
" Ada apa.. ? Bukankah kau sudah mendapat jabatan yang bagus ? " Tanyanku pada mereka yang raut wajahnya masih kesal
" Hmm.. jika mengingat itu, aku sangat muak Anna.. kau mau minum apa ? Tunggu sebentar akan aku buatkan "kata Hani dengan melampiaskan rasa kecewanya
" Apa saja.. " jawabku santai namun dengan penasaran menunggu Alex memberitahu padaku apa yang terjadi
" Aku benar-benar kecewa pada Taeyong tapi aku juga sangat mengasihaniku karena Bora terus menekannya dan mengancamnya soal menggugurkan bayi yang dikandungnya. Di kantor Bora sangat buas dan serakah. Tak hanya Taeyong.. ia juga berhasil mengusir ibu tiri Taeyong dari jabatannya. Karena aku tak bisa melihat semua kekacauan setelah kepergiannya.. akhirnya aku dan Hani mundur dan memutus hubungan kerja dengan mereka. Kita juga tak pernah berkomunikasi lagi setelah itu, dan setelah kudengar setelah bayi itu lahir mereka melaksanakan pernikahan mereka. "
" Kupikir.. hanya aku yang merasa Bora menjadi seseorang yang serakah, tapi kalian juga merasakannya ternyata "
" Apa sekarang Hyun sudah besar ? " Tanya Hani membawakan minuman untukku " maaf.. saat tahu Daniel meninggal kami tidak bisa datang karena kami juga sedang dimasa sulit saat itu "
" Tenang saja.. aku pasti bisa mengerti.. maaf karena aku tak pernah mengabari kalian. Oh iya dimana anakmu ? "
" Alexa.... " Panggil Alex pada Putri kecilnya
" Kenapa Dady ? Sahut putrinya yang ternyata sedari tadi ada di belakangku sedang duduk sambil membaca bukunya
" Kau disini ? Sedari tadi kau menguping Alexa ? " Tanya Alex hingga membuatku ingin tertawa
" Aku tidak menguping ayah.. hanya saja suara ayah terlalu terdengar "
__ADS_1
" Ishh anak ini! Cepat beri salam pada bibi Anna " omel Hani dengan gemas pada putrinya
" Haloo bibi Anna.. aku Alexa, nice to meet you "
" Hahhaa nice to meet you too, kamu cantik dan sangat pintar gadis kecil " ujarku lalu mengusap rambutnya yang pirang dan sedikit keriting.
Tanpa sadar aku asik berbincang dengan Hani dan Alex, tak lupa diceritakan semua yang terjadi saat ini. Bahkan aku juga menyuruh Taeyong mengantar Hyun pulang ke toko roti ini. Agar aku bisa mempertemukan Hani dan Alex dengan anakku juga.
***********
lama aku menunggu Hyun datang bersama Taeyong, akhirnya mereka datang bersama Bora dan Taeri. kedatangan mereka layaknya keluarga yang sangat bahagia.
" mamah.... " Hyun datang lalu berlari dengan bahagia dan membawa banyak mainan bersamanya, sementara Taeri tertidur dalam gendongan Taeyong. yang kulihat Bora hanya membawa tas piknik mereka.
" kau sudah pulang... bagaimana harimu sayang ? " kupeluk Hyun karena begitu sangat merindukannya, namun disaat yang bersamaan aku sangat membenci kedatang Bora bersama Taeyong... apalagi senyuman palsu Bora saat begitu ramah di depan Hyun.
" Hani.. Alex.. kau punya toko roti sekarang ? lama tidak bertemu " sapanya manis sementara Taeyong hanya tersenyum kaku dihadapan mereka berdua
" sayang... hari ini sepertinya roti kita sudah habis, segera tutup toko.. aku dan Anna akan berbincang di atas " ucap Hani mengabaikan Bora lalu menarikku pergi kerumahnya yang berada tepat di lantai dua toko rotinya
************
__ADS_1
Untung saja Alexa dan Hyun cepat berbaur dan langsung akrab. jadi aku dan Hani bisa berbincara berdua selama Alex sibuk menutup toko dan menyiapkan keperluannya besok.
" Hani... " panggilku sambil menatap langit malam yang ditaburi banyak bintang
" kau tidak apa-apa ? kupikir tadi itu mereka terlalu kejam "
" ..... " aku menoleh pada Hani dan lagi-lagi meneteskan air mata kesedihanku. aku menangis di pelukannya tak perduli dengan apapun.. tapi satu hal yang pasti aku masih begitu berat untuk melupakan Taeyong. semua memang salahku karena terlalu egois meninggalkannya dulu.. tapi aku pergi dari Taeyong karena aku begitu kecewa padanya.
" kau kuat Anna.. kau kuat.. maaf karena selama ini kau terus menanggung semua ini sendirian.. seandainya aku selalu bersamamu.. aku akan terus disisimu Anna.. aku harap mulai sekarang, jika sesuatu terjadi.. ceritakan semuanya padaku.. apapun itu.. mengerti ? "
" hm.. makasih ya.. " aku mengangguk mengerti dan mencoba meredakan tangisanku di sandaran Hani.
ternyata memang benar.. orang bilang mereka tidak akan pernah bisa merasakan apa yang kita rasakan saat ini. karena sejatinya dalam hatiku masih ada nama Taeyong. pria yang sudah berulang kali menyakitiku, bahkan aku tidak tahu apakah dia masih memiliki hati untukku atau tidak.
Bersambung....
teman-teman.. aku mulai buntu nih.. kira kira nanti Anna pantes sama Taeyong atau pemain baru yang bakal muncul Deket Deket ini yah ?
rekomendasi kalian mungkin jadi bahan untuk aku cepet update lagi
thanks guys...
__ADS_1