
" Kemarilah !! Kau tidak perlu takut denganku " ajaknya lagi santai dan menarik Anna dengan perlahan duduk disampingnya
" ..... " Anna hanya menahan rasa canggungnya sedikit dan melihat sedih dengan penampilan David yang benar-benar mabuk
" Kau tidak perlu takut.. aku hanya meminyamu menemaniku saja sebentar " ujarnya lagi sambil menuangkan bir untuk Anna
" Thanks.. " kata Anna kaku di depan David yang sudah setengah teler
" Ha..haha.. kau mengingatkanku tentang mantan isteri ku.. cara duduk kami sangat persis dengannya " katanya mulai bercerita pada Misun yang sebenarnya adalah Anna mantan isterinya
" Aku sangat menyesal telah menyia-nyiakan dia beberapa tahun sebelum kita bercerai. Karena semua rasa curiga.. aku telah mengabaikan semua bentuk kasih sayangnya pada keluarga kecilku dengannya. " Katanya lalu menenggak segelas penuh bir
" Aku masih sangat mencintai dia.. tapi sekarang dia sudah pergi jauh.. jika aku tahu kalau dia akan secepat ini pergi.. aku tidak pernah ingin menyakiti hatinya. Anna.. maafkan aku " terlihat jelas David sangat frustasi, ia benar benar patah hati
" ..... " Anna hanya tersentak kaget mengingat tanggal ini adalah tanggal pernikahan Anna dengan David dulu. Anna pikir David tidak pernah mengingatnya.. tapi ternyata David benar-benar masih tak bisa melupakan Anna.
" Kenapa kau diam saja ? " Tanya David penasaran
" Ohhh tidak.. " Anna sedikit canggung harus mengatakan apa padanya, jadi Anna hanya terus menenggak minumannya dan mendengarkan semua keluh kesah David padanya.
#######
Setelah jam menemani David, Anna harus mendapati pelanggan pelanggan yang sangat lancang padanya. Anna sempat marah dan mengeluh tapi... Ternyata suami Misun telah menandatangani kontrak dan menjualnya pada nyonya Jang seharga 20 juta won.
Bahkan saat ini Misun sudah benar-benar dibuang oleh suaminya sendiri. Apakah alasan Misun tak ingin berada di dunia ini karena hidupnya yang sangat menderita ? Anna terus memikirkannya hingga ia tak sempat untuk mengeluhkan yang kini terjadi dalam hidupnya.
" Hey anak baru.. ayo siap-siap.. " ajak salah seorang wanita penghibur padanya. Tanpa banyak bicara Anna mengikuti kemana wanita itu pergi. Tak disangka kini tamunya para pengusaha yang sedang berbincang seru dengan rapat santai.
__ADS_1
" Taeyong ?! " Benak anna tergagap kaget ada Taeyong di bangku paling pojok dengan beberapa berkas yang ditatapnya dengan serius. Para lelaki tua yang ada disekitarnya malah asik berbincang dan menggoda para wanita penghibur termasuk Anna . Wanita penghibur memang ada beberapa orang saja tapi Anna benar-benar merasa bersalah karena kini harus terjebak menjadi wanita penghibur di tubuh Misun.
"Hey cantik.. kemarilah temani aku " seseorang menyuruh Anna duduk disampingnya tepat disamping Taeyong yang masih fokus membaca berkasnya dan sesekali menenggak gelas birnya.
