
Hari berganti, aku.. Hyun dan David bersiap pergi ke Busan mengunjungi Hyojin dan anaknya. Perjalanan kita cukup memakan waktu tapi keakraban Hyun dan David membuat suasana mobil tidak membosankan. Setelah bernyanyi.. kita main tebak-tebakan.. lalu mereka terus berdebat soal jawabnya..
Mereka berdua sungguh menikmati perjalanannya, sementara hatiku terus bertanya-tanya soal Taeyong. Apa dia masih mencintaiku ? Bukankah mereka berdua saling mencintai sejak SMA ? Kenapa kini aku semakin bingung tentang perasaanku ini.. masalah yang terjadi, dan rumitnya hubunganku dulu.. justru mengingatkanku kembali tentang masa masa indah bersamanya.
" Anna.. apa kau haus ? " Tanya David membangun kan aku dari lamunanku
" Hmm.. tidak.. apa kita sebentar lagi sampai ? "
" Hmm.. sebentar lagi sepertinya "
" Wahhh paman... Mamah.. lihat pantainya indah sekali " Hyun yang melihat pantai begitu terpesona dan menginginkan pergi pantai sebelum datang kerumah Hyojin. Karena Hyun cukup keras kepala.. akhirnya kita pergi ke pantai dulu dan menikmati kerang bakar bersama.
*********
#kring ( telpon dari Jaehyun )
" Hallo.. Jae.. ada apa ? "
" Kau dimana ?hari ini toko roti tutup ? "
" Ohh iya.. Hani dan Alex pergi membawa anaknya ke taman hiburan "
" Kau.. dirumah ? Aku sedang di depan toko roti.. kukira kau bekerja hari ini "
" Aku.. pergi ke Busan bersama Hyun dan David.. hari ini aku mau menemui temanku di Busan "
__ADS_1
" Ohhh... Baiklah.. bye... "
"....." Jaehyun langsung menutup telponnya begitu saja, aku heran kenapa dia bersikap biasa saja.. kupikir setelah melamarku ia akan secemburu dugaanku. Apa dia marah ?
#kring!!!!!!( Baru saja aku akan pergi bermain air bersama Hyun dan David.. ada telpon dari Taeyong )
" Kau sudah sampai..? " Tanyanya santai
" Hmm.. kita sedang di pantai.. kau sedang apa ? " Tanyaku dengan bodoh.. kenapa aku harus bertanya itu padanya ? Ahhh memalukan sekali
" Aku dan Jaehyun sedang di Gangnam.. membicarakan bisnis bersama para investor.. kalau begitu aku pamit ya.. salamkan pada Hyun aku sangat merindukannya.. " bisiknya lalu menutup telponnya.
" Jaehyun ?! " Benakku bingung... Bukankah tadi dia bilang sedang di depan toko ? Apa tadi aku salah dengar ?..
*************
" Apa selama ini kau sendirian mengurus Hyun ? "
" Hmm... Semenjak tiba di Kanada, aku membesarkannya sendiri.. tapi beberapa orang selalu berada di sampingku dan membantuku "
" Apa kau tidak lelah ? Apa semua perempuan itu sama ? "
" Ya beginilah aku menjalaninya.. "
" Kau sama persis seperti ibuku.. mungkin alasan aku menyukai mu karena kau berbeda dari wanita-wanita lain "
__ADS_1
" Ishh kau mencoba menggodaku hahaha "
" Aku memang sedang menggoda mu " jawabnya santai
"..." Aku terdiam karena bingung harus menanggapi David seperti apa, memang betul David sangat berbeda dari laki laki lain.. dia punya prinsip, tegas, dan terlihat apa adanya.. tapi.. aku masih bingung dengan perasaanku yang satu ini.
" Bersikap santai saja denganku.. aku memang seperti ini, jika aku menyukai seseorang.. aku akan menyatakannya.. daripada memendamnya sendirian lebih baik ku tumpahkan isi hatiku "
" ...... " Aku terpaku menatapnya, sederhana.. tegas dan juga singkat kata katanya.. tapi dapat menyentuhku untuk memiliki prinsip yang sama dengannya. David sangat pintar mengendalikan isi hatinya..sementara aku masih terombang-ambing dengan perasaanku. " Apa kau ini dewa cinta ? " Ledekku memecahkan suasana canggung yang kurasakan
" Hahahaha sepertinya.. "
" Lihat.. Hyun cepat sekali dapet teman.. " ujarku mengalihkan perbincangan
" Hmm... Aku mengajarinya sedikit bahasa Busan "
" Kau berasal dari Busan ? "
" Hmm.. nanti aku juga ingin mampir sebentar untuk menemui ibuku "
" Benarkah ? Haruskah kita membeli sesuatu.. aku juga ingin menyapanya.. "
" Aku sudah membawanya.. dia suka sekali jus jeruk dalam kemasan.. jadi aku membelinya tadi "
"Wahhh kau ini memang anak yang berbakti... " Kataku tersenyum bangga padanya
__ADS_1
" Kau sangat cantik... Seandainya kau bisa terus tersenyum seperti ini " sahutnya jujur dengan menatap wajahku lekat. Tatapannya mungkin akan membuat setiap wanita meleleh.. dan David berhasil menggetarkan hatiku, perkataan jujur itulah yang mungkin membuat hatiku nyaman berada didekatnya.
Bersambung........