Mertuaku Membenciku

Mertuaku Membenciku
Bisa Gawat Kalau Sampai Hamil!


__ADS_3

Saat dikamar Aldi dan Kinan asik memadu kasih,bu Retno baru saja keluar dari kamar nya sambil menggerutu.


''Ih ayah ini disuruh liat pintu aja gk mau,''gumam bu Retno sambil melangkahkan kakinya menuju pintu depan untuk memastikan lagi pintu tersebut sudah terkunci apa belum,karna keduanya memang lupa tadi sudah menguncinya atau belum,dan untuk memastikan akhirnya bu Retno membangunkan suaminya untuk mengecek pintu depan tersebut,namun pak Pardi malah menyuruh sang istri yang melihatnya dan akhirnya mau tak mau terpaksa bu Retno keluar dari kamar untuk mengeceknya.


Saat melewati kamar milik Kinan dan Aldi samar-samar bu Retno seperti mendengar suara,namun ia tak terlalu menghiraukan karna mungkin itu efek ia baru bangun tidur.


''Ternyata sudah dikunci,ku kira belum.''gumam bu Retno sambil kembali melangkahkan kakinya menuju kamar,namun saat kembali melewati kamar anaknya samar-samar bu Retno kembali mendengar suara.


''Suara apaan ya,sepertinya dari dalam kamar Aldi.''gumam bu Retno yang masih belum konek,karna merasa penasaran akhirnya bu Retno menempelkan telinganya pada daun pintu kamar tersebut.


Bu Retno melebarkan mata dan mulutnya saat mendengar suara yang sangat jelas ditelinganya yang ternyata itu adalah suara desa*han dari anak dan menantunya tersebut.


''Astaga,mereka ternyata sedang main kuda-kudaan,kenapa suaranya sampai seperti itu kayak orang bengek aja,emangnya Kinan diapain sama Aldi,duuh...ini gk bisa dibiarkan bisa-bisa aku tidak jadi punya mantu perawat kalau sampai Kinan hamil.''gumam bu Retno.


Jam sudah menunjukan pukul dua dini hari namun bu Retno masih belum dapat memejamkan matanya,ia terus membokak balikan badannya untuk mencari posisi yang nyaman untuk tidur namun masih tak bisa menemukannya,sebenarnya yang jadi alasan utamanya adalah Kinan,ia takut kalau sampai Kinan hamil kalau terus seperti ini,bagai mana bisa nantinya ia menjodohkan Aldi dengan seorang perawat,pikirnya.


KEESOKAN PAGINYA


Tok-tok-tok


Kinan bangun! sudah siang gini masih tidur aja,pasti gara-gara tadi malam begadang itu.''gerutu bu Retno diakhir kalimatnya.


Sedangkan didalam kamar,Kinan tersentak karna mendengar suara ibu mertuanya dari luar pintu,kemudian ia menatap jam yang ada didinding kamarnya yang sudah menunjukan pukul enam pagi.


''Astaga aku kesiangan.''gumam Kinan sambil menepuk jidatnya.


''Kinan bangun! sudah siang gini, emangnya kamu gk masak?!" sungut bu Retno lagi


''I-iya buk,sebentar lagi aku keluar.''jawab Kinan dari dalam kamar.


Dua puluh menit kemudian Kinan keluar dari kamarnya dengan keadaan rambut basah yang dililit handuk diatas kepalanya,bu Retno menatap sinis pada menantunya itu.


''Makanya pasang alrm biar gk kesiangan,Aldi sudah bangun belum? cepat sana kamu bangunin saja dia biar ibu yang siapain sarapan hari ini.''ucap bu Retno sambil berlalu.

__ADS_1


Kinan menghela nafas berat,kemudian segera melangkahkan kakinya kembali masuk kedalam kamar untuk membangunkan suaminya.


''Bang bangun udah siang! bang bangun!" panggil Kinan lagi.


''Apa sih dek,abang masih ngantuk ini,bentar lagi ya,''ucap Aldi tanpa membuka matanya,kemudian menarik kembali guling yang ada disampingnya.


