MY BOSS

MY BOSS
Bom yang meledak di dalam rumah


__ADS_3

" candaan kamu tidak lucu Misun " tegas Taeyong


Taeyong masih tak mempercayainya sama sekali, pikiran Taeyong masih campur aduk.


" Tae.. tapi benar.. aku ini Anna.. isteri kamu.. aku baru mengatakan semua ini karena aku belum mendapatkan waktu yang tepat.. maafkan aku Tae.. aku mengatakannya sekarang agar nanti kamu tidak terlalu jauh salah paham tentang keberadaanku di tubuh Misun "


#tingnong !!


" sudahlah.. sepertinya terus meledek perasaan saya Misun. " Taeyong pergi membukakan pintu untuk tamu yang datang


" hufttttt... " hembus nafas cemas Anna karena Taeyong belum mempercayai kata-katanya sama sekali


" dara ? " suara Taeyong terdengar sampai dapur hingga Anna yang begitu penasaran datang menghampiri mereka


" .... " dara malah meneteskan air matanya dan menangis di depan taeyong. yang membuat mata Anna terbelalak adalah dilihatnya perut dara yang sedikit membesar, tak seperti yang dilihatnya tadi siang saat dara datang dengan jaket tebal. kini Anna melihat perut dara seperti orang yang sedang hamil


" paman.. bolehkah aku tinggal disini.. maaf karena aku merepotkan paman.. tapi bisakah aku tinggal disini sementara ? demi bibi Anna.. bolehkan paman.. " dara memohon dengan sedih


" .... " sejenak Taeyong terdiam " baiklah.. tapi untuk sementara kamu tidur di kamar Hyun.. karena paman harus membersihkan gudang untuk kamar kamu dara " taeyong menimpalinya dengan bijak dan mengizinkan dara untuk tinggal di rumahnya


" terimakasih pamann.. " dara memeluk taeyong dan menangis di pelukannya


" tunggu sebentar... " Anna datang dan mengecek perut dara dengan lancang, diperiksanya ternyata benar sekali.. perut buncitnya dara itu karena dia hamil " dara.. kamu hamil dengan siapa ? " tanya Anna dengan tegas


" .... " dara gugup mendapati pertanyaan dari Anna yang tiba-tiba


" apah ? kamu hamil dara ? " taeyong kembali terkejut dan menoleh pada Anna tak percaya


" paman.. maafkan aku. tapi aku harus menyelamatkan bayi ini " tangis dara kembali terisak " aku tidak bisa tinggal di kos kecil itu paman.. jadi aku mohon.. agar paman mengizinkan aku tinggal disini "


" paman tidak melarang kamu dara.. kamu bisa anggap rumah ini juga rumah kamu sendiri.. tapi siapa ayah bayi ini dara ? " tanya taeyong semakin penasaran


" .... " dara hanya terdiam tak berani menjawab pertanyaan taeyong


" siapa dara ?! katakan pada bibi !! " tanya Anna dengan tegas pada dara, dara yang melihat wajah Misun begitu asing baginya.. jadi ia tetap menutup mulutnya dan tak mengatakan apapun pada mereka berdua.

__ADS_1


*********


sampai sekitar jam 7 malam, mereka bertiga duduk menunggu Hyun dan Alexa kembali . canggung dan hening.. itulah yang dirasakan mereka bertiga.


dipikiran taeyong terus memikirkan soal hidupnya Anna dalam tubuh Misun dan kehamilan dara


sementara Anna masih begitu bingung harus memperlakukan taeyong sebagai majikannya atau suaminya sendiri


"...." dara yang begitu lemas terus memegangi perutnya


" tunggu sebentar.. bibi akan membuatkan camilan untuk kamu " dengan kesal Anna segera bergegas pergi ke dapur dan berpikir bagaimana jadinya dara yang hamil saat mendekati ujian nasional


*********


setelah cukup lama menunggu, akhirnya Hyun dan Alexa datang membawa beberapa makanan untuk keluarganya.


