Mertuaku Membenciku

Mertuaku Membenciku
Salah Paham


__ADS_3

Kinan meraih benda pipih yang terletak diatas meja, ia merasa penasaran dengan apa yang ditunjukan oleh Wati padanya, seketika mata Kinan melebar saat melihat poto yang berada dalam ponsel tersebut.


Didalam ponsel yang ditunjukan Wati padanya, terdapat poto dirinya bersama Rendy dengan posisi Kinan yang memeluk Rendy dari belakang.


"I-ini....,," entah kenapa tenggorokannya terasa tercekat, Kinan benar-benar tak tau apa yang harus ia jelaskan pada semua orang yang ada didepannya saat ini, walau pun kenyataannya itu tidak lah benar, namun karna adanya bukti poto tersebut, membuat Kinan tak bisa berbuat banyak, namun ia akan tetap menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya,kenapa sampai ia bisa memeluk Rendy seperti itu.


''Bu,ini tidak seperti yang kalian pikirkan,poto ini salah,yang sebenarnya adalah saat itu ada seekor kucing yang tiba-tiba menyebrang jalan hingga membuat bang Rendy menginjak rem motornya tiba-tiba,dan saat itu juga tubuhku terhuyung kedepan lalu tanpa sengaja tubuhku merapat dengannya,beneran bu,mba Wati,mba Ningsih aku gk berbohong begitulah cerita yang sebenarnya.'' ucap Kinan, yang berusaha menjelaskan kejadian tersebut.


Namun sepertinya ibu mertuanya itu sama sekali tak percaya dengan ucapan Kinan,terlebih dia sudah melihat sendiri bukti yang diberikan oleh Wati,melihat poto Kinan yang memeluk Rendy dari belakang pasti membuat orang berpikir kalau mereka berdua adalah sepasang kekasih.


''Sudahlah,tidak ada lagi yang perlu kamu jelaskan sama saya,percuma,karna poto ini lebih akurat dari pada ucapanmu.'' jelas bu Retno sambil beranjak dari duduknya,kemudian melangkah kan kakinya menuju kamar.


''Sudahlah Kinan, sebaiknya terima kenyataan,dan bersiaplah sebentar lagi menerima amarah Aldi.'' ucap Wati,setelah itu ia pun segera berlalu menuju rumahnya.


''Ya Tuhan,,kenapa semuanya jadi seperti ini.'' ucap Kinan sambil terduduk lemas dikursi teras.


''Apa poto itu benar adanya Kinan?'' tanya Ningsih,sebenarnya ia tak percaya Kinan bisa melakukan perselingkuhan itu,namun setelah melihat langsung bukti yang ditunjukan Wati di ponselnya membuat Ningsih sedikit ragu pada Kinan,dan untuk memastikannya, ia harus bertanya langsung pada Kinan.


''Mba,apa mba Ningsih juga gk percaya dengan ku?apa menurut mba,aku akan melakukan hal serendah itu?'' ucap Kinan, matanya kini sudah berkaca-kaca, namun ia masih mencoba menahan air matanya agar tidak tumpah.


''Mba bukannya tidak percaya sama kamu Kinan,hanya saja poto itu lebih membuktikan apa yang terjadi sebenarnya.


''Sudah lah sebaiknya mba pulang dulu,'' ucap Ningsih.


Sedangkan di klinik, saat ini Aldi sedang memberikan pengobatan pada pengendara motor yang baru saja mengalami kecelakaan tak jauh dari klinik tempatnya bekerja.Untunglah tak ada luka yang serius hanya lecet dibagian kaki dan juga tangan.


" Sudah selesai pak, lain kali bapak harus hati-hati, untung hanya lecet, ini saya kasih obar pereda nyeri dan antibiotik di minum tiga kali sehari ya pak, semoga lekas sembuh." ucap Aldi


" Terimakasih pak mantri." ucap bapak tersebut.

__ADS_1


" Iya pak, sama-sama.


"Oya Fit,apa diluar masih ada orang yang ingin berobat?" tanya Aldi, entah kenapa perasaannya hari ini sedikit tidak tenang, sejak pagi Aldi selalu merasa gelisah, ia juga tidak tau kenapa.


"Ada apa bang? sepertinya abang begitu gelisah?" ucap Fitri yang melihat Aldi tidak seperti biasanya.


