Mertuaku Membenciku

Mertuaku Membenciku
Masih Cemburu


__ADS_3

HAPPY READING...


Kinan terus memperhatikan mereka dari balik lemari yang berada diruang tengah,matanya terus tertuju pada sang suami yang terus tersenyum bahkan sesekali tertawa bersama Lia.Sakit,itulah yang Kinan rasakan saat ini saat melihat suaminya tertawa bersama wanita lain,walau pun tidak ada hubungan diantara mereka tapi entah kenapa hatinya tetap saja tak bisa menerima kedekatan antara keduanya,apa lagi melihat sang ibu mertua yang terus-terusan menatap lembut pada wanita itu,berbeda sekali saat dia menatap Kinan yang seperti penuh kebencian,padahal dia adalah menantunya sendiri.


''Ibu dan bang Aldi terlihat sangat bahagia bersama wanita itu,apa lagi ibu.ia menatap penuh kasih sayang pada Lia,yang jelas-jelas bukan siapa-siapa,,sedangkan denganku tidak pernah sekalipun ibu bersikap seperti itu.


Batin Kinan,tanpa ia sadari setitik air bening jatuh membasahi pipinya,dengan cepat Kinan langsung mengelap kasar dengan tangannya,kemudian ia pun memutuskan segera kembali kekamarnya.


30 metit kemudian...


Ceklek,terdengar suara pintu kamar terbuka,tak lama munculah sosok Aldi dari balik pintu,Kinan yang pada saat itu sedang berbaring diatas tempat tidur langsung memejamkan matanya saat menyadari kedatangan Aldi.


Aldi yang melihat istrinya tertidur,memutuskan untuk kembali keluar dari kamar setelah mengambil ponselnya yang ada diatas meja dan melangkah kembali menuju luar kamar,,setelah memastikan pintu tertutup Kinan langsung membuka matanya,hatinya kembali sakit entah kenapa Kinan merasa tidak diperdulikan oleh Aldi saat ini.


Sedangkan ditempat lain,saat ini Wati sedang berada dirumah Ningsih bersama Kevin anaknya.


''Mba,kok sepi Rara kemana?''tanya Wati


''Biasalah,kan setiap hari libur Rara ada dirumah neneknya.''jawab Ningsih.


''Kevin,sini sama uwak.''ucap Ningsih sambil meraih Kevin yang sedang duduk dilantai sambil bermain mobil-mobilan.


''Ponakan uwak kok bau acem ya,Kevin belum mandi ya wak?''ucap Ningsih,yang bertanya pada sang ponakan.


''Elom mamak biang anti sole aja mandinya.''jawab Kevin polos,dengan suara cadel.


Ningsih melirik kearah Wati,yang dilirik hanya cengengesan.


''Nangguk mba,kalau dimandiin sekarang,ujung-ujungnya pasti mandi lgi.''ucap Wati beralasan


''Ya namanya juga anak-anak Wat,''jawab Ningsih.

__ADS_1


''Eemm..,,kalung mba Ning cantik ya,''ucap Wati berbasa-basi


''Iya, kamu tau gk Wat,masih banyak lagi yang cantik dari ini tapi mahal,ini aja aku ambil yang paling kecil,biar harganya murah,sayang uangku gk cukup,padahal cantik-cantik sekali perhiasannya Wat.''jelas Ni gsih sambil membayangkan kembali toko perhiasan yang ada dipasar.


Wati hanya bisa mendengus kesal saat Ningsih berceloteh tentang apa yang dilihatnya ketika membeli emas dipasar tadi siang,sebenarnya Wati dan Ningsih juga sering terlibat selisih paham,namun jika mereka kembali berbaikan maka akan terlihat saling menyayangi,namanya juga sama-sama anak mantu pasti terkadang ada rasa cemburu jika diantara mereka ada yang lebih dekat dengan ibu mertua.


Sedangkan dirumah nya bu Retno yang sedang berada didapur dikejutkan denagn kedatangan Aldi yang tiba-tiba duduk disisinya.


''Aldi,kamu ini buat ibu kaget aja,kamu kenapa kok suntuk gitu kelihatannya?''tanya bu Retno yang sedang sibuk meracik sayuran untuk dimasak nanti sore.


''Beginilah bu,jika gk ada kerjaan pasti bosan sendiri.''jawabnya.


