MY BOSS

MY BOSS
Pesta yang membosankan


__ADS_3

" ....... " hanya senyuman simpul yang kuberikan pada Bora. meskipun ia menyapaku dan Jaehyun penuh senyum sandiwara tapi aku begitu malas untuk menanggapinya


" haii Bora.. dimana Taeyong ? " tanya Jaehyun dengan nada yang tak seperti biasanya. sesekali Jaehyun juga menoleh padaku karena merasa tak enak


" tadi suamiku juga mencarimu Jae.. sepertinya dia sedang bersama Lucas " sahutnya dengan bangga memamerkan Taeyong adalah suaminya.


" hmm.. Anna.. sepertinya aku harus pergi dulu menemui Taeyong "


" hmm... ya.. pergilah " jawabku santai lalu meninggalkanku bersama Bora.


sesaat kita saling melempar senyuman terpaksa dan canggung. jelas jauh berbeda penampilanku dan Bora, kini dia seorang ibu rumah tangga yang menyibukkan diri dengan bisnis bersama Taeyong. sementara aku ibu tunggal yang harus mengurus Hyun seorang diri.


" apa sekarang kau sekretaris Jaehyun ? " tanyanya bernada basi


" tidak.. aku hanya asisten pribadinya "


" ohhh "


" apa sekarang kau isterinya Taeyong ? " tanyanku dengan menatapnya serius


" hmm.. ya.. " jawabnya santai tanpa merasa bersalah sedikitpun karena telah merusak kepercayaan ku pada Taeyong. tapi.. masa kini telah berubah jadi aku harus berusaha menerima fakta itu


" Selamat atas pernikahan kalian... " ujarku santai dan tertawa kecil lalu pergi meninggalkannya dan pergi mencari Mina dan Lucas

__ADS_1


***********


karena Lucas dan Mina asik berbincang dengan beberapa rekan kerjanya, aku memilih pergi keluar gedung pesta dan duduk menunggu Jaehyun selesai acara.


dari tempatku duduk aku bisa melihat Taeyong yang sibuk mengantarkan para investor yang akan pulang dan mengantarnya sampai masuk mobil. Entah perasaan apa ini yang kurasakan... tapi aku akan merasa sakit jika terus melihatnya, hatiku begitu pilu dan masa lalu terus terbayang dalam ingatanku.


" kau disini ? kenapa tidak di dalam ? " kedatangan Jaehyun sedikit membuatku terkejut


" hmm... aku akan menunggumi disini, lagipula aku tidak begitu bisa berbaur " tuturku dengan jujur


" ehhhh kau ini... ayo ikut bersamaku, kau bisa saling berbincang dengan siapapun disini " Jaehyun menarikku kembali kedalam. sebelum masuk.. mataku menoleh pada Taeyong yang berada diluar tadi.. tapi dia sudah tidak ada.


**********


mataku terbelalak kaget setelah melihat Bora dan Taeyong yang sedang menyuapi anak perempuannya makan. meski ada Lucas dan Mina bersama anak-anaknya juga.. tapi aku masih tak percaya ternyata keluarga Taeyong cukup bahagia.


" who this girl ? ( siapa wanita ini ) " tanya salah seorang investor asing pada Jaehyun


" My girlfriend... " jawabnya lantang hingga Taeyong tersadar aku datang bersama Jaehyun


" wow.. Jaehyun.. nice... " pujinya lagi hingga suasana di ruangan ini sedikit canggung.


bagaimana tidak ? Lucas tahu betul kisah suram antara aku dan Taeyong.

__ADS_1


Jaehyun sibuk berbincang dengan Tuan Wilson. sementara aku duduk di samping Mina dan menggendong bayinya dan duduk tepat dihadapan Taeyong.


" kau.. punya anak ternyata.. siapa nama putrimu ? " tanyanku menatap Taeyong penuh dengan kecemburuan yang amat dalam. karena aku baru sadar seharusnya Hyun juga dapat perlakuan yang sama dari Taeyong.


" Taeri.. ayo perkenalkan namamu nak.. " Bora mencoba menyuruh putrinya untuk menyapaku


" hallo.. aku Taeri Tante.. "


" wahh.. nama kamu cantik sekali.. nama anak Tante Taehyun, sepertinya usia kalian tidak jauh berbeda... " ujarku hingga semua yang ada di ruangan ini terdiam termasuk Jaehyun yang langsung terdiam karena kata-kataku.


" .... " Taeyong masih terdiam dan menatapku dengan lemah, sementara mulutku terus menerus ingin mengucapkan kata-kata kasar pada mereka yang sudah mengecewakan aku.


" Putri kalian sangat cantik... Mina.. lihatlah bajunya dan penampilannya pun sangat elit. seandainya putraku bisa sepertinya " aku menggerutu layaknya orang yang tak tahu diri. semuanya tak bisa berkata-kata tapi beranggapan Jaehyun akhirnya menghentikan ocehanku.


" Anna.. sepertinya kita harus pergi, hari ini aku harus menemui dokter. aku harus mengecek kondisiku "


" baiklah.. ayo boss.. " sahutku lalu bangkit dengan langkah yang percaya diri lalu pergi dengan Jaehyun yang menggenggam tanganku erat.


setibanya di parkiran dan berada di dalam mobil aku terus menangis.. tak perduli ada Jaehyun yang menyaksikan tangisanku di bangku belakang. aku telah bersikap tegar dihadapan Bora dan Taeyong tadi.. tapi sebenarnya aku sangat rapuh melihat kebahagiaan mereka.


Jaehyun pergi menyetir, entah dia akan membawaku kemana yang jelas aku masih menangisi nasib buruk ku yang tak pernah berakhir.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2