
Wati masuk kedalam rumah mertuanya dalam keadaan gontai.
''Wati,kamu kenapa nak?kok sejak datang ayah perhatikan lesu gitu?''tanya pak Pardi yang saat itu terlihat sedang bermain dengan cucunya.
''tidak apa-apa yah,''jawabnya
''Kevin,,sayang pulang yuk nak, emak mau masak ini,udah siang soalnya.''ucap Wati pada sang anak.
''Ndak mau,Avin mau sama tatek.''jawab Kevin dengan suara cadelnya.
''Udah gpp,kamu pulang aja,nanti biar ayah yang antar Kevin pulang.''ucap pak Pardi
''Baiklah,maaf ya yah merepoti,kalau gitu aku pulang dulu.''ucap Wati sambil melangkah menuju pi tu depan.
''Mana Kevinnya?''tanya bu Retno setelah Wati keluar dari rumah.
''Dia gk mau pulang bu,ayah bilang nanti ayah yang anterin kalau Kevinnya minta pulang.''jelas Wati
''Oh,yasudah kamu pulang aja kalau mau masak,nantikan ayah yang antar Kevin.''ucap bu Retno
''Iya bu,kalau gitu aku pulang ya.''ucap Wati sambil berlalu pulang.
Sedangkan ditempat lain,tepatnya didalam sebuah klinik terlihat seorang pria sedang mengobati seorang wanita paruh baya.
''Sudah selesai bu.''ucap Pria tersebut yang tak lain adalah Aldi.
''Terimakasih ya pak mantri,coba kalau tidak ada pak mantri tadi disana,mungkin orang itu akan lari begitu saja dari tanggung jawab.''ucap wanita paruh baya tersebut
''Bagai mana ceritanya ibu bisa keserempet motor itu?''tanya Aldi
''Tadi saya mau menyebrang jalan,awalnya saya sudah lihat kiri dan kanan jalan,namun tidak ada kendaraan yang lewat,tapi entah kenapa saat saya akan menyebrang tiba-tiba saja ada motor yang lewat, saat itu saya tidak bisa menghindar karna motor itu sangat kencang, dan akhirnya tanpa terelakkan saya pun keserempet motor tersebut.''jelas wanita tersebut panjang lebar
''Sekali lagi saya ucapkan terimakasih pada pak mantri kalau tidak ada bapak tadi mungkin saya tidak akan ada yang nolong.''ucap nya lagi
''Iya bu,itu juga karna kebetulan saja saya lewat dan melihat pemuda itu menyerempet ibu.''ucap Aldi
''Bang Al,ada pasien ya?''tanya Fitri yang tiba-tiba datang
__ADS_1
''Yang seperti kamu lihat,''jawab Aldi singkat
''Fit,sebaiknya kamu antar ibu ini sampai didepan,katanya suaminya sebebtar lagi datang ya kan buk?''tanya Aldi
''Iya,yasudah kalu gitu saya permisi dulu ya pak,sekali lagi saya ucapakan terimakasih
''Iya bu sama-sama,''jawab Aldi
Setelah mengantarkan ibu tersebut hingga sempat menunggu kedatangan suaminya tak lama Fitri kembali kedalam ruangan Aldi
''Bang Al,''panggil nya setelah kembali dari luar
''Kamu baru datang?mana mba Maya? apa hari ini dia cuti? tumbem belum datang jam segini?tanya Aldi beruntun.
''Aku gk tau bang,tapi sepertinya emang dia gk datang deh.''jawab Fitri,namun dalam hati ia tersenyum mendengar jawabannya sendiri,karna ia berpikir kalau Maya memang tidak datang,itu berarti ia punya banyak waktu berdua dengan Aldi,itu pun jika orang yang datang berobat tidak banyak.
