terbahak melihat reaksi sahabatnya itu,yang menurutnya terlalu berlebihan.Namun Aldi mengerenyitkan krningnya saat melihat Rendy tertawa,dia pikir apa nya yang lucu dari pertanyaannya itu.


''Heeii hentikan ketawamu itu!,kenapa kamu menertawa kan ku,dimananya yang lucu?''ucap Aldi mendengus kesal


''Baiklah-baiklah,saya akan berhenti tertawa.''ucap Rendy walaupun masih terdengar kekehan kecil disana.


''Aku hanya tidak menyangka,ternyata Aldi yang dulunya terkenal tak perduli dengan perempuan kini sekalinya jatuh cinta langsung jadi bucin.''ucap Rendy


''Bucin? apa itu?''tanya Aldi yang memang tidak mengerti.


''Budak cinta,''jawab Rendy yang tawanya kembali pecah.


''Sialan! kamu mengejekku?''dengus Aldi


''Bukan ngejek Al,tapi kenyataan.''jawab Rendy tersenyum


''Ya dulunya aku kan hanya fokus pada sekolah,kalau masalah perempuan belakangan aja.''jawabnya


''Huuh,dasar ngeles saja bisanya,dan akhirnya keduanya pun tertawa bersama.


Sore menjelang,saar ini Aldi tengah bersiap untuk pulang,saat ia hendak menuju kendaraannya tiba-tiba Fitri memaggilnya.

__ADS_1


''Bang Al,aku boleh ikut kerumah gk?soalnya Wati tadi menelponku aku disuruh kesana buat nemenin dia,soalnya bang Toni lembur pulang pagi,jadi Wati minta aku buat nginap dirumahnya,boleh ya aku ikut?soalnya aku gk bawa kendaraan tadi pagi.''


NEXT


__ADS_2