
Terlihat Aldi berjalan menuju kediaman Tejo,menyusul Kinan yang saat itu terlihat sedang berbicara dengan Tejo
''Gimana,ada ibu disini dek?''tanya Aldi setelah sampai dirumah Tejo.
''Ibu gk ada disini Al, sebenarnya apa yang terjadi pada ibu?''tanya Tejo yang merasa bingung melihat adik dan adik iparnya seperti khawatir pada ibu.
''Sebaiknya kita bicara dirumah ayah,aku akan jelaskan semuanya.''ucap Aldi yang diangguki oleh Tejo,
Sedangkan diteras rumah, ayah sedang duduk bersama Toni dan Wati,mereka juga merasa khawatir karna mendengar sang ibu menghilang tak tau kemana.
Saat ini mereka semua sedang berkumpul dikediaman orangtua mereka,untuk membahas apa yang telah terjadi,kecuali Ningsih,karna ia harus mengantarkan Rara kesekolah.
''Aldi tolong kamu jelaskan sebenarnya apa yang terjadi,dan kenapa ibu tiba-tiba tidak ada dirumah,kemana dia?''tanya Tejo beruntun.
Aldi menarik nafas dalam,kemudian membuangnya perlahan.
''Sebenarnya tadi malam.....,,bla-bla-bla
''Jadi begitulah ceritanya, sebenarnya aku sama sekali tidak bermaksud untuk membuat ibu sedih, atau pun menyinggung perasaan ibu, aku hanya ingin ibu tidak berbicara sembarangan tentang mak Lasmi,itu saja.''ucap Aldi sendu,ia benar-benar tidak menyangka kalau kata-katanya akan membuat ibunya pergi dari rumah.
Dalam hati Wati tersenyum sinis,ia mengambil kesimpulan, bahwa penyebab ibu kabur dari rumah adalah Kinan,dan ini membuat Wati semangkin mudah untuk menyingkirkan adik iparnya itu.
''Ya walaupun maksudmu itu baik,tapi tetap saja akan menyinggung perasaan ibu, buktinya sekarang ibu pergi setelah mendengar ucapanmu,sebab ibu pasti sangat merasa sakit hati karna ucapanmu,dan itu karna dia!'' tunjuk Wati pada Kinan yang saat itu berdiri dibelakang Aldi.
''Dek,kamu jangan semangkin memperkeruh keadaan dong.''ucap Toni
''Ya tapi semua ini kan benar bang.''jawab Wati yang tak ingin disalahkan.
Hening beberapa saat,pak Pardi juga sejak tadi hanya diam tanpa ingin mengucapkan sepatah kata,ia sungguh tidak menyangka kalau sang istri akan tega meninggalkan rumah,dan juga meninggalkannya sendiri.
''Sebaiknya kita cari ibu!''ucap Toni yang diangguki oleh yang lainnya termasuk Kinan.
''Tidak! sebaiknya kamu dirumah saja Kinan! biar kami saja yang mencarinya.''ucap pak Pardi,membuat semua orang yang berada disana menatap kearah sang ayah.
''Kenapa menatap ayah,cepat cari ibu kalian!'' sambungnya lagi,sambil melangkahkan kakinya menuju halaman rumah.
Melihat sang ayah berjalan menuju halaman yang lainnya pun langsung menyusulnya.
__ADS_1
''Hari ini abang akan ikut mereka mencari ibu,abang sangat merasa bersalah pada ibu,kalau sampai terjadi sesuatu pada ibu, abang tidak akan memaafkan diri abang sendiri.''ucap Aldi sendu
Kinan yang melihat suaminya bersedih,jadi ikut merasa bersalah,karna secara tidak lsngsung dirinyalah penyebab kesedihan suaminya itu,Kinan juga tidak menyangka kalau ibu mertuanya itu akan nekat pergi dari rumah.
''Abang jangan sedih,aku yakin ibu pasti baik-baik saja,sekarang lebih baik abang ikut mereka untuk mencari ibu,nanti kalau ibu tiba-tiba pulang aku akan kabari abang.''ucap Kinan.
''Baiklah,kalau gitu abang pergi dulu.''
''Iya,hati-hati bang!
Setelah kepergian Aldi,Kinan kembali teringat ucapan ayahnya,yang tiba-tiba melarangnya ikut.
