Mertuaku Membenciku

Mertuaku Membenciku
Merasa Bersalah


__ADS_3

Sepanjang perjalanan ia terus teringat omongan kakak iparnya itu.


''Huuff,,aku harus menemukan ibu,kalau nanti ketemu aku akan melakukan apa saja yang diinginkannya.''ucap Kinan,namun ia tak sadar kalau ucapannya tersebut akan membawa bencana kedepannya bagi kehidupan rumah tangganya.


Kinan berjalan tanpa tujuan,ia terus menyusuri jalanan,sesekali matanya mencari-cari disetiap sudut tempat yang ia lewati,berharap akan menemukan sang ibu mertua.


DITEMPAT LAIN..


Saat ini terlihat Rendy dan Lia keluar dari ruangan oprasi,terlihat wajah lelah dari keduanya meski begitu mereka sangat puas dan juga senang,karna oprasi mereka berjalan dengan lancar.


''Aku sempat deg-degan tadi diruang oprasi,untung saja janin dan ibunya kuat.''ucap Lia


''Iya,ibunya juga sangat sabar,''sambung Rendy,dalam hati ia berpikir betapa berat perjuangan seorang ibu untuk melahirkan anaknya kedunia,hingga nyawa taruhannya,dalam hati ia berjanji jika Aldi menikah dan mempuanyai anak nanti ia tak akan pernah menyia-nyiakan mereka.


''Heii,kok melamun?''tegur Lia,setelah mereka berada didepan ruangan Aldi


''Ah,tidak,hanya saja aku berpikir jadi wanita sangat lah berat,apa lagi saat berjuang melahirkan anak mereka,dan aku sangat kagum dengan wanita yang selalu berjuang untuk anaknya.''jelas Rendy


''Iya,abang benar,makanya kalau nikah nanti abang jangan pernah menyia-nyiain pasangan abang.''ucap Lia,membuat kening Rendy berkerut.


''Kamu itu ngomong apa sih,kamu kira abang tipe laki-laki yang tidak bertanggung jawab? ini-nih,,kebanyakan nonton sinetron ikan terbang.''sindir Rendy,yang memang mengetahui kalau adik sepupunya itu memang sering nonton sinetron.


Sedangkan Lia hanya mencebik saat abang sepupunya itu menyindir dirinya.


''Mmmm,,bang ada yang ingin aku bicarakan sama abang.''ucap Lia sambil menatap wajah Rendy


''Apa?kok kayaknya serius sekali?sebaiknya kita ngobrolnya didalam saja.''ucap Rendy sambil membuka pintu ruangannya.


''Sebenarnya ada apa?''tanya Rendy sambil memberikan minuman kaleng pada adik sepupunya itu, yang baru ia ambil dari dalam kulkas mini yang terdapat disudut ruangan tersebut.


''Terimakasih bang,''ucap Lia sambil meraih minuman tersebut.


''Abang tau,saat ini bu Retno sedang berada di kosan milik temanku.''ucap Lia sambil meneguk minuman kaleng yang sudah ia buka sebelumnya.


Aldi menatap Lia dengan kering berkerut,ia tidak mengerti maksud dari ucapan adiknya itu.


''Maksud kamu apa?kalau ngomong itu yang jelas!" ucap Rendy sambil kembali meneguk minuman kaleng miliknya.

__ADS_1


''Maksudku bu Retno ibunya bang Aldi sekarang tinggal dikosan milik Nita,karna dia kabur dari rumah.''jelas Lia


Rendy yang sedang minum hampir saja tersedak,untung minuman tersebut sudah melewati tenggorokannya, coba kalau tidak sudah dipastikan minumannya itu akan ia semburkan keluar.


''Kamu serius Li?''tanya Rendy yang kini menatap pada Lia


''Buat apa aku bohong mengenai masalah seperti ini,jadi gini ceritanya....


''Abang sudah paham kan sekarang?''ucap Lia setelah menceritakan kejadian sebenarnya.


''Terus apa rencanamu?tidak mungkin kamu akan terus menyembunyikan ibunya Aldi,''


''Aku belum tau bang,tapi aku ada rencana sih,akan membujuk bu Retno sekali lagi,tadi siang aku juga sempat ketemu bang Aldi dijalan,dia juga menceritakan masalah ibunya yang pergi dari rumah,sebenarnya aku sangat kasihan sama bang Aldi,dia juga terlihat kelelahan,''ucap Lia sambil menopang tangan didagunya.