" ..... " Anna berusaha agar Taeyong tidak mengenalinya dan menunduk seperti orang bodoh
" Hey tuangkan aku minuman ! Kenapa kau terus menunduk cantik " ujar lelaki yang sedari tadi terus menggoda Anna
" Ohhh baik tuan.. " dengan gugup Anna segera menuangkan segelas untuk kliennya. Tapi tak disangka-sangka Taeyong menyadari bahwa ada wanita yang dikenalnya. Wanita yang membersihkan rumahnya dengan sangat baik
" ..... " Taeyong terdiam dingin menatap ke arah Anna dan beberapa wanita penghibur lainnya. Dari wajahnya Anna sudah bisa paham kalau Taeyong sangat terganggu dengan pemandangan yang aneh baginya " setelah aku perhatikan semua kontrak ini sangat memuaskan.. tapi maaf sepertinya aku tidak bisa bekerja sama dengan kalian. Sebaiknya jika kalian benar-benar niat bekerja fokuslah pada semua yang kalian tujukan !! Kalau begitu saya pamit pergi " ujar Taeyong dingin tanpa menghiraukan Misun yang dikenalnya. Anna pikir Taeyong akan menyapanya.. tapi ternyata Taeyong justru bersikap dingin dan risih melihat Misun
########
Seharian penuh Anna begitu lelah bekerja dan ingin rasanya melarikan diri. menjadi wanita penghibur di tempat karoke sangat melukai harga dirinya . Anna sangat ingin pergi tapi ia sudah terikat kontrak dengan Nyonya Jang
" Misun... " Panggil nyonya Jang dengan kesal
" Kau sudah bekerja dengan baik.. tapi maaf aku tidak bisa membayar kamu.. lagipula kau sudah membatalkan kontrak kita. Kau boleh pergi.. sebaiknya jangan sampai suamimu yang gila itu tau keberadaanmu " ujarnya santai
" Benarkah ?! " Anna begitu senang bisa mendengar hal baik itu, ia tak menyangka kini dirinya bisa terbebas dari pekerjaan kotor itu " tapi bagaimana bisa ? "
" Jangan banyak bertanya !! Kau boleh pergi sekarang ! "
" Baik nyonya " tanpa memikirkan apapun lagi Anna merapikan semua barang miliknya dan bergegas pergi dari tempat yang menyesakkan baginya . Baru saja keluar dari gedung karoke , Anna disambut Taeyong yang sepertinya menunggunya sejak tadi.
" Tae.. ??" Benak Anna benar benar terkejut bahkan Anna tak kuat mengontrol cetakan jantungnya.
__ADS_1
" Ini.. bayaran kemarin.. terimakasih karena sudah membersihkan rumahku dengan baik " ucapnya singkat lalu beranjak pergi
" Tuan.. tunggu! Apa.. kamu yang membatalkan kontrak kerjaku ? "
" .... " Taeyong terdiam dan tak menoleh kearah Anna
" Terimakasih tuan.. terimakasih.. sebagai bayarannya kau bisa menjadikan aku pembantu dirumahnya selamanya tuan.. terimakasih... "
" ...... " Taeyong menoleh dengan kaku dan canggung pada Misun
" ..... " Anna terus tersenyum manis pada Taeyong dan sangat bersemangat untuk membalas Budi pada Taeyong
" Benarkah ? Kau.. bersedia menjadi pembantu dirumahku ? " Taeyong mulai tertarik dengan tawaran Misun
" Tentu saja tuan.. aku sangat berterimakasih bisa keluar dari tempat gila ini " kata Anna dengan sangat gembira tak menyangka suaminya sangat baik
" Baiklah.. ayo.. Aku akan mengantarmu dengan taxi "
" .... " Anna terdiam sejenak " bisakah aku menumpang di rumah tuan ? Aku..sepertinya tidak berani untuk pulang kerumah suamiku sendiri " ucap Anna gugup dan merasa tak enak pada Taeyong
" Baiklah.. ayo ikut bersamaku " ajak Taeyong dan membawa Anna pulang kerumahnya. Selama perjalanan di taxi mereka berdua saling terdiam. Anna bahagia akhirnya bisa pulang kerumahnya dan Taeyong juga diam-diam bahagia karena sebenarnya alasan Taeyong berani mengajak Misun karena semua masakannya dan suasana rumahnya seperti saat Anna bersamanya.
" .... " Dalam perjalanan Taeyong terus tersenyum sambil memandangi foto Anna yang tersenyum cantik. Anna yang terjebak di tubuh Misun hanya bisa terdiam dan menahan kesedihannya karena tak bisa mengatakan yang sebenarnya pada Taeyong
" Tuan.. apa dia isteri kamu ? " Tanya Anna seolah ia tak mengetahui apapun
" Hmmm.. dia satu-satunya wanita milikku " sahutnya santai lalu kembali menatap kaca jendela mobil dan memandangi pemandangan malam hari yang cukup indah
__ADS_1
" Kau seharusnya mencari isteri lagi Tae.. " benak Anna antara sedih dan bahagia melihat suaminya kini tersenyum manis
Bersambung.....