''Emang istrimu kemana?biasanya dia selalu nempel sama kamu.''ucap bu Retno yang terdengar seperti mengejek.


''Dia sedang tidur bu,aku juga gk tau kenapa sepertinya sejak kemarin Kinan selalu menghindar dariku.''jelas Aldi.


''Menghindar?kenapa,kok bisa?''tanya bu Retno yang kini fokus menatap Aldi,karna menurutnya ini sesuatu yang langka, kala melihat anak dan mantunya kurang akur menjadi kebahagiaan tersendiri baginya dan tentunya itu hanya pada Aldi dan Kinan,karna sejak awal bu Retno memang tidak pernah menyukai Kinan jadi menantunya.


''Memangnya waktu dipasar malam apa saja yang kalian lakukan?''tanya bu Retno lagi yang semangkin kepo


''Hanya bermain wahana,dan bermain permaian saja,lalu terakhir makan bakso bersama Rendy dan juga Lia.''jelas Aldi


''Makan bakso bersama Rendy dan Lia?,kok bisa?''tanya bu Retno semangkin antusias,namun ekspresinya dibuat seolah cemas.


''Iya kami sempat bertemu disana,jadi akhirnya makan bareng sama mereka,dan sejak dari situ Kinan berubah,gk mungkin kan dia cemburu dengan Lia,sementara pada saat itu juga ada Rendy disana.''ucap Aldi


''Cemburu,sepertinya memang Kinan sedang cemburu dengan Lia,''


Ucap batin bu Retno,sambil tersenyum penuh arti.


''Mungkin dia kecapean aja kali Al,sudahlah jangan terlalu dipusingkan,biarian aja! nanti dia juga baik sendiri.''ucap bu Retno

__ADS_1


Sedangkan dikamarnya Kinan sedang berdiri di dekat jendela,dan menatap kearah luar yang menampakan bunga-bunga yang ada disamping rumah,,tatapan matanya kosong, terlalu banyalnyang ia pikirkan,Kinan menghela nafas berat,ia mulai berpikir apakah ini adalah tantangan yang sebenarnya,bisakah ia melewatinya, sedangkan menakhlukan hati ibu mertuanya saja ia belum mampu,belum lagi permintaan sang ibu mertua yang meminta Aldi untuk menikah lagi, dan sekarang???,lalu bagai mana jika harus ditambah lagi masalah orang ketiga,pikirnya.


Tak lama pintu kamar terbuka,dan terlihatlah sosok suami yang sejak kemarin hingga tadi telah membuatnya kesal,namun Kinan tak ingin mengungkitnya,namun entah kenapa Aldi yang biasanya peka justru sekarang seolah seperti tak ingin mempermasalahkannya.


''Kamu sudah bangun,''ucap Aldi sambil memeluk Kinan dari bekakang


''Heem,''jawab Kinan tanpa ingin mengeluarkan suara.


''Dek,sebenarnya kamu kenapa sih?kok dari kemarin abang merasa kamu itu nyuekin abang deh.''ucap Aldi


''Mungkin cuma perasaan abang aja,''jawab Kinan sambil melepaskan pelukan tangan Aldi yang berada diperutnya.


''Apa kamu merasa cemburu saat abang bicara dengan Lia?''tanya Aldi hati-hati


''Menurut abang!" jawab Kinan


''Astaga dek,kok bisa-bisanya sih kamu merasa cemburu gitu sama Lia?dia itu cuma sepupunya Rendy,mana mungkin abang bisa sama dia.''jelas Aldi


Entah kenapa penjelasan yang Aldi berikan membuat Kinan tidak merasa puas.


''Bang, bukankah sepupunya Rendy itu juga seorang wanita ya?udah cantik ,kaya ,seorang perawat lagi.''ucap Kinan yang memberikan sindiran pada Aldi


''Ya tapi kan abang gk ada hubungan sama sekali dengan dia,jadi kamu jangan mikir yang aneh-aneh gitu lah dek.''ucap Aldi,yang mencoba memberi pengertian pada sang istri.


''Boleh aku tanya sesuatu sama abang?


''Kamu mau tanya apa hem?''ucap Aldi pada sang istri yang masih terlihat kesal.


''Apa abang pernah menyukai Lia?


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2