"Aku tidak apa-apa, kalau masih ada pasien langsung kamu suruh masuk saja!" sambungnya lagi


"Iya bang, biar ku lihat dulu." jawab Fitri sambil melangkah keluar dari ruangan tersebut.


''Kenapa perasaanku menjadi tidak karuan seperti ini ya, apa terjadi sesuatu dengan Kinan,sebaiknya aku telpon saja,,ah, tidak-tidak gimana kalau ada pasien yang ingin berobat nanti,sebaiknya aku kirim pesan saja.''


Ucap batin Aldi


Sambil menunggu pasien selanjutnya Aldi menyempatkan diri untuk mengirim pesan pada istrinya.


Kinan:''Wa'alaikum salam bang Al


Aldi:''Lagi ngapain dek?


Kinan:''Gk ada hanya sedang tiduran saja dikamar,ada apa bang?tumben jam segini chat aku?kan masih jam kerja.


Aldi:''Gpp,hanya tiba-tiba kangen aja sama kamu,disana baik-baik saja kan?maksud abang dirumah gk ada masalah kan?


Kinan:''Gk ada masalah apa-apa kok bang,emangnya kenapa?


Aldi:''Gk apa-apa sih,hanya saja perasaan abang sedikit gelisah aja,takut ada apa-apa dirumah.


Kinan:''Abang jangan mikir apapun,kami disini baik-baik daja kok bang.

__ADS_1


Aldi:''Syukurlah kalu begitu,yasudah abang lanjut kerja dulu ya.Assalamu'alaikum


Kinan:''Wa'alaikum salam..


''Maaf kan aku bang,karna gk jujur sama kamu,mungkin jika abang pulang nanti baru aku ceritakan.'' gumam Kinan


Sedangkan diruangan nya Aldi merasa masih belum tenang padahal dirinya baru berkirim kabar dengan istrinya.Namun Aldi mencoba berpikiran positif.


DITEMPAT LAIN..


Saat ini disebuah ruangan, seorang pemuda sedang duduk dikursi kebesarannya,sejak tadi pikirannya selalu tertuju pada seorang wanita yang tadi pagi sempat ia tolong,untuk mengantarkannya menuju pasar,dan pemuda tersebut tak lain adalah Rendy,entah kenapa pikiran pemuda itu dipenuhi dengan bayangan istri dari sahabatnya sekarang.


''Ada apa denganku, kenapa diotakku selalu ada Kinan, lama-lama aku bisa gila kalau terus begini,apa aku menyukainya?.''gumam Aldi


''Abang menyukai siapa bang?'' tanya seseorang tiba- tiba membuat Rendy terkejut.


''Lia! kamu ini kebiasaan ya,udah abang bilangin berapa kali kalau masuk itu biasakan ketuk pintu terlebih dahulu!" ucap Rendy kesal.


''Hehe,,maaf,besok-besok gk lagi deh.Oya tadi abang bilang kalau abang suka seseorang?siapa bang?apa aku mengenalnya?'' tanya Lia kepo,pasalnya Lia tak pernah melihat abang sepupunya itu memperkenalkan seorang gadis padanya,dan tiba-tiba hari ini ia sempat mendengar kalau abangnya itu menyukai seseorang,tentu saja dirinya sangat penasaran dengan gadis tersebut.


''Cepat kasih tau aku siapa gadis beruntung itu,yang sudah menakhlukan hati abang ku ini?'' tanya Lia penasaran.


''Ck,sudahlah Lia! kamu itu tadi sudah salah dengar,mana ada abang bilang kalau abang itu suka sama seseorang.'' elak Rendy


''Iih,pelit amat sih bang,tinggal kasih tau juga.'' ucap Lia mendengus


Namun dalam hati ia ikut bahagia kalau memang ternyata benar kalau abangnya itu sudah mulai kembali menyukai wanita lain,selain Cici, wanita yang sangat ia cintai namun meninggal dalam kecelakaan beberapa tahun yang lalu.Setelah kejadian itu Rendy tidak pernah membuka hatinya untuk wanita lain,dan sekarang sepertinya Rendy sudah mulai bisa melupakan bayangan Cici dihatinya.


TBC

__ADS_1


__ADS_2