
#tuktuktuk
Dea mengetuk pintu kamar mandi memastikan Semua baik-baik saja pada Misun
"Misun... apa terjadi sesuatu ? ada apa ? apa suamimu memarahimu lagi ? "Dea terus bertanya tanpa henti cemas soal Misun yang sudah hampir seperti sahabatnya sendiri karena selalu membantu Dea saat dia membutuhkan bantuan di kedai
" hmm.. aku baik-baik saja kok.. " Anna keluar dengan suasana hatinya yang sudah ia kontrol sejak tadi. Meskin anna masih merasa sedih melihat Taeyong tapi Anna berusaha agar tidak ada siapapun yang menyadari kehadirannya di kedai.
" ohh syukurlah... "
" tenang saja.. aku hanya kelilipan kok tadi " Ujar Anna bersikap santai pada Dea
" .... " Dea terdiam sejenak memandangi Anna yang sibuk membersihkan meja yang kotor dan menyapu lantai agar bersih. tatapan Dea kosong, ia hanya sedikit merasa aneh dengan sikap Misun yang pendiam bahkan jarang bicara kini bisa bicara santai dengan Dea.
**********
Sepulang dari kedai, bukannya langsing pulang ke rumah.. Anna justru pergi ke rumah Taryong. ingin sekali Anna masuk kerumahnya dan bersenda gurau bersama dengan hyun, tapi... rasanya sudah tidak mungkin karena kimi Anna hidup sebagai orang lain
" Hyun... mamah kangen banget sama kamu... sama kamu juga tae... " benak Anna bersedih dan menghela nafas panjang sekali. Anna kimi hanya bisa menatap rumah itu dari depan gerbang saja meskipun sesekali Anna mengintip agar bisa melihat apa yang suami dan anaknya pakikan saat ini
************
" Kau siapa ? " tiba-tiba saja seseorang datang dan melihat keberadaan Anna mencurigakan
__ADS_1
" ohh ! " anna menolehdan dilihatnya Taeyong yang baru saja dari depan jalan raya membeli toppoki untuk Hyun
" ???? " mata Anna terbelalak kaget dan mulutnya kaku seperti di jahit
" kamu ??!! " Taeyong mengingat kalau yang ada di depan rumahnya saat ini adalah pegawai kedai pangsit
" ohhh Tuan... ? apa ini rumah tuan ?! wahhh kebetulan sekali...." Anna bersikap santai agar taeyong tak curiga
" hmm... kenapa kau bisa ada disini ? "
" ohh itu... ohh.. tadi.. jadi.." Anna tergagap tak bisa berkata dengan jelas
" ...... " Taeyong masih menatap Anna curiga
"Tunggu !! " Taeyong menahannya agar wanita yang tidak begitu dikenalnya tidak pergi
"A..ada apa tuan ? " Anna semakin gugup
" boleh aku minta tolong ? jika kamu mau.. bisakah kau membersihkan rumahku saat ini ? anakku baru saja pulang.. aku tidak bisa membersihkan rumah dengan baik " pintanya pada Anna
" .... " Anna terdiam, ia terkejut tak menyangka taeyong akan memberinya kesempatan untuk bisa melihat keadaan hyun bahkan ia berkesempatan membersihkan rumahnya lagi
" sepertinya kau tidak bisa ya.. tidak apa-apa.. " kata taeyong lagi dengan santai dan ramah
__ADS_1
" tidak !!! aku akan melakukannya tuan !! " sahutnya bersemangat
" benarkah.. ? ayo masuk... "
Anna masuk bersama taeyong, sungguh senang sekali rasanya Anna bisa masuk kerumahnya setelah lama tidak pulang. walaupun rumah sangat kotor tapi inilah saatnya Anna melakukan kewajibannya yang mungkin semua orang tak bisa lakukan seperti Anna
" Bibi ?! " hyun terkejut dan menyapa sosok Misun yang dikenalnya tadi siang
"ohh hyun... " sapa Anna santai bersikap wajar
"kau mengenalnya hyun ?? "
" hmm.. tadi siang aku bertemu di kedai ayah.. tapi kenapa kau disini bi ? "
" oh... bibi harus membersihkan rumah hyun "
" baiklah... aku dan Hyun pergi ke kamarnya dulu.. kau bisa membersihkan semuanya sekarang. soal bayaran kau tidak perlu takut.. aku akan membayar lebih untuk ini "
" terimakasih tuan... "
Hyun dan taeyong pergi ke kamarnya sementara Anna mulai merapikan rumah dengan bersemangat.
Bersambung.....
__ADS_1