
Saat ini Aldi sedang dalam perjakanan menuju kediaman ibu mertuanya,karna saat ini ia akan menjemput kembali istrinya yang tadi pagi telah ia antar kesana,setelah seharian ia melayani orang yang ingin berobat, kini saatnya ia menjemput sang istri.
Sebenarnya sebelum pulang tadi Fitri sempat mencoba untuk merayu Aldi,tapi untunglah Aldi masih bisa untuk menghindar dari gadis itu,walau pun hampir saja ia masuk dalam godaan setan.
Setelah sampai dipersimpangan jalan menuju rumah sang ibu mertua,tiba-tiba ada seorang ibu-ibu memanggil namanya,dan akhirnya mau-tak mau Aldi pun langsung berhenti didepan kediaman ibu tersebut.
''Ibu manggil saya?''tanya Aldi setelah menghentikan motor miliknya
''Iya,kamu Aldi kan suami dari Kinanti anak emak Lasmi?''tanya ibu-ibu tersebut.
''Iya bu,ada apa ya?''tanya Aldi lagi penasaran
''Begini nak Aldi, kamu bisa gk kira-kira nyunatin anak ibu?''tanya ibu tersebut
''Bisa buk,kira-kira kapan ibu mau nyunatin anak ibu?''tanya Aldi
''Kalau bisa minggu depan,bisa gk kira-kira?''tanya ibu tersebut
''Bisa bu,ini kartu nama saya hubungi saja kenomor itu,untuk memastikan kapan kira-kira harinya akan dilaksanakan.''ucap Aldi.
''Ah iya pak mantri,terimakasih nanti ibu akan menghubungi pak mantri untuk mengabari kapan harinya yang pas.''jawab ibu tersebut.
Sementara itu dikediaman mak Lasmi,jam sudah menunjukan hampir pukul enam sore,Kinan dan mak Lasmi sedang duduk diteras rumah,tepatnya mereka sedang menunggu kedatangan Aldi.
''Kok belum datang nak Aldinya Kin?coba kamu hubungi sudah sampai mana dia sekarang?''ucap mak Lasmi
''Biarin sajalah mak,mungkin bentar lagi dia datang,''ucap Kinan
Sebenarnya hati Kinan merasa gelisah kenapa sampai sekarang suaminya masih belum datang,padahal setau dia jarak antara klinik dan rumah mak Lasmi lebih dekat dari pada jarak antara klinik dan tempat tinggal mereka bersama kedua orangtua Aldi.Sekali lagi Kinan melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya yang sudah menunjukan pukul enam sore.
''Kenapa bang Al belum sampai juga,apa dia lupa kalau aku sekarang sedang berada dirumah emak, atau dia langsung pulang kerumah,''
Ucap batin Kinan.
Saat Kinan sedang tenggelam dalam lamunannya,tak lama motor Aldi pun terparkir dihalaman rumah emak Lasmi.
__ADS_1
''Mak,''sapa Aldi sambil mencium takzim tangan sang ibu mertua,setelah itu pandangannya pun beralih pada Kinan yang saat itu masih belum sadar kalau suaminya sudah berada didepannya saat ini.
''Kinan,suami kamu sudah datang ini,kok melamun saja sih,''ucap mak Lasmi
''Udahlah mak,gk usah becanda,biar aku pulangnya naik ojek saja nanti kalau dia gk datang.''jawab Kinan tanpa melihat kearah suami dan emaknya,Kinan berpikir emaknya itu hanya menggodanya saja.
''Kok ngomongnya gitu sama emak dek,lagi pula mana mungkin abang tidak menjemputmu,abang kan sayang sama kamu.''ucap Aldi.
''Udah deh kamu gk usah ikut godain aku kayak emak.''jawab Kinan yang masih belum sadar.
Mak Lasmi mengerenyitkan dahi saat mendengar jawaban dari putrinya itu pada Aldi
''Kinan,kamu kok gitu jawabnya sama suamimu.''protes mak Lasmi
Kinan yang mendengar ucapan emaknya langsung menoleh kearah sumber suara,bahkan matanya terbuka lebar saat menyadari ternyata sang suami sudah duduk diantara mereka.
''Bang Al,sejak kapan abang berada disitu?''tanya Kinan yang masih dengan perasaan bingung.
