Mertuaku Membenciku

Mertuaku Membenciku
Pasar Malam


__ADS_3

Sementara itu, dirumah kediaman bu Retno dan pak Pardi juga sudah terlihat sepi,hanya tinggal sepasang suami istri yang sedang duduk sambil menatap layar televisi,sedangkan Kinan dan Aldi sedang jalan-jalan mencari hiburan diluar rumah.


DITEMPAT LAIN..


Saat ini Aldi sedang mengendarai motor Nmaax miliknya, membelah jalanan perkampungan yang sedikit rusak,akibatnya Aldi harus sedikit memelankan laju motornya bersama sang istri .


''Bang kita mau kemana?''tanya Kinan yang sedikit berteriak karna mereka masih diatas motor.


''Jalan-jalan lah dek,masa mau dirumah terus,emangnya adek gk bosan apa?''ucap Aldi,dengan sedikit mengencangkan suaranya.


Kini motor yang ditumpangi Aldi sudah berhenti disebuat pasar malm yang ada dikampung tetangga,karna malam minggu jadi banyak muda mudi yang terlihat datang bersama pasangannya, ada juga yang terlihat membawa keluarganya.


''Udah lama juga aku gk liat pasar malam bang,ternyata rame juga ya,''ucap Kinan yang kini sudah turun dari motor.


Setelah parkir kemudian Aldi mengajak Kinan menuju permainan lempar gelang,ia membeli gelang sebanyak dua puluh ribu pada penjaga permainan tersebut,kemudian penjaga tersebut memberika gelang pada Aldi sebanyak sepuluh buah.


''Yuk kita main!" ucap Aldi mengajak Kinan,dan akhirnya mereka pun bermain lempar gelang.


''Bang aku juga mau coba dong,''ucap Kinan,lalu mengambil gelang tersebut dari tangan suaminya.


Dari sepuluh gelang yang mereka lempar akhirnya mereka berhasil mendapat sebuah boneka Teddy bear, dengan ukurang lumayan besar,,setelah itu kemudian mereka bermain dipermainan wahana baling-baling raksasa.


''Ini seru sekali bang, coba lihat bintang-bintang itu,sangat indah kan.''ucap Kinan sambil menunjuk bintang diatas langit yang cerah.


Sedangkan dikediaman Ningsih dan Tejo saat ini keduanya telah memadu kasih,keringat yang bercucuran diantara keduanya tak menghalangi kegiatan panas mereka. Tejo dan Ningsih terlalu larut dalam golora gairah yang menggebu,hingga mereka melupakan segalanya.Satu jam kemudian akhirnya kegiatan panas mereka pun selesai,yang diakhiri dengan lolongan panjang antara keduanya.


''Gila,ini benar-benar sangat nikmat dek,''ucap Tejo yang kini berbaring disebelah sang istri dengan nafas yang masih memderu.


''Iya bang,aku juga merasa sangat puas dengan senjata abang,sangat perkasa,''jawab Ningdih sambil tersipu malu.


''Oya,sejak kapan kamu punya pakaian berbahan jaring kayak gini dek?kok abang gk pernah liat kamu pakai ini?''tanya Tejo sambil mengambil lingerie milik Ningsih yang ada dibawah kakinya.


''Sebenarnya itu adalah kado pernikahan kita,aku sengaja simpan,habisnya aku malu makai nya.''jelas Ningsih jujur


''Benarkah?kalau gitu abang mau kamu tiap malam pakai ini ya kalau tidur! ucap Tejo


''Baiklah,tapi abang sudah gk marah lagi kan sama aku?''tanya Ningsih

__ADS_1


''Gk, gimana mungkin abang bisa marah berlama-lama sama kamu kalau servisannya memuaskan seperti ini,yang ada abang rugi.''ucap Tejo


''Oh,jadi abang memaafkan aku hanya karna servisan ku memuaskan aja gitu?''ucap Ningsih mendengus


''Ya bukan gitu juga dek,abang kan sayang sama kamu, abang itu hanya cemburu,habisnya kamu ngomongnya kayak gitu tadi siang buat abang kesal aja,udah pelanggan gk ada yang datang,ini istri malah ngasih ide promo seperti itu,,kan abang makin kesal.''jelas Tejo


''Hehe,iya-iya aku minta maaf karna udah bikin abang kesal.''ucap Ningsih


''Baiklah abang akan maafin adek dengan satu syarat.''ucap Tejo.


