
Dihari pembukaan kedai, Hani dan alexa datang untuk membantuku. Tak lama mereka dataang Dara dan hyun juga ikut memmbantu penjualanku hari ini. Meski hari pertama masih sedikit yang tahhu soal kedaiku, aku dan Hani cukup mennikmati hari yang dingin ini di dalam kedai pangsitku
Anakk-anak sibuk belajar dan tentu saja dengan cinta segitiga mereka. Dari dapur aku dan Hani menikmati bebberapaa camilan bersamaa sambil memandangi anaak-anak yang belajar dengan giat.
" na.. apa sekarang kau sudah benar-benar bercerai ? "
" hmm.. masih dalam proses " sahutku santai
" apa.. kau sudah mengabari mona ? Dia sering datang ke toko rotiku dan menanyakan keberadaanmu. Apa sebaiknya kau mennemuinya sesekali na ? "
" entahlah . Aku juga tidak tahu harus bagaimana tentang dia.. karena yang kutau sekatang mona itu anaknya yuna dan David "
" hmm kauu benar.. kau berhak marah na.. "
" tapi ngomong-ngomong.. mennurutmu.. siapa yang hyun suka ? Anakmu atau Dara ? " tanyaku pada Hani penasaran dan berbisik padanya
" tentu sajaa Dara.. lihatlah Alexa.. dia sangat manja, bagaimana mungkin hyun suka pada alexa yang manja dan pemarah itu. Huhh aku juga susah untuk menngaturnya " sahut Hani menjelekkan putrinya sendiri
" tapi.. aku rasa mereka berdua sama-sam suka " ujarku menatap hyun dan Alexa yang saling melirik satu sama lain saat belajar .
" siapa ? Hyun dan Dara ? Mereka memang sangat cocok... " kata hani asal bicara dan menebaknya
__ADS_1
" sepertinya putraku saat ini sedang jatuh cinta " benakku tersenyum senang melihat hyun yang tumbuh dengan sangat cepat dewasa.
*********
Sebelum Dara pulang, aku memberinya bebbberapa uang untuk keperluannya sekolah dan makan. Lallu kusuruh hyun mennganntarnya pulang dengan selamat. Alexa yang melihat hyun pulang bersama sangatt cemburu melihat mereka. Bahkan alexa dengann berani merajuk padaku
" bi.. apa.. mereka berdua pacaran ? Kenapa bibi menginkan hyun pacaran ? "
" ahahaha.. kau ini alexa.. mereka itu gak pacaran "
" beneran bi.. ? "
" hmmm mungkin.. bibi juga ga tau.. " ledekku pada alexa yang kepanasan sepeerti cacing
" hmm hati-hati... "
" bi... aish.. mammah!! Janngan tarik-tarik aku terus " alexa terus merengek pada hanu karena sedari tadi hani terus menariknya dan memaksanya pulanng. Melihat alexa yang merajuk menngingatkan aku oada mona, baru beberapa hari tak melihatnya.. aku sudah sangat merindukan putriku Mona.
*********
Jam 9 malam tiba, saatnya aku menutup kedai. Baru saja aku akan mengunci pintu masuk.. kulihat mona yabg sedang berdiri di depan kedai dan menundukan wajahnya. Aku terkeejut dan segera menghampirinya yang masih menunduk takut menatapku
__ADS_1
" Mona.. " panggilku sedih melihatt putriku yang kini semakin kurus
" mah.. aku.. sangatt merindukannmu mah.. " katanya masih menunduk takut mennatapku dan terxengar jelas kalaau saat ini mona sedang menangis
" kau sudah makan ? " tanyaku dan berusaha menenangkan hatiku yang juga menangis melihat putriku yang terluka karena sebuah kenyataan pahit yang dia harus terima di usianya.
" mah... apa.. aku masih anak mamah juga ? " mona memberanikan diri menatapku dengan matanya ynga terus dialiri air mata kesedihannya
" .... " karena tak sanggup melihat wajah mona yang begitu sedih, aku langsung memeluknya erat dan meneteskan air mata kesedihanku karena akhirnya aku bisa memeulk putri kesayanganku lagi " tentu saja.. mona masih anak mamah sayang.. " kataku mencoba meredakan tangisan mona
" aku.. sangat merindukanmu mah... maafkan aku mah.. " ujarnya dalam pelukanku dan terus terisak di pelukanku
Sekeras apapun aku memungkiri hubungan keluargaku yang telah rusak. Kasih sayangku pada mona masihlah sama seperti kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Aku bahagia bisa bertemunya saat ini, meskipun mona bukan ankku.. tapi aku sangat bahagia bisa mendapat kesempatan hidup bersamanya selama bebesapa tahun ini.
Aku membaaanya masuk dan membuatkannya makan malam. Aku senang mona bisa langsung makan dengan baik, meski aku tahu betuk perasaannya masih kacau karena hubunganku dengan david tak bisa disatukan lagi.
" mah.. apa aku boleh tinggal bersama mamah dan kak hyun ? Aku sangat kesepian saat dirumah "
" .... " aku masih terdiam tak ingin membahas apapun karena yang terpenting sekarang mona mengisi perutnya yang kosong dulu. " makanlah.. kamu harus selalu sehat jika ingin selalu bertemu mamah. Mengerti ? "
" hmm baiklah... " mona mengangguk mengerti lalu melanjutkan makannya lagi dengan lahap
__ADS_1
" maafin mamah sayang.. " benakku sedih menatap mona dan mengusap rambutnya yang sedikit berantakan.
Bersambung......