''Sejak tadi,sejak kamu bilang kalau aku sedang godain kamu sama seperti emak,emangnya emak godain kamu gimana sih?''tanya Aldi sambil tersenyum
''Apa kalian langsung pulang atau makan malam disini dulu?''tanya mak Lasmi sambil menatap sepasang suami istri yang ada didepannya saat ini
''Makan dulu,''
''Pulang.''ucap mereka secara bersamaan.
''Kalian kompak sekali jawabnya,tapi kenapa jawabannya berbeda?yang satu minta pulang,sedangkan yang satu katanya mau makan dulu.
''Yasudah kalau gitu sebaiknya kamu ngalah Kinan,karna suamimu ini katanya mau makan dulu,lagi pula diakan baru sampai masak kamu langsung mau ajak dia pulang,kasian nak Al nya kan.''ucap mak Lasmi
''Tumben bang Al tidak langsung minta pulang seperti biasanya,apa dia tidak takut kalau nantinya ibu bakal ngomel.''
Ucap batin Kinan
''Ayo nak Al,emak sudah masak banyak tadi sama Kinan,rencananya kami memang mau ngajak kamu untuk makan malam bersama disini tadi,oya sebaiknya kamu bersihkan tubuhmu dulu,baju kan ada dilemari Kinan,yang waktu nikahan kemarin sepertinya ada beberapa pasang tertinggal.''jelas mak Lasmi
__ADS_1
''Kinan sana kamu temani suamimu,biar ibu siapkan makanannya dulu.''ucap mak Lasmi sambil berlalu.
Aku siapkan handuk dan baju dulu.''ucap Kinan sambil bangkit dari duduknya,namun sebelum ia pergi tangannya lebih dulu ditarik Aldi hingga Kinan kembali duduk dikursinya
''Ada apa?''tanya Kinan,sambil menatap wajah suaminya.
''Kamu marah sama abang?''tanya balik Aldi tanpa menjawab ucapan Kinan
''enggak,buat apa marah,emangnya abang merasa punya salah sama aku,sehingga membuatku harus marah sama abang?tidak kan,jadi buat apa marah.''ucap Kinan
''Tapi abang merasa kamu sedang marah sama abang.''ucap Aldi yang memang merasa Kinan seperti bersikap tak acuh padanya.
Kinan juga tidak tau kenapa akhir-akhir ini ia merasa,moodnya suka berubah-ubah,,setiap melihat Aldi kadang ia merasa kesal,namun kadang ia juga merasa rindu,jika beberapa jam tidak bertemu
''Loh,kenapa masih disini,ayo masuk sebentar lagi magrib lho.''ucap mak Lasmi
Sementara dikediaman bu Retno dan pak Pardi,saat ini mereka sedang makan malam bersama Wati dan Toni.
''Jadi mereka menginap dirumah mak Lasmi buk?''tanya Wati setelah selesai makan
''Entahlah,biarin saja lah.''jawab bu Retno yang sepertinya tak berminat menjawab ucapan Wati.
Setelah selesai makan malam,mereka duduk diteras rumah,sambil menikmati martabak yang dibawa oleh Toni dan Wati
''Emangnya Aldi gk ada kasih kabar sama ibu tadi?''tanya pak Pardi memulai pembicaraan
''Gk ada yah,ibu heran sama anak itu,semenjak nikah sama Kinan dia sudah mulai membangakang sama ibu,apasih susahnya mengabari orang rumah kalau memang mereka tidak pulang.''ucap bu Retno dengan nada terdengar kesal.
''Bu, tapi yang ayah lihat, selama Kinan tinggal disini ayah tidak pernah melihat Kinan melakukan sesuatu yang buruk,sudahlah bu jangan selalu menyalahkan Kinan,mungkin ponsel mereka kehabisan batre.''ucap pak Pardi.
''Ayah ini selalu membela Kinan,sudah lah ibu malas dengar nya.''ucap bu Retno
''Ibu benar,ayah selalu membela Kinan,emangnya apa yang sudah dilakukannya sehingga ayah selalu membela wanita itu,''
Batin Wati yang merasa kesal mendengar ayah mertuanya itu selalu membela adik iparnya itu.
__ADS_1
NEXT