
Hari ini kita berdua sudah siap dengan semua koper dan keperluan kita selama liburan dan sekaligus bulan madu yang panjang. sejak kemarin aku selalu gagal untuk mengatakan semuanya pada Taeyong.
aku putuskan hari ini.. sebelum berangkat ke bandara, aku akan mengatakan padanya tentang kondisiku.
" .... " aku datang menghampiri Taeyong yang masih mengecek berkas-berkas kantornya sebelum sekretarisnya datang mengambil surat-surat pentingnya.
" apa semua sudah siap ?" tanyanya santai dengan mata yang masih melihat berkas dengan serius
" hmm.. Tae.. " panggilku mulai serius padanya dan duduk disampingnya tapi taeyong masih menyibukkan dirinya dengan berkas yang dia baca
" ada apa ? " tanyanya lagi santai
" maafkan aku.. Tae.. sebenarnya.. dokter.. bilang.. katanya.. aku... " entah mengapa aku semakin gugup harus bagaimana mengatakannya
" .... " Taeyong terdiam dan menatapku sedih, semua berkas-berkas nya ia simpan di meja dan dengan cepat Taeyong memelukku erat
" tidak apa-apa... semua akan baik-baik saja sayang.. aku selalu ada bersamamu.. kau sudah cukup banyak menderita selama ini.. keputusanmu sudah tepat sayang.. meskipun hanya waktu 3 bulan lagi.. kita bisa menghabiskan sisa waktu itu dengan kencan setiap harinya. tenanglah sayang.. aku tidak akan marah padamu " pelukan Taeyong dan perkataannya membuatku tenang seketika. tapi bagaimana Taeyong bisa tahi soal penyakit ku ?
" sayang.. bagaimana kamu tau ? "
" obat yang kau minum.. kutanyakan semuanya pada dokter pribadimu.. dia mengatakan segalanya tepat sebelum hari pernikahan kita. kupikir kau tidak akan pernah memberitahuku na.. terimakasih karena kau sudah jujur padaku "
" terimakasih sayang... maafkan aku.. waktu kita hanya sebentar lagi "
" selama bersamamu.. waktuku akan terus berharga sayang.. aku hanya tidak ingin kau banyak menderita jika melakukan pengobatan-pengobatan yang menyakitkan "
" lalu.. bagaimana dengan Hyun ? " tanyaku bingung
" kita akan bersamanya selama beberapa Minggu di Amerika, aku akan memberitahu Hyun secara baik-baik. jadi.. kau tak perlu cemas sayang... " Taeyong semakin memelukku erat, sampai-sampai aku sulit melihat wajahnya yang sepertinya sangat sedih.
__ADS_1
*********
setelah semuanya beres, aku dan Taeyong pergi ke bandara. sebelum pergi tak lupa aku memberikan hadiah untuk Hani lewat kurir. aku tak berani mengatakan kondisiku padanya, tapi.. hadiah terakhir yang aku berikan akan selalu bisa mengingatkan tentang diriku dalam hidup sahabatku ini
soal kedai.. aku memberikan wewenang pada Dea dan membagi hasil keuntungannya untuk Dara dan Dea.
sementara itu, meskipun sekarang aku tahu Mona bukanlah anak David.. aku mengiriminya hadiah terakhirku dan sebuah surat rahasia untuknya.
" kau siap ?? " Taeyong menarik tanganku dan menatapku bahagia karena kita akan segera menjelajahi dunia bersama
"..." aku mengangguk dan mengikuti langkahnya dengan tangan kita berdua yang terus berpegangangan erat.
************
bulan pertama aku mengelilingi benua Amerika dan mendapati beberapa yes kesehatan di rumah sakit ternama. setelah itu pergi keliling Asia dan afrika,t terakhir aku dan Taeyong pergi ke benua Eropa untuk menikmati musim panas berdua.
di minggu terakhir, aku dan Taeyong pergi menetap di Spanyol dan pergi ke menara ujung dunia. laut Mediterania yang terpapar cantik membuat semuanya terasa sangat sempurna.
" kamu suka pemandangannya sayang ? " tanyanya sambil menikmati ice cream nya
" hmm...disini sangat tenang.. aku sangat suka tempat ini sayang.. aku harap kamu bisa pergi kesini lagi bersama Hyun "
"baiklah.. aku akan pergi kesini lagi bersama Hyun "
" sayang.. karena kita berada disini.. di ujung dunia.. aku ingin kau mengingat segalanya dalam hatimu, Tae.. aku sangat menyayangimu.. aku ingin kamu dan Hyun bisa hidup bahagia bersama. kau boleh menemukan wanita lagi Tae.. aku rela.. aku ingin kamu bahagia " kataku bersandar di pelukannya dengan sangat lemas
" sayang... hanya kamu yang bisa mengisi hidupku " Taeyong semakin memelukku erat hingga air matanya menetes ke bajuku
" Aku harus pergi... Tae.. bisa kamu menyanyikan lagu untukku.. tiba-tiba saja aku rindu suaramu saat bernyanyi " kataku lagi menahan nafas ku uang semakin berat dan kondisiku yang semakin melemah
__ADS_1
" baiklah.. "
taeyong menyanyikan lagu ed Sheeran perfect.taeyong mengusap rambutku perlahan dan menyanyikan lagunya dengan sangat enak di dengar. hatiku semakin luluh setelah mendapati suara merdunya, pandanganku semakin buyar.. laut yang tadinya berwarna biru berubah menjadi abu-abu. untuk terakhir kalinya aku menatap wajah Taeyong yang tampannya tak pernah berubah sejak dulu.
Laki-laki manja yang kini berubah menjadi seorang lelaki sejati dan berhasil membuatku terus bersyukur bisa memilikinya dalam hidupku meskipun sangat sulit melewati hidup bersamanya dan sempat berpisah dengannya.
jika memang ada kehidupan lagi setelah ini.. aku akan menemui Taeyong lebih awal lagi.. karena dengan begitu aku bisa bersamanya selama mungkin, dan bisa memilikinya dan tak akan pernah aku lepaskan lagi.
" aku menyayangi mu Tae.. " benakku tersenyum menatapnya lalu menutup mataku yang sudah tak kuat lagi menahan semua sakitku selama tiga bulan terakhir ini. selamat tinggal Taeyong.. selamat tinggal Hyun... selamat tinggal keluargaku... selamat tinggal dunia.
.......
......
......
TAMAT
Terimakasih untuk para pembaca setiaku yang udah mau baca sampai endingnya My Boss
untuk kalian yang udah banyak support aku, dan like + comment
makasih banyak...
sekarang setelah novel ini tamat.. Thor sedang buat MY BOSS 2
Dengan alur dan tokoh yang berbeda..
My boss 2 akan di revisi sebentar lagi.. aku harap kalian bakal suport aku terus ya...
__ADS_1
bye...
see you for next story...