Mertuaku Membenciku

Mertuaku Membenciku
Sore Yang Panjang


__ADS_3

Didalam kamar,saat ini Kinan sedang duduk dimeja rias,ia baru saja selesai mandi,dan saat ini Kinan sedang mempoles wajahnya dengan sedikit bedak, ia juga mengoleskan pelembab bibir,berwarna merah muda dibibir tipisnya,tak lupa Kinan menyemprotkan parfum diarea lehernya.


Ceklek,terdengar suara pintu terbuka,dan munculah Aldi dari balik pintu yang terbuka itu.


''Bang,'' panggil Kinan,ia melihat suaminya dari pantulan cermin yang ada didepannya


Aldi tersenyum melihat sang istri,setelah masuk dan menutup pintu,Aldi langsung melangkah menuju dimana sang istri saat ini berada.


''Sayang,abang kangen.'' ucap Aldi sambil memeluk Kinan dari belakang.


Mendapat pelukan seperti itu tentu saja membuat Kinan senang,karna sebenarnya dia juga sangat merindukan suaminya.


Kinan melepaskan pelukan suaminya,lalu ia bangkit dari duduknya dan langsung menghadap suaminya.


''Bang,'' ucapnya dan langsung menyerang bibir suaminya dengan rakus,Kinan terus me****** bibir Aldi dan mencoba menerobos mulut Aldi untuk mendapat kan apa yang ia inginkan.


Aldi yang mendapat serangan mendadak sempat terkejut,namun dengan senang hati ia membalas setiap luma*tan yang diberikan oleh sang istri.


''Sayang abang berkeringat,jangan diisap!" ucap Aldi saat Kinan mengecup dan menghisap dalam, bagian lehernya.


''Tapi aku sangat menyukai aroma tubuh abang saat berkeringat seperti ini,aku merasa sangat bergairah.'' jawab Kinan dengan suara yang mulai serak,kemudian ia melanjutkan aksinya.


''Akh,, sayang!" ucap Aldi saat Kinan,sudah berhasil menyentuh bantangan miliknya,walau pun masih dari balik celana.


Setelah berhasil melorotkan celana milik Aldi hingga sebatas lutut,Kinan pun langsung berjongkok,ia menatap segitiga milik suaminya yang berwarna hitam,kemudian ia tersenyum saat menyadari batangan suaminya sepertinya sudah meronta ingin cepat dilepaskan dari sangkarnya.Dengan sekali tarikan Kinan berhasil menurunkan kain berbentuk segituga itu, hingga membuat bantangan itu bisa bernafas dengan lega.


Kinan tersenyum melihat batangan suaminya sudah berdiri tegak seperti bangunan monas.Namun saat ia ingin melahap bantangan tersebut, tiba-tiba Aldi menahan kepalanya,membuat Kinan mendongak menatap wajah Aldi.

__ADS_1


''Dek itu jorok,abang belum mandi,'' ucap Aldi namun sebernarnya ia juga sudah tidak tahan.


''Biarin aja bang,aku suka yang berbau keringat,membuatku semangkin bergairah dan bersemangat.'' jawab Kinan,lalu segera melahap pistol air milik suaminya,membuat Aldi memejamkan matanya.


Hangat,itulah yang dirasakan Aldi saat miliknya masuk kedalam mulut istrinya,Kinan terus memaju mundurkan kepalanya,setelah itu ia mulai menjilati batangan tersebut hingga kekantung telur milik Aldi.


''Aahh,dek enak sekali sayang,'' racau Aldi.


Karna merasa sudah tidak tahan,Aldi pun langsung menarik tubuh Kinan yang saat itu masih dalam posisi jongkok,kemudian kembali menyerang bibir nya,teringat akan sesuatu Aldi langsung melepaskan bibir Kinan,kemudian melangkah menuju pintu,membuat Kinan menatap heran padanya,setelah sampai didepan pintu Aldi berkata,kalau ia belum mengunci pintu tersebut,membuat Kinan tersenyum.Setelah mengunci pintu kamar Aldi yang memang juga sudah sangat terang*sang langsung berjalan cepat menuju sang istri dan langsung mengangkat tubuhnya,membuat Kinan replek mengalungkan tangannya dileher Aldi.


Aldi menjatuhkan pelan tubuh sang istri,diatas tempat tidur, kemudian mengukungnya sambil memandang lekat wajah Kinan.