''Loh,kok pakai syarat segala?bukannya tadi udah dimaafin ya?karna servisannya memuaskan?


''Iya,tapi kalau adek bisa membuat abang lebih puas lagi abang akan nuruti apa yang adek inginkan.''ucap Tejo


''Beneran?gk bohongkan bang?''tanya Ningsih berbinar,dan Tejo mengangguk pasti


''Baikkah kalau gitu,''ucap Ningsih yang kembali memulai permainan,kali ini dia yang akan memimpinnya.


***


Setelah puas bermain permainan,Kinan dan Aldi langsung menuju warung bakso yang juga berada didalam area pasar malam tersebut.


''Mana coba!" ucap Aldi sambil minta Kinan menyuapinya.Dan dengan senang hati Kinan menyuapkan bakso miliknya ke dalam mulut Aldi.


''Iya bener ini enak sekali,apa lagi kalau nyuapinya langsung dari mulut kamu.''ucap Aldi,dan Kinan hanya tersenyum mendengarnya.


Saat mereka sedang asik bercanda,tiba-tiba terdengar suara seseorang memanggil nama Aldi.Sepasang sumai istri tersebut langsung menoleh pada asal suara itu.


''Rendy,kamu disini juga.''ucap Aldi setelah mengetahui siapa yang memanggilnya tadi


''Iya,''jawab Rendy sambil melirik pada Kinan yang saat itu duduk dihadapan Aldi.


''Hai Kinan,''sapanya


''Hai juga bang,sama siapa kesini?''ucap Kinan basa-basi,untuk menetralkan detak jantungnya,entah kenapa saat melihat Rendy Kinan kembali mengingat mimpinya lagi saat itu.


''Aku sama sepupuku Lia,tapi dia masih ada dikamar mandi yang ada disebelah sana.''jawab Rendy

__ADS_1


''Oya,mana dia?udah lama juga gk ketemu sama dia.''ucap Aldi yang tiba-tiba semangat membuat Kinan mengerutkan dahi.


''Abang kenal sama sepupu bang Rendy?ucap Kinan


''Kenal, dulu kami sering becanda kalau ketemu.''jawab Aldi antusias


Tak lama orang yang mereka bicarakan datang.


''Loh ada bang Aldi juga ternyata disini.''ucap wanita yang bernama Lia tersebut.


Lia adalah seorang perawat dirumah sakit tempat Rendy bekerja,selama ini Lia dan Aldi memang kenal baik setiap bertemu mereka juga sering bercanda,sebenarnya Aldi pernah sempat naksir dengan Lia,hanya saja waktu itu Lia sudah punya pacar,makanya Aldi memilih untuk mengubur perasaannya pada gadis itu.


''Hai Lia,sudah lama gk ketemu,gimana kabarnya?''tanya Aldi


''Sehat bang,abang sendiri gimana?''tanya gadis tersebut namun matanya sambil melirik kearah Kinan.


''Abang juga sehat.''jawab Aldi.


''Eekkhhem,,''ucap Kinan yang sengaja berdehem dengan kuat,sebagai kode karna sejak tadi suaminya itu seperti telah melupakannya.


''Oya Li,kenalin ini Kinan istri abang.''ucap Aldi yang akhirnya memperkenalkan Kinan dengan Lia


''Oh,ini istri abang ya,''ucap Lia sambil memperhatikan Kinan dari atas sampai bawah.


''Iya saya istrinya perkenalkan nama saya Kinanti,panggil saja Kinan!''ucap Kinan memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya.


''Namaku Lia Indriyani panggil saja Lia!" ucapnya sambil membalas jabatan tangan Kinan.


''Oya sepertinya mejanya semua penuh,apa boleh kami bergabung dengan kalian disini?''tanya Lia sambil menatap kedua pasangan yang ada didepannya tersebut.


''Ya tentu saja,silahkan duduk!" jawab Aldi


''Apa kamu tidak keberatan Kinan?''tanya Lia karna ia melihat istri dari Aldi itu hanya diam.


''Ya tentu saja boleh.''jawab nya dengan tersenyum.


Skip..

__ADS_1


Tak terasa jam sudah menunjukan pukul sepuluh malam,saat ini sepasang suami istri tersebut sedang dalam perjalanan menuju tinggalnya yang terletak tidak jauh dari kampung yang mereka datangi.


TBC


__ADS_2