Mertuaku Membenciku

Mertuaku Membenciku
Bumbu Rumah Tangga


__ADS_3

Kinan menatap Aldi yang saat itu berdiri didepan pintu,namun saat Kinan hendak memanggil nya,Aldi lebih dulu masuk kedalam rumah.Melihat suaminya masuk begitu saja,Kinan pun akhirnya mengikuti sang suamih masuk kedalam rumah,sedangkan Wati sendiri tersenyum sinis melihat Kinan yang tak diperdulikan oleh Aldi,karna Wati tau kalau adik iparnya itu sedang marah pada istrinya,karna pergi tanpa ijin,dan siapa lagi yang memberitahukan hal tersebut kalau bukan ibu mertuanya.


''Al,kamu dari mana?''tanya bu Retno,namun saat bu Retno hendak bertanya lagi tiba-tiba bu Retno melihat Kinan memasuki rumah.


''Oh,ternyata menantu dirumah ini sudah pulang rupanya.Ingat rumah juga kamu?!" ucap bu Retno yang selalu berbicara pedas pada sang menantu.


''Buk,''sapa Kinan sambil mencium takzim tangan ibu mertuanya.


''Dari mana saja kamu,jam segini baru pulang?''tanya bu Retno,sedangkan Aldi semenjak masuk kedalam rumah ia juga langsung menuju kamarnya.


''Dari rumah emak bu,ada acara nikahan saudara disana bu,makanya pulangnya agak telat.''jelas Kinan.


''Saya tidak mau tau apa pun alasannya itu,saya hanya tidak suka kalau putra saya tidak diurus oleh istrinya,atau jangan-jangan kamu sudah mulai bosan ya sama Aldi?''ucap bu Retno.


''Bu,kenapa ibu berbicara seperti itu?tidak pernah sedikitpun aku berpikiran seperti itu buk.''ucap Kinan


''Heeleeh,,gk usah ngeles kamu,sudahlah sebaiknya kamu urus anak saya! atau kalau tidak,maka saya akan menyuruh Fitri yang mengurus Aldi.''ucap bu Retno sambil tersenyum sinis.


Kinan mencoba meredam rasa amarah dihatinya, saat sang ibu mertua mengatakan hal-hal yang selalu membuat hatinya sakit, sebenarnya ingin sekali dia menjawab ucapan ibu mertuanya itu,tapi ia tak mau masalahnya akan semangkin panjang lagi.Lagi puka swbelum menikah emak Kinan yaitu Lasmi, perna berpesan padanya,walau pun ibu mertuanya itu tidak menyukainya,namun jangan pernah ia membantah,apa lagi menjawab kasar ucapan sang ibu mertua,dan tanpa menjawab lagi Kinan pun akhirnya langsung masuk kedalam kamarnya, setelah membuka pintu Kinan mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan dan saat itu pula ia mendapati suaminya sedang berdiri di depan jendela yang ada disudut ruangan.


''Bang,''panggil Kinan sambil melangkah kan kakinya mendekati suaminya tersebut.

__ADS_1


''Bang Aldi,''panggil Kinan lagi


''Hm,''jawab Aldi tanpa menoleh pada Kinan


''Bang lihat aku bang! abang marah sama aku?''tanya Kinan yang kini sudah berada dihadapan suaminya.


''Buat apa abang marah sama kamu,abang sadar mungkin kamu hanya ingin membalas perbuatan abang yang tadi pagi,abang sadar kalau abang telah mengingkari janji abang sendiri karna sudah membonceng Fitri tadi pagi.''ucap Aldi,sambil menatap wajah istrinya.