''Kamu suka sama Aldi?''tanya Rendy santai,membuat Lia menatap kearah abangnya itu


''Udah ngaku aja,kelihatan kali.''sambung Rendy lagi.


Lia menghela nafas berat.


''Iya,tapi itu dulu bang,sekarang dia sudah menikah,tidak mungkin bagiku untuk merebut dia dari istrinya,dan aku juga bukan pelakor.''ucap Lia tegas


''Bang,walaupun aku menyukainya,namun tidak mungkin bagiku menyatakan cinta terlebih dahulu pada seorang laki-laki,gengsi dong.''jawabnya


''Iya,kebanyakan gengsi jadinya gigit jarikan..''seru Rendy


''Mungkin karna kami memang tidak berjodoh.''jawabnya lagi


Kalau mengenai ibunya Aldi,,saran abang sih,sebaiknya kamu beritahukan sama Aldi kalau sekarang ibunya itu ada bersamamu,kasian dia, pasti keluarga mereka juga kebingungan mencari keberadaan bu Retno.


''Tapi aku sudah berjanji pada bu Retno kalau aku tidak akan mengatakan pada siapapun kalau beliau ada bersamaku.''ucap Lia


''Kalau kamu tidak bisa,biar abang saja yang memberitahukan tentang bu Retno pada mereka.''ucap Rendy


''Tidak,biar aku saja yang memberitahukannya pada mereka.''


''Baguslah kalau gitu.''

__ADS_1


*


*


*


Jam dinding sudah menunjuk pukul delapan malam,saat ini Kinan,Wati dan Ningsih sedang berada diteras rumah.


''Sudah semalam ini,somoga saja pulang nanti mereka datang bersama ibu.''ucap Ningsih


''Emangnya nenek kemana mak?''tanya Rara,karena melihat kedua orangtuanya sibuk mencari neneknya sejak tadi siang.


''Nenek sedang berada dirumah temannya,sudah sana sebaiknya kamu main sama Kevin didalam!" ucap Ningsih pada putrinya,tidak mungkin ia memberitahukan yang sebenarnya pada Rara kalau neneknya itu pergi dari rumah,bisa panjang pertanyaannya nanti kalau sampai dia tau,pikir Ningsih.


Waktu sudah menunjukan pukul sembilan malam,namun belum ada tanda-tanda Aldi dan yang lainnya pulang.


''Mereka lama sekali sih,kalau memang tidak ketemu kenapa tidak pulang saja dulu,besok baru cari lagi.''gerutu Wati yang sudah merasa jenuh menunggu kepulangan suami dan yang lainnya.


''Mba,kenapa ngomong begitu?mana tau mereka sudah berhasil menemukan ibu,tunggu saja sebentar lagi''ucap Kinan


''Mba Ning,kita pulang saja yuk,aku sudah ngantuk,nanti kan mereka memberitahu kita kalau ibu memang sudah ketemu.''bujuk Wati,tanpa memperdulikan ucapan Kinan.


''Kalau kamu mau pulang,ya pulang saja,biar aku dan Kinan yang nunggu mereka.''jawab Ningsih


''Ck,yasudahlah aku tunggu sebentar lagi.''jawab nya sambil kembali mendaratkan bo*kongnya diatas kursi


Tak lama,terlihat pak Pardi dan ketiga putranya pulang dengan mengendarai motor masing-masing,,pak Pardi dan yang lainnya turun dari motor,dengan langkah gontai Aldi berjalan mendekati istrinya yang saat itu berdiri diteras untuk menyambut mereka.


''Ketemu??''tanya Kinan,sebenarnya dia tau jawabannya,karna jelas-jelas mereka tidak bersama bu Retno,namun Kinan hanya ingin memastikan lagi.


Aldi menggelengkan kepala,tanpa ingin menjawab ucapan sang istri.


''Abang rindu ibu dek,dimana ibu sekarang?abang gk tau, apa dia baik-baik saja sekarang.''ucapnya lirih


''Sudahlah Al,abang yakin dimanapun ibu berada dia pasti akan baik-baik saja.''sambung Tejo menguatkan adik bungsunya tersebut


''Makanya kalian kalau ngomong sama ibu dipikir dulu,coba lihat sekarang kita tidak tau keberadaan ibu sekarangkan ? dan itu semua karna ucapan kalian!''seru pak Pardi

__ADS_1


NEXT


DUKUNG SELALU KARYA AUTHOR YA, DAN JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN DISETIAP EPISODENYA 🤗😘


__ADS_2