''Bang gimana kabar ibu?,sudah lama aku tidak main kesana.''ucap Fitri basa-basi
''Alhamdulillah sehat,''jawab Aldi singkat sambil membenahi peralatan medisnya
''Oya,diluar apa belum ada yang datang untuk berobat Fit?''tanya Aldi
''Oh,kirain sudah jam sembilan.''ucapnya
Sebenarnya Aldi hanya mengalihkan obrolan saja,agar Fitri tidak kembali memulai aksinya,karna Aldi merasa sangat tidak nyaman saat diruangan tersebut hanya mereka berdua saja yang ada,ia takut Fitri akan kembali berbuat nekat,sebenarnya Aldi bisa saja memberhentikan Fitri dari klinik watu itu,tapi tidak adil rasanya kalau ia mencampurkan masalah kerjaaan dengan masalah pribadi,jadi Aldi memilih tidak memecat nya dari klinik namun ia tetap menjaga jarak dengan gadis itu.
''Fit,sebaiknya kamu lihat didepan apakah sudah ada yang datang apa belum,kalau sudah ada langsung saja kamu suruh masuk kedalam.''ucap Aldi
''Baiklah,''jawabnya lesu sambil melangkah kakinya keluar dari ruangan itu.
''Sialan,sepertinya bang Aldi memang sengaja menghindar dariku,sepertinya aku harus cari cara agar bisa kembali dekat sama dia.''
Ucap batin Fitri
Tak terasa jam sudah menunjukan pukul sepuluh pagi dikediaman wak Imah Kinan sedang membantu emak dan uwaknya itu untuk membuat adonan kue rencananya mereka akan membuat kue bugis,kue yang terbuat dari tepung beras dengan inti kelapa didalamnya.
''Kin,kau tau? kalau ingat waktu dulu resepsi nikahan mu itu,rasanya uwak masih geram sama mertuamu itu,sombong nya Nauzubillah,kalau uwak punya mertua kayak gitu udah uwak racuni.''ucap nya menggebu-gebu.
__ADS_1
''Mba ini ada-ada saja.''ucap mak Lasmi sambil menggelengkan kepalanya melihat kakak perempuannya itu
Sedangkan Kinan hanya tersenyum menanggapi ucapan uwaknya itu.
Sementara ditempat lain,tepatnya didalam klinik saat ini Aldi dan Fitri sedang melayani orang yang akan berobat,terutama para lansia yang didahulukan oleh mereka.
''Mbah,tadi kesini diantar sama siapa?apa anak atau cucunya mbah ada,biar saya berika obatnya pada anak mbah." ucap Aldi
"Sama anak, tapi lagi nunggu diluar." jawab sang nenek tersebut
"Fit, lebih baik kamu antar nenek ini sampai diluar, lalu berikan obat ini pada anaknya dan beritahu pada anaknya itu obatnya berapa kali harus diminum!" ucap Aldi.
"Iya bang," jawab Fitri
Dua jam kemudian,, saat ini semua pasien sudah selesai berobat, dan jam pun sudah menunjukan waktunya makan siang, kini saatnya Aldi dan Fitri istirahat makan siang.
"Bang kita makan siang bareng ya?"ucap Fitri
"Tapi...,,"
"Bang, ku mohon yayaya,,mau ya pliiss." ucap Fitri sambil memainkan puppy eyesnya.
Awalnya Aldi tidak mau, namun karna Fitri terus merengek padanya akhirnya dengan terpaksa Aldi pun mengiyakan ajakan nya,Fitri yang yang mendengar Aldi menyetujui keinginannya langsung melebarkan senyumnya.
''Terimakasih ya bang,terus hari ini kita makan dimana bang?''tanya Fitri terlihat antusias
''Dimana sajalah,asalkan bisa mengisi perut.''jawab Aldi malas
''Yasudah,kalau gitu kita makan di warteg depan saja gimana bang?''tanya Fitri
''Hem,''ucap Aldi tanpa berminat menjawab pertanyaan Fitri
Beberapa saat kemudian akhirnya mereka pun sampai diwarteg yang mereka tuju.
''Bang Aldi mau pesan apa?biar aku pesanin sekalian?''tanya wanita yang kini sedang duduk didepan Aldi tersebut
''Nasi soto aja,minumnya es teh manis,''jawab Aldi
__ADS_1
''Mba Sumi,''pesan nasi sotonya dua,terus es teh manisnya dua.''ucap Fitri pada pemilik warteg tersebut.
NEXT