''Bang! kok bang Al ngomongnya gitu sih,aku gak ada niatan ingin membalas abang, hanya karna telah membonceng Fitri tanpa seijin aku,ya walau pun jujur aku kecewa.Bang, kita ini suami istri,kita sudah lama bersama,apa abang masih tidak bisa menilai seperti apa aku?apa lagi sebelum menikah kita sudah menjalin hubungan selama dua tahun,apa itu masih belum cukup buat abang mengetahui sifat ku? apa ternyata selama ini hanya aku yang hanya memahami kamu bang? abang juga tau kan, aku sama sekali tidak pernah mempermasalahkan apa pun,selama aku hidup bersama abang,jadi sekarang kenapa abang bisa berkata seperti itu.''ucap Kinan


''Maaf kan abang,abang hanya kawatir sama kamu,nomormu juga tidak bisa dihubungi,abang takut terjadi sesuatu sama kamu dek, seharian ini kamu juga tidak ada memberikabar pada abang,bahkan saat hendak kerumah emak pun kamu tidak bilang,abang pikir kamu marah karna kejadian tadi pagi.''jelas Aldi


''Sekarang aku tanya sama abang,kalau misalnya waktu itu aku melarang abang saat ibu menyuruh bang Al untuk berboncengan dengan Fitri, apa abang mau mendengarkan aku?''tanya Kinan sambil menatap wajah suaminya


Entah Aldi sadar atau tidak,yang jelas ucapan nya barusan semangkin melukai perasaan Kinan.


''Jadi maksud abang? aku ini penyebab abang menjadi anak pembangkang pada ibu,begitu kah?''tanya Kinan yang masih menahan rasa sesak di dada nya.


''Bu-bukan begitu maksud abang dek,''ucap Aldi yang merasa telah slah bicara.


''Bukan abang bilang? bang,secara tidak langsung abang telah mengatakan kalau karna akulah abang menjadi anak yang tega melawan pada orang tua,iya kan bang?''ucap Kinan,kini air matanya sudah mengalir tanpa permisi,Kinan mengusap kasar, setelah itu ia segera meninggalkan Aldi menuju kamar mandi tanpa menunggu jawaban Aldi.

__ADS_1


Aldi menatap nanar pada pintu kamar mandi yang kini sudah tertutup rapat.


''Bodoh sekali aku,kenapa aku bisa ngomong seperti itu sama Kinan,pasti dia sangat sedih.''gumam Aldi yang menyesali ucapannya sendiri.


Sedangkan didalam kamar mandi Kinan menghudupkan kran air dengan deras,agas suara tangisannya tidak dapat terdengar oleh Aldi.Kinan sungguh tidak menyangka,kata-kata itu akan keluar dari mulut suaminya.Air matanya pun sudah tak bisa dibendung lagi, sudah hampir tiga puluh menit berlalu,namun Kinan masih terisak didalam kamar mandi,sedangkan dikamar Aldi terus mondar-mandir didepan pintu kamar mandi,ia mulai cemas dengan keadaan Kinan didalam sana.


''Kenapa Kinan lama sekali didalam,apa yang dia lakukan,biasanya juga hanya lima belas menit,tapi ini sudah hampir setengah jam.''gumam Aldi sambil terus memperhatikan pintu kamar mandi tersebut.Karna takut terjadi sesuatu akhirnya Aldi memelih untuk memanggil sang istri.


Tok-tok-tok


Kinan,kamu masih didalam?kenapa lama sekali dek,cepat buka pintunya! abang mau kekamar mandi.''ucap Aldi beralasan,padahal dia hanya ingin agar sang istri cepat keluar.Dan benar saja tak lama terdengar suara pintu terbuka.


''Dek,''panggil Aldi saat melihat Kinan keluar dari kamar mandi.


Kinan tak memperdulikan panggilan suaminya,ia terus melangkah menuju tempat tidurnya,dan ternyata Aldi pun ikut dibelakangnya.


''Dek,apa kamu marah sama abang?maafin abang yang sudah ngomong seperti itu.''ucap Aldi menyesal.


''Sudahlah bang,sebaiknya abang istirahat,karna besok abang juga harus kerja kan.''ucap Kinan, yang saat itu tidur dengan posisi memunggungi suaminya.


Aldi tau kalau saat ini istrinya itu sedang marah,mungkin sebaiknya besok saja dia akan membicarakan ini lagi dengan istrinya.

__ADS_1


NEXT-


__ADS_2