
#TINGNONG!!!
Malam-malam begini.. ada orang yang datang, aku tidak tahu siapa.. tapi jujur aku sangat takut karena aku juga orang baru di apartemen dan tak banyak yang aku kenal diarea ini. Hyun sudah tidur dan aku keluar berharap itu adalah Taeyong atu hani yang datang berkunjung.
" Halo.. saya tetangga baru disini.. " sapanya dengan kue beras yang ia bawakan untukku. Wanita yang sudah agak tua dengan penampilan sederhananya
" ohh iya bu.. terimakasih.. "
" sebenarnya yang pindah anakku.. aku hanya mampir untuk membantunya. Putraku tinggal di sebelahmu.. "
" ohh iya bu.. sebenarnya saya juga baru pindah ke apartemen ini.. apa kau mau mampir ? Aku akan membuatkan teh untukmu "
" ahh tidak usah.. terimakasih.. "
" ibu.. apa yang kau lakukan.. ? " seseorang memanggilnya dan saat kulihat ternyata itu afalah David yang sedang menenteng beberapa barang yang ia bawa.
" David.. ? " panggilku refleks.. karena tak menyangka ternyata David yang dimaksud ibunya
" kau.. ? Bagaimana kau bisa ada disini ? " tanyanga bingung
" kalian saling kenal ? Wahh baguslah... sekarang putraku tidak terlalu takut jika tinggal seorang diri "
" ibu... apa yang kau katakan.. dia itu mantan sekretarisku bu.. sudahlah ibu masuk saja, dan istirahat " terlihat jelas David sedikit malu di depanku, setelah ibunya pergi David terus bertanya-tanya heboh karena kenetulan kita bisa bertetangga.
" bagaimana bisa ? Kapan kau pindah ? "
" hmm kau ini terlalu heboh david.. tapi ngomong-ngomong terimakasih ya.. kue berasnya "
" baiklah.. ini sudah malam, istirahat sana.. bye.. "
" hmm... semoga kita bisa akrab.. " ujarku meneriakinya lalu menutup pintu rumahku dan kembali ke kamarku
********
Hari ini kumulai semua dengan menyiapkan semua kebutuhan Hyun sekolah. Sekitar jam 7 pagi.. jemputannya datang dan aku mengantarnya sampai Hyun benar-benar masuk ke mobil jemputannya.
" belajar yang pintar ya sayang.. bye.. mamah sayang kamu " kulambaikan tanganku untuk putraku yang sangat bersemangat dengan sekolahnya.
__ADS_1
" i love you too mamah... " teriaknya meski mobil sudah jalan dan melambaikan tangannya dibalik jendela mobil
" apa dia anakmu ? " tanya David yang tiba-tiba berada di belakangku
" Hmm.. kau habis olahraga ? "
" tentu saja... apa kau sudah sarapan ? Kebetulan ibuku sebelum pulang membuatkan sarapan untukku " ajaknya santai selama perjalanan menuju lift
" terimakasih.. tapi aku sudah sarapan "
" ohhh... "
" .... " aku terdiam bisu, sebenarnya aku bohong.. karena aku merasa tak enak jika kita bisa langsung seakrab ini
#KRUKUKKK ( suara perutku berbunyi begitu saja di depannya )
" huft.... " aku begitu malu dan gengsi karena aku dengan bodohnya membuat keslahan yang sangat memalukan ini. Aku harap David tidak mendengarnya
" ibuku memasak sup daging sapi.. kupikir itu cocok dilidahmu Anna.. santai saja denganku, aku hanya tidak ingin sup itu nantinya terbuang sia-sia "
" baiklah.. aku bohong.. aku belum sarapan "
" ..... " mataku tertuju pada kehadiran Taeyong yang menungguku membukakan pintunya
" pak Direktur.. " panggil David terkejut melihat Taeyong berdiri sendirian
" David... Anna.. kenapa kalian bisa bersama ? " Tanyanya penuh dengan penasaran, mengapa aku dan David bisa bersama.
" aku baru saja pindah pak..aku juga terkejut karena Anna tinggal di apartemen ini "
" ohhh... Anna bisa kita bicara, David.. aku dan Anna permisi dulu "
" ... " aku terdiam saat Taeyong mencoba menarikku dan membawaku pergi " ayo bicara di dalam saja... " ajakku pada taeyong dan membuka pintu apartemenku
" apa tidak apa-apa ? " tanyanya memastikan agar aku tidak merasa risih
" masuklah.. aku akan membuatkanmu teh, David.. terimakasih atas tawaranmu tadi " ujarku lagi lalu meninggalkan David dan masuk kedalam bersama taeyong.
__ADS_1
Selama aku sobuk membuat teh untuknya, Taeyong menungguku di sofa sambil melihat album masa kecil milik Hyun. Setelah teh siap.. aku datang dan memberikan padanya untuk diminum.
" Ada apa ? Apa ada sesuatu yang penting ? "
" semalam.. aku terus kepikiran..apa kau dan jaehyun sangat dekat ? "
" memangnya kenapa ? Apa urusanmu tae ? Kau datang.. hanya untuk menanyakan itu ? "
" tidak.. tapi aku harap kau tidak berada di suatu hubungan dengannya na.. aku hanya cemas karena Jaehyun memiliki banyak musuh. Aku hanya tidak ingin kau terluka nantinya "
" kau ini aneh sekali tae.. memangnya siapa kamu sampai begitu mencemaskan aku ? "
" aku.. hanya ingin kau tetap aman dan hidup bahagia bersama Hyun.. maaf karena aku lancang anna.."
" hmm baiklah terimakasih... "
" Anna.. sebenarnya aku ... "
" Tae... aku harus bersiap.. hari ini aku mulai bekerja di toko roti Hani, jika ada yang ingin kau katakan.. kau bisa memberiku pesan "
" baiklah.. aku pamit " taeyong lagi-lagi pergi dengan membawa kekecewaan dariku, sepertinya aku memang harus menegaskan hubungan diantara kita memang harus diakhiri dan dilupakan selamanya. Mungkin Taeyong kecewa karena semua sikapku.. tapi sejujurnya aku lebih kecewa pada kehidupanku yang sangat menyedihkan ini. Sebelum tahu makna cinta, aku tak oernah sesakit ini dalam soal perasaan.
*********
Sekitar jam 9 pagi, aku akan pergi ke toko roti. Tapi kulihat di depan pintuku sudah ada sekotak bekal makanan yang diberikan David untukku. Kulihat sup faging sapinya masih hangat, jadiaku menyantapnya dulu sebelum pergi kerja.
#TING!!!! ( Pesan masuk dari david )
" jika sudah dingin sebaiknya kau buang saja "
" aku memberikan itu padamu hanya kupikir tadi kau sangat lapar "
" aku harap kau suka masakan ibuku "
" makasih ya... " balasku dengan memberi emot senang dan tesenyum lebar
Aku tersenyum membaca pesan seorang yang terlihat angkuh di kantornya.. ternyata dia seorang yang hangat dan baik. Menyadari David tinggal disebelahku, aku merasa duniaku sedikit aman karena aku mengenalnya dan sepertinya kita mulai terbiasa untuk menjadi seorang teman.
__ADS_1
Bersambung.......