''Abang sangat mencintaimu dek,jangan pernah tinggalkan abang apa pun yang terjadi!" ucapnya.


''Aku juga sangat mencintai abang,dan aku tidak akan pernah meninggalkan abang apapun yang terjadi,kecuali abang lah yang memintanya.'' jawab Kinan,membalas tatapan mata Aldi dengan penuh cinta.


''Mana mungkin abang memintamu untuk pergi meninggalkan abang,kamu ini ada-ada saja.'' ucap Aldi tak mengira kalau istrinya itu akan berpikir bahwa dirinya akan menyuruhnya pergi.


''Dan itu gk akan pernah terjadi.'' sambung Aldi,yang kemudian langsung kembali menyerang bibir Kinan dengan rakus.


Kini keduanya sudah sama-sama tak mengenakan sehelai benang pun,Aldi mengecup setiap lekuk tubuh Kinan tanpa ada yang tertinggal satu inci pun.


''Bang Aldi,aahh...'' desah Kinan,saat suaminya itu memainkan bulatan kecil yang ada diatas anak gunung miliknya.


Lidah Aldi terus menjilati bulatan tersebut,dibantu oleh tangannya yang juga ikut berperan memilin bulatan yang ada disebelahnya,Kinan menutup matanya menikmati sentuhan yang diberikan oleh Aldi,bahkan tangannya menekan kepala Aldi agar suaminya itu menghisap pu*tingnya lebih dalam lagi.


Aldi terus memberikan kenikmatan pada sang istri,malam ini Aldi ingin membuat Kinan merasa sangat bahagia.Wajah Aldi kini sudah berada di depan anak gunung milik sang istri.

__ADS_1


''Indah sekali milikmu ini sayang,'' ucap Aldi sambil memelai lembut belahan kerang milik Kinan,membuat Kinan berdesis menikmati sentuhan Aldi.


Aldi mendekatkan hidungnya pada belahan kerang milik Kinan,lalu menghirup dalam aroma khas yang terdapat pada kerang tersebut.


''Aahh,, wangi sekali punyamu ini dek,abang sangat suka baunya.'' ucap Aldi yang kembali menghirup dalam kerang milik Kinan,membuat Kinan tersenyum malu.


''Nikmatilah sesukamu bang! itu milikmu.'' ucap Kinan,membuat Aldi semangkin bersemangat.


Aldi melebarkan sedikit kaki Kinan,agar ia lebih leluasa memandang anak gunung yang sedikit ditumbuhi oleh bulu-bulu halus.


''Warnanya merah sayang,dan kacang yang ada ditengannya sangat menggoda abang untuk segera memakannya.'' ucapnya lagi dan langsung melahap benjolan kecil yang seperti kacang tersebut.


Aldi menjulurkan lidahnya dan terus menyapu diseluruh bagian anak gunung tersebut,membuat tubuh Kinan gelonjotan.


''Oh,sayang ini sangat nikmat,terus bang! masukan lidah abang dilubang itu lebih dalam!" pinta Kinan sambil menekan kepala suaminya agar ia mendapatkan kenikmatan lebih dalam lagi.


Aldi dengan senang hati menuruti kemauan sang istri,ia terus memasukan lidahnya lebih dalam kelubang kenikmatan sang istri,tangannya juga kembali mere*mas kedua daging kenyal itu dengan lembut.


''Oh,ya bang terus sayang,aaahh...''racau Kinan menikmati setiap sentuhan yang diberikan Aldi padanya.


Aldi menyedot dalam lubang kenikmatan sang istri membuat raga Kinan terasa melambung tinggi,gairah yang semangkin memuncak kian terasa, bersamaan itu tubuh Kinan bergetar hebat saat merasakan denyutan dibagian sensitifnya yang masih menempel di bibir Aldi.


''Bang a-aku mau keluar aaahhhh.....'' desahnya panjang bersamaan itu keluarlah ****** ***** dari bawah sana yang langsung dilahap oleh Aldi tanpa sisa.


Aldi menyedot dalam lubang kenikmatan Kinan yang masih terlihat berkedut dimatanya.


''Aahh,,ini sangat nikmat sayang.'' ucap Aldi setelah melepaskan bibirnya dari bibir bawah Kinan.

__ADS_1


''Apa adek suka?'' tanya Aldi yang kini sudah kembali mengukung tubuh sang istri.


NEXT


__ADS_2