MY BOSS

MY BOSS
Bab 4


__ADS_3

ELLA pov


Pagi yang cerah ku langkahkan kakiku menuju kamar Mandi setelah tidurku untuk melepas rasa lelahku di hari kemarin.


Sekitar 20 menit telah ku selesaikan ritual mandiku pagi ini. Setelah itu aku mengipakan sarapan untuk mengisi tenaga hari ini. Ku ambil 2 lembar roti tawar lalu ku olesi dengan selai kacang kesukaan ku tak lupa juga secangkir teh pun menemani pagiku


Setelah selesai salapan aku bergegas untuk bersiap-siap pergi ke kantor dengan mengunakan kemaja putih formalku dan rok hitam selutut ku padukan dengan heel setinggi 3 cm, Karena ku tidak suka heel yang terlalu tinggi.


Tak lupa ku pakai make up secukupnya untuk mejaga penampulanku supaya perpect😁.


Tepat pukul 7.30 wib aku telah sampi di depan kantorku yaitu Family Parker Corp. Aku pergi mengunakan taksi untuk pergi ke kantor ataupu ojek online.


"Pagi mbak Ella" sapa Rina seorang bagian dari Hrd.


"Pagi juga Rin" jawabku sambil tersenyum.


Lalu aku naik ke lantai 27 mengunakan lift Khusus staff. Karena ada lift khusus Ceo siapa lagi kalau bukan Davin seorang.


Ruanganku tepat di depan ruangan pak boss, alasanya kalau sewaktu-waktu pak Davin butuhku aku langsung cepat sampai di ruangannya.


Author pov

__ADS_1


Sesuai rencana kemarin, hari ini Akan diadakan meeting tepat jam 9 pagi nanti . Semua keperluan meeting sudah ku siapkan sejak awal.


Tak terasa 5 menit lagi akan meeting bersama semua anggota Divisi yang di pimpin lansung oleh Pak Davin.


"Baiklah, selamat pagi semua" ucap pak Davin mengawali kalimatnya.


"pagi Pak" jawab mereka bersamaan.


"Sebenarnya saya ucapkan terima kasih untuk kalian semua hadir dalam meeting penting ini. Disini saya ingin membahas tentang pembangunan proyek hotel Kita yang hambat di daerah Pantai Sigit, silahkan dari Divisi keungan untuk menjelaskanya ". lanjut Davin


"Baiklah jika seperti itu saya akan menjelaskan tentang penyebab terhambatnya proyek ini" jeda Pak


"Menurut perhitungan Perusahaan terhambatnya proyek tersebut di Karena kurangnya dana di bagian pembangunan, kami dari team divisi telah menyelidiki penggelapan data sebesar 15 %dari keuangan utama" lanjut Pak Harris.


"Saya juga sudah curiga pasti ada yang telah menggelapkan dana tersebut, dan saya curiga pada asisten divisi keuangan it sendiri, dimana dia sekarang?" ucap Davin.


"Ya saya juga curiga seperti itu pak Davin. Pak Dewa yang telah menggelapkan dana tersebut, dan dia sekarang ada di luar ruangan ini" jawab Pak Harris.


"Panggil dia segera" sahut Davi


Tak lama selelah itu Desa sang Asisten Divisi keuangan pun datang dengan wajah gugup.

__ADS_1


" Ada pak, kenapa saya di panggil kemari"tanya Dewa puta-pura tidak tau.


"Anda tidak usah sok tidak mengerti Pak Dewa!" bentak dengan nada tinggi sambil menunjukkan laporan keuangan proyek tersebut.


Raut wajah Dewa pun berubah menjadi ketahukan.


"Maafkan saya Pak," memohon pada Davin


"Sudah tidak Ada gunanya anda minta maaf, sekarang kamu keluar dari ruangan ini dan and saya pecat" lanjut Davin.


"Saya mohon Pak Davin jangan pecat saya. Karena saya sangat butuh pekerjaan ini" ucap Dewa memohon lagi.


"Silahkan keluar sekarang juga atau saya akan panggil keamanan untuk menyeret anda keluar!..." sahut Davin yang sudah marah sejak tadi.


Akhirnya Pak Dewa pun keluar tanpa ada semangat sedikit pun.


"Baiklah, meeting kali ini sampai di sini saja, dan selamat siang semuanya" Ucap Davin menutup rapat tersebut.


"selamat siang Pak" jawab meraka semua yang ada di ruangan.


Setelah itu Davin keluar diikuti oleh Ella di belakangnya dan dia sudah mencatat isi meeting hari ini.

__ADS_1


__ADS_2