MY BOSS

MY BOSS
Kembali Tertawa


__ADS_3

Satu jam setelah Mona makan malam, akhirnya David datang menjemputnya. sejak Mona baru datang.. aku sudah mengabari david untuk membawa mona pulang bersamanya.


" .... " David datang bersama Yuna yang terus menempelinya. meski mona masih ingin bersamaku.. akhirnya mona mengalah juga untuk ikut pulang bersama David


" na.. maaf karena Mona sudah mengganggumu.. sekarang kau membuka toko ? " tanyanya sedikit canggung bicara denganku


" hm... perhatikan kesehatan mona vid.. jika kau mengijinkan mona.. dia boleh mengunjungiku disini.. " kataku lagi lebih santai menghadapi mereka


" .... " Yuna terus memegangi Mona dan berusaha menjadi ibu yang baik untuknya " na.. makasih ya.. udah kasih tau kita " kata Yuna dengan tersenyum girang mendapati putrinya bersamanya lagi.


" hmm.. santai saja "


" kalau gitu.. aku pamit ya na.. " kata David dengan wajah yang begitu serba salah menoleh padaku dan pada Mona.


mereka akhirnya pergi, meski malas memandang kepergian mereka.. tapi sikap mereka yang begitu santai di depanku padahal perceraian belum resmi. sungguh membuatku geleng-geleng melihatnya, Yuna terus menggandeng David padahal jelas masih ada aku berdiri melihat mereka berjalan menuju parkiran bersama.


" kenappa aku terlihat sangat menyedihkan sekali ?! apa mereka berdua meledeku ? " benakku mulai merasa risih karena mereka berdua dengan santainya lebih berani bermesraan di depanku, padahal aku dan David belum resmi bercerai.


" Apa hyun sudah pulang ? " kehadiran taeyong yang tiba-tiba muncul membuatku terkejut setengah mati. aku pikir siapa seorang yang datang dari belakangku berdiri


" ahhh kau ini.. aku kaget sekali tae.. " aku memegang dadaku dan tertawa geli karena aku sudah ketakutan seperti orang bodoh di depan Taeyong


" maaf... apa aku mengagetimu ? "


" hmm kau sangat mengagetkan tae.. hyun sudah pulang sejak tadi " kataku lalu duduk di depan kedai dan bersandar menenangkan jantungku yang masih kaget

__ADS_1


" ohh... " Taeyong mengangguk mengerti dan ikut duduk disampingku sambil melihat ponselnya


" kau.. baru kelihatan ? hari ini kau sibuk ? "


" kau merindukan aku ? " Taeyong malah berbalik tanya meledekku


" hish.... aku tidak punya waktu merindukanmu tae.. hari ini cukup melelahkan.. sepertinya aku harus mencari pegawai yang bisa membantuku "


" bagaimana kalau aku membantumu.. kau bisa mempekerjakan aku na.. " pintanya santai


" hahaha apaan sih tae.. kamu ini aneh banget.. aku harus mencari pegawai paruh waktu sungguhan yang masih muda "


" hish... apa aku sudah sangat tua sekarang ? "


" hahhaha.. aku bersumpah aku masih tampan dan muda seperti dulu na.. lihat saja sendiri.. "


" iya.. iya.. Singa Nakal... ahhahaha.. " ledekku lagi dengan puasnya


" singa nakal ? hahahha kau masih ingat itu na ? " taeyong ikut tertawa saat aku menyebutkan julukan yang diberikan obu tirinya saat dulu


" hmm tentu saja.. singa nakal yang kena CCTV ... hahahhaha " rasanya malam ini aku sedang ingin tertawa, kedatangan taeyong sedikit menghiburku saat tadi aku merasa ditinggalkan sendirian oleh mereka bertiga ( David, Mona, Yuna )


" kau.. akhirnya tertawa lagi na.. aku senang melihatmu tertawa seperti in lagi na.. " kata taeyong tersenyum senang melihatku dengan lekat


" hmm.. terimakasih untuk menghiburku malam ini " aku meredakan tawaku dan mencoba kembali normal namun tawaku masih tak berhenti saat melihat Taeyong yang menunjukan ekspresi wajah lucunya

__ADS_1


" whaww.. singa nakal lapar.. singa nakal lapar... " taeyong menggerang seperti anak kucing. karena ulahnya aku tak henti terus tertawa di depan kedai bersamanya.


" ahahhaa haduh.. tae.. hentikan... hentikan... huft... " aku mengatur nafasku dan mencoba menghilangkan tawaku yang tak berhenti sejak tadi


" Anna... " David datang lagi sendirian melihatku dan taeyong yang sedang asik bergurau sejak tadi. wajahnya sedikit kesal melihat taeyong bersamaku tapi tatapannya seperti orang yang pasrah


" David.. ada apa ? " aku langsung terdiam dan bangkit dari dudukku


" Mona sepertinya meninggalkan tasnya disini " katanya singkat dan terus menatap taeyong dengan tatapan sinisnya


" ohh.. sebentar.. aku akan mengambilkannya.. "


" sayang... " taeyong menahanku tiba-tiba " aku akan mengambilkannya untukmu.. kamu pasti lelah kan. tunggu sebentar ya vid.. " kata taeyong dengan bersikap aneh


" .... " aku terdiam. kenapa taeyong harus bersikap seperti tadi di depan David, padahal aku tidak ingin membalas apapun pada david.