Alexa berlari lebih dulu tak sabar menunggu Anna dan membawakan toppoki kesukaannya


" bibi...!! ini toppoki kesukaannya bibi loh " Alexa berlari dan terkejut melihat keberadaan dara bersama paman dan bibinya


" ada siapa ? " tanya Hyun yang baru saja masuk setelah memarkirkan mobilnya


" ...... " dara menyapa Hyun dengan tatapan matanya


" Hyun.. katakan.. apa kamu tau siapa ayah dari bayi yang dikandung dara ? " tanya taeyong mulai serius


" .... " Hyun terdiam kaget


" Hyun.. dara hamil ? " Alexa menoleh pada Hyun dan bertanya seperti orang bodoh


" Hyun !! katakan siapa ayah dari bayi ini ?! " taeyong mulai tegas mempertanyakan kebenarannya pada Hyun " apa kamu yang menghamilinya ?!!! "


" .... " Anna terkejut mendengar pertanyaan taeyong yang tidak tanggung-tanggung


" apah.. apa benar Hyun ? " Alexa mulai melemah.. ia begitu syok mendengar itu "

__ADS_1


" .... " hyun menunduk seperti orang bodoh yang sulit mengatakan kebenarannya


" paman.. maaf.. tapi... " dara mencoba menjelaskan tapi Hyun memotong omongannya


" aku ayah dari bayi itu ! aku yang menghamilinya dara ayah.. maafkan aku.. " kata Hyun menunduk merasa bersalah


" apah... ?! kamu.. Hyun ... kamu bercanda kan ?!! " Alexa yang mendengarnya menjatuhkan semua makanan yang dibawanya


" maafkan aku Alexa.. " lagi-lagi Hyun hanya meminta maaf seperti orang bodoh


" sungguh ini gak lucu !!! " Alexa yang merasa di khianati menampar Hyun di depan semuanya


#plakk!!!!


" maaf bibi Anna.. paman taeyong.. maaf karena sudah menampar Hyun di depan kalian " pamitnya sebelum pergi meninggalkan ruang tamu


"Alexa.. tunggu... "Anna mengejarnya dengan penuh rasa kesalenatap putranya yang hanya bisa berdiam diri pasrah


Anna yang mengejarnya tak berhasil karena, Alexa berhasil mendapatkan taxi lalu pulang kerumahnya


saat Anna kembali, Hyun sudah habis digampari oleh ayahnya


" ayah mendidik kamu bukan untuk seperti ini !! dara masih sekolah.. !! apa kamu pikir semua ini lelucon ?! kau sudah dewasa selama ini Hyun.. tapi bagaimana kamu bisaelakukan hal sebodoh ini !! "


" .... "Hyun hanya diam pasrah tak berani menjawab


" Tae.. hentikan... sebaiknya kita bicarakan semua ini nanti saja.." Anna memcobael meleerai


" .... " taeyong yang masih begitu canggung dengan Anna pergi meninggalkan mereka ke kamarnya


" Hyun.. sebaiknya kamu kembali ke kamar.. biar dara malam ini tidur dikamar bersama mamah "


" mamah?! kau ini aneh sekali.. kau lancang sekali berperan sebagai pengganti mamahku yang sudah meninggal . aku tau niatmu sejak datang kesini.. sebaiknya kamu sadar diri bibi.. ayo dara.. kamu perlu banyak istirahat "hyun membawa dara pergi bersamanya naik ke atas ruang kamarnya. Anna di tinggal begitu saja , sikap Hyun yang kasar pada Anna karena dia satu-satunya yang belum mengetahui soal Anna di tubuh misun


" hufttttt ... " Anna menghembuskan nafas panjangnya dan merasa bodoh tak bisa berbuat apa-apa pada keluarganya padahal Anna sudah memberanikan dirinya untuk mengaku pada taeyong

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2