''Bang iih,bangun! udah hampir jam tujuh loh,emang abang gk kerja?''ucap Kinan,dan akhirnya mau tak mau Aldi membuka matanya padahal rasanya ia masih sangat mengantuk.


Tiga puluh menit kemudian..


Setelah Aldi berangkat kerja,bu Retno langsung memanggil Kinan.


''Iya bu,ada apa?''tanya Kinan setelah duduk dihadapan sang ibu mertua


''Kamu ini gimana sih,kalau jadi istri itu yang bertanggung jawab dong,sudah siang masih aja molor,gk ingat apa,suami kerja? emang kamu sudah mulai bosan ya menjadi istri Aldi?''tanya bu Retno,yang selalu mencari celah kesalahan sang menantu.


''Maaf bu,tadi malam aku gk bisa tidur makanya jadi kesiangan.''jawab Kinan


Ucap batin bu Retno


''Sekali lagi saya liat kamu kayak gini,jangan salahkan saya jika akan ada calon pengantin baru buat Aldi nantinya.''ancam bu Retno,setelah itu ia meninggalkan Kinan yang masih membeku disana.


***


Sedangkan Aldi sudah sampai di klinik miliknya,ia mengedarkan pandangannya saat melihat klinik yang masih sepi.


''Kok sepi,mba Maya dan Fitri apa belum datang.''gumam Aldi sambil turun dari motornya.


Aldi melangkahkan kakinya menuju teras klinik,namun tiba-tiba ada suara seorang wanita yang memanggilnya.


''Bang Al,panggil wanita tersebut yang tak lain adalah Maya.


''Loh mba,habis dari mana?kok pintu kliniknya masih dikunci,apa mba Maya juga baru datang?''tanya Aldi

__ADS_1


''Bukan bang,aku dan Fitri tadi habis nolongi orang yang kecelakaan didepan sana,namun karna parah,Fitri dan beberapa orang warga akhirnya membawa korban tersebut kerumah sakit.''jelas Maya


''Kecelakaan di persimpangan depan lagi?''tanya Aldi nemastikan


''Iya bang,kecelakaan tunggal, orangnya gk sadarkan diri,kepalanya juga mengeluarkan banyak darah,makanya mereka langsung membawanya kerumah sakit,ya walau pun sedikit jauh,tapi tidak mungkin juga kami mengambil resiko dengan Fitri, takutnya malah jadi fatal lagi,sedangkan korban terus mengeluarkan darah segar.''jelas Maya


''Iya mba Maya benar,kita tidak boleh sembarangan menangani korban,takutnya bisa salah nanti,apa lagi peralatan diklinik kita tidak memadai seperti dirumah sakit yang memang lengkap.''ucap Aldi


DITEMPAT LAIN..


Saat ini dibengkel milik Tejo hanya ada dua orang pelanggan yang sedang menyervis motor milik mereka,itu pun pelanggan setianya.


''Gimana nih bang,kalau tiap hari sepi pelanggan bisa-bisa bengkel kita tutup,''ucap Aril salah satu mekanik yang membantu Tejo dibengkelnya.


''Kau benar Ril,kita bisa rugi,''jawab Tejo


''Emangnya disana servisannya bagus sekali ya sampai-sampai bisa banyak begitu yang datang kesana?''tanya Tejo,tang memang sempat melewati bengkel baru tersebut tadi pagi untuk berbelanja beberapa barang untuk keperluan bengkelnya.


Kalau menurutku biasa aja,tapi yang bikin luar biasa itu adalah servis pemandangan bang,''ucap Aril membuat Tejo mengerutkan keningnya karna merasa bingung dengan ucapan Aril


''Maksudmu apa Ril?


''Abang tau kenapa bengkel mereka bisa seramai itu?''tanya Aril


''Ya mana aku tau,mungkin karna sevisan mereka yang bagus kali makanya ramai.''jawab Tejo


''Abang salah,itu bengkel makanya ramai kaena ada cewek sek*si nya yang ikut membantu jadi montirnya.''ucap Aril


''Maksudmu mekanik mereka seorang perempuan sek*si? ucap Tejo.


''Iya bang,ceweknya bohai sekali,apa lagi body nya kayak gitar spanyol.''jawab Aril


TBC

__ADS_1


__ADS_2