''Apa ayah juga menyalahkan aku atas kepergian ibu.''gumam Kinan,sambil menatap lurus kedepan.
DITEMPAT LAIN..
Saat ini bu Retno sedang duduk bersantai diatas sofa sambil menonton tv,tangannya terus mengotak atik remot tv mencari saluran yang ingin ia tonton,namun sepertinya tidak ia temukan saluran yang ia inginkan.
''Huuff,bosan sekali rasanya sendirian,nak Lia juga sedang bekerja,kira-kira ayah dan anak-anak nyariin ibu gk ya?''gumam bu Retno,sambil memikirkan anak-anak,suami dan cucunya.
Sementara itu,Aldi dan yang lainnya juga sedang mencari keberadaan sang ibu yang tak tau rimbanya,bahkan ketempat yang biasa ia datangipun tak ada.
''Duuh,,ibu kemana sih,nyusahin aja.''gumam Wati,sambil terus mencari keberadaan sang ibu mertua.
''Wati,apa ibu sudah pulang kerumah?''tanya seseorang yang ternyata adalah Ningsih,yang baru pulang dari sekolahan Rara,ia melihat Wati berdiri dipinggir jalan,sambil matanya terus menyapu seluruh jalanan pasar,dan akhirnya ia pun menyapanya.
''Masih belum mba,ini saja aku ayah dan yang lainnya masih mencari keberadaan ibu yang tak tau dimana.''jelas Wati.
''Kamu sudah mencari ibu dirumah teman-temannya?''tanya Ningsih lagi
''Sudah mba,bang Toni sudah mencarinya kerumah teman-teman yang biasa didatangi ibu,namun tidak ada satu orang pun yang tau keberadaan ibu.''jawab Wati
''Kira-kira ibu kemana ya?dan kenapa ibu bisa pergi dari rumah,apa kamu tau sebabnya?''tanya Ningsih
''Semua karna Kinan,jadi gini ceritanya.....
Dan akhirnya Wati pun menceritakan kejadian yang sebenarnya pada Ningsih.
__ADS_1
''Jadi gitu ceritanya mba.''ucap Wati setelah selesai menceritakan kejadian yang sebenarnya seperti yang diceritakan Aldi tadi pada mereka.
''Tapi itu bukan kesalahan Kinan sepenuhnya,kalau menurutku ibu juga sudah keterlaluan jika berkata seperti itu mengenai emak nya Kinan,''ucap Ningsih
''Kok mba Ningsih jadi belain Kinan sih,males banget dengarnya.''
Ucap batin Wati, yang merasa kesal dengan ucapan Ningsih karna membela Kinan
Sedangkan ditempat lain,terlihat Aldi sedang duduk di kursi yang ada didepan sebuah kedai,karna merasa haus akhirnya Aldi mampir untuk sekedar membeli minuman dingin.
''Bu,ibu dimana sekarang?kenapa ibu pergi dari rumah,tolong kembalilah,aku minta maaf karna sudah membuat ibu sakit hati.''
Batin Aldi,ia sangat menyesali kata-katanya pada sang ibu,sebab karna kata-katanyalah ibunya pergi dari rumah.
Drreett..dreeett....
Terdengar suara ponsel Aldi berdering,dengan cepat Aldi meraih ponselnya yang berada didalam saku celananya.
''Fitri,''gumam Aldi.
''Ya hallo Fit?
''Bang, kok abang belum datang ini sudah jam sembilan,apa abang gk masuk?''tanya si penelpon diseberang sana
''Iya,hari ini aku gk bisa datang,karna ada urusan mendadak,maaf aku lupa ngabari kamu,apa yang ingin berobat sudah ada yang datang?''
''Sudah, ada dua orang,tapi katanya hanya ingin kontrol saja,,makanya aku hubungi bang Al,tapi kalau untuk berobat karna sakit kayaknya belum ada.''
''Oh gitu,,tolong kamu sampaikan saja maafku pada mereka ya,karna hari ini aku ada urusan jadi gk bisa datang,''
''Baiklah,akan aku sampaikan.''
Kliiikk...
''Maaf,mas,buk, sepertinya mantri kita hari ini tidak bisa datang,karna ada urusan mendadak,jadi sebaiknya mas dan ibunya besok saja datang lagi!
NEXT
__ADS_1