
Sepanjang hari ini aku bekerja sedikit tidak fokus memikirkan kata-kata David. Aku tak tahu kenapa terus terngiang di dalam pikiran. Tapi.. mungkin karena aku tak percaya orang sepertinya bisa menyukaiku wanita yang sudah memiliki seorang anak. Berulang kali kupikirkan apa yang membuatnya suka padaku tapi.. aku tak menemukan alasannya sama sekali.
" apa dia semalam hanya mengigau saja ? Tapi kenapa dia sangat serius ? Bagaimana aku menanggapinya nanti ? " gerutuku terus menerus dalam pikiranku
" wahh sepertinya makan malam semalam lancar ya.. " ledek Hani padaku
" ahhh tidak.. bukan soal itu.. Hani.. boleh aku bertanya ? "
" ada apa ? "
" jika kau menjadi seorang laki-laki muda dan punya pekerjaan yang bagus.. apa alasanmu untuk menyukai wanita tua dan sudah memiliki anak sepertiku ? " tanyaku polos
" apa itu jaehyun ? "
" Bukan.... "
" hmmm... mungkin dia menginginkan wanita dewasa " jawab alex menyambar seperyi petir meski ia sedang sibuk membuat adonan roti
" bisa jadi.. atau.. mungkin dia hanya ingin menggodamu saja, jaman sekarang anak muda di kora sangat agresif.. kau harus hati-hati " sahut Hani mengingatkan aku agar tidak salah menilai orang
" ohh... baiklah.. thanks ya.. "
" memangnya siapa dia ? "
" dia... "
Belum aku menjawab..sudah ada pelanggan yang datang. Segera aku menyambutnya dan menyapanya dengan ramah
" selamat datang... "
__ADS_1
" hai.. apa menu spesial hari ini ? " tanyanya pada Hani. ternyata yang datang David dan salah seorang karyawannya untuk membeli minuman dan roti disini dan untuk ia bawa ke kantor
" David... " aku masih terkejut dengan kedatanganya, aku dibuat bingung.. apa aku harus menyapanya.. atau bersikap seperti biasanya ?
" Anna... apa kau sudah makan siang ? " sapanya langsung tanpa merasa canggung sedikitpun padaku. Apa dia lupa karena ia mabuk semalam ?
" hmmm...sudah " jawabku mencoba bersikap seperti biasanya
" berapa semuanya ? "Tanyanya lagi santai
" 240.000 "
" apa boleh jika nanti malam aku datang lagi ? " tanyanya lagi sambil memberikan uang cashnya sementara satu karyawannya sibuk membawa roti dan minumannya ke mobil
" .... ???? " aku terdiam bisu yak mengerti apa maksudnya
" aku juga ingin mengenal dan kenal dengan putramu "
" bukankah sudah aku katakan.. bahwa aku serius padamu ? Hari ini aku ada meeting.. sampai ketemu nanti malam ya.. bye.. "
Aku mati kutu dibuatnya, kita hanya beda usia 5 tahun.. tapi baru aku menemukan tipe yang seperti david. Ia sangat berani.. dan bicaranya begitu santai . Tak perduli banyak orang disekitarnya, dia bersikap seperti biasanya
" apa dia ? " tanya Hani ternganga melihat sikap David yanb begjtu frontal
" .... " aku mengangguk lesu karena yak bisa berkata apa-apa jika sudah di depan david
" wahhhh keren... sepertinya dia memang serius " Hani terus memujinya dan menyerahkan keputusan untuk aku memilih bebas antar jaehyun dan David.
********
__ADS_1
30 menit sebelum toko tutup, aku dan Hyun sibuk dengan tugas sekolahnya untuk membuat kerajinan tangan. Tiba-tiba saja Taeyong memberiku pesan
" Anna... "
" ada apaa ? " balasku santai
" aku tak ingin bersembunyi lagi darimu sekarang.. aku cemburu jika kau bersama lelaki lain "
"Sekarang aku masih mencoba untuk menceraikan Bora. Aku tidak pernah mencintainya anna.. sejak dulu.. samapi sekarang. Maaf karena aku menyembunyikan bahwa putriku Taeri mengalami gagal jantung dan keturunan penyakit ginjalku. Ku harus terus memantau kesehatan putriku, jadi aku mohon kau bisa memaklumiku "
" Hyun.. juga putraku.. tentu aku sangat menyayanginya... tapi maaf jika aku sulit membagi waktu "
" aku masih mencintaimu Anna.. "
" mungkin.. kau sudah tak ada rasa lagi padaku.. tapi jika aku terus menyembunyikan perasaan ini.. hatiku sangat lemah dan tak kuat menahan perasaan sedih dan kecewa ini seorang diri "
" jika dulu Bora tidak menjebakku.. dan Bora tidak hamil anakku.. aku tidak akan pernah menikahinya.. walaupun aku juga tak bisa menikahimu Anna.. "
" aku sangat merindukanmu Anna... "
Aku terdiam setelah membaca pesan-pesan itu, mungkin ada banyak alasan lagi yang tidak pernah aku ketahui selama ini. Hatiku sakit tiba-tina.. selama ini aku terus membenci taeyong bahkan aku sangat kecewa padanya.. tapi setelah kuingat semua kenangan kita berdua... aku juga merasa ada yang tak beres dengan hubungan yang menyedihkan ini.
Semua yang yelah terjadi memiliki banyak arti. Tak hanya dalam hidup Taeyong tapi juga dalam hidupku.
" Anna.... Annna.....!!!! " teriak Hani dagi lantai bawah dengan keras, aku segera berlari dan menghampirinya takut terjadi apa-apa dibawah
" ada appa.... ? " tanyaku pada hani dengan cemas
" .... " Hani terdiam dan matanya melirik pada tiga orang lelaki yang berdiri tepat di depan tomo roti milik Hani. Mataku benar-benar menganga meliha tiga orang yang sudah tak asing lagi bagiku. Jaehyun.. Taeyong.. dan david... apa yang mereka lakukan disini ?
__ADS_1
Bersambung...