
Dea kini kembali sendirian mengurus kedai dengan kondisi kehamilannya yang sudah sangat membesar. karena sudah tidak kuat mengolah kedai, Dea akan mempekerjakan dua orang pegawai.
dalam diam menunggu para pelamar kerja datang. Dea sedikit mencemaskan Misun yang tak ada kabar.
" sepertinya ada yang aneh dengan misun.. kenapa sekarang dia bertingkah tidak seperti biasanya. bahkan sekarang dia sedikit lebih santai bicara denganku " benaknya sambil memakan camilan
mata Dea dikejutkan dengan suami Misun yang baru saja lewat depan kedai membawa banyak kopernya.
" tunggu.. apa kau Dohan ? suami Misun ? " tanya Dea kaku pada Dohan yang sangat dingin
" ada apa ? aku sudah tidak membutuhkannya lagi " sahutnya jutek
" dimana Misun sekarang ? " tanyanya penasaran
" aku sudah menjual semua uang dimilikinya.. termasuk menjual isteri yang sangat bodoh seperti dia " sahutnya lagi tanpa ragu dan meninggalkan Dea yang benar-benar terkejut dengan apa yang dikatakan suaminya Misun
" astaga... apa benar dia itu seorang manusia ? kejam sekali Dohan " cibirnya kesal sambil mengusap perutnya menahan emosi
Dea kembali masuk ke kedai dan menelpon suaminya agar cepat datang membawakan camilan baru untuknya.
######
Hyun masih asik bertelponan video dengan Alexa. ia terus meminta maaf soal berhentinya Hyun kuliah di Amerika demi menemani ayahnya agar tidak kesepian.
__ADS_1
" maaf.. seharusnya aku mengatakannya sebelum pulang ke Korea. aku hanya ga mau kamu juga ikut berhenti karena aku "
" kau jahat sekali Hyun... kenapa kau tidak memberitahuku " Alexa terdengar sangat marah dengan Hyun
" maafkan aku sayang... " Hyun terus meminta maaf. ternyata mereka berdua sudah berpacaran tanpa sepengetahuan keluarganya .
" ...... " Anna yang tak sengaja mendengarnya, dan Anna cukup terkejut dengan apa yang kini ia ketahui tentang putranya dan Alexa.
#######
Karena merasa bosan, Anna pergi ke kedai dan memeriksa keadaan Dea. sekaligus ia ingin pamit untuk tidak bekerja di kedai lagi. setibanya di kedai ternyata Dea sedang mewawancarai 2 pegawai baru
" Misun... " dengan sigap Dea langsung menghampiri Misun " kamu kemana saja.. "
" benarkah ? " Dea nampak terkejut " tapi... "
" ada apa ? "
" tadi suamimu.. pergi membawa koper, katanya juga dia sudah menjual rumah milikmu "
" apah ?! " Misun begitu terkejut " baiklah.. aku akan mengecek rumahku dulu "
" baiklah hati-hati "
__ADS_1
Anna berlari dan melihat semua barang miliknya sudah ada di depan pintu. Anna mengambil barang milik Misun yang cukup berguna baginya
" astaga.. wanita ini kenapa begitu tabah menghadapi sikap suami gilanya " gerutunya terus menerus sambil mengambil barang milik Misun
######
setelah mengambil barang miliknya, Anna kembali ke kedai. Dea yang begitu mencemaskan nya sedih melihat Misun uang dibuang begitu saja
" kau baik-baik saja ? " tanya Dea sedikit cemas
" Dea.. bisakah.. kau membantuku ? " tanya Anna padanya
" ya.. katakan saja "
" bisakah.. kau mnceritakan soal Misun.. eh maksudku hidupku ? sebenarnya aku memiliki cedera di otakku hingga aku lupa dengan asal usul ku "
" ...... " sejenak Dea terdiam kaget mendengar hal itu lalu tanpa segan ia menceritakan semua kisah tentang Misun padanya
#########
Dengan penuh amarah dan dendam pada Dohan, Anna benar-benar akan melakukan balas dendam mewakili Misun . sepertinya selama ini Misun benar-benar tidak berdaya melawan suaminya sendiri.
" kau lihat saja !! aku akan membalasnya Dohan !!! akan ku jadikan kau menyesal telah menyia-nyiakan Misun dalam hidupmu !! " umpatnya kesal sambil kembali ke rumah dan menyiapkan makan malam
__ADS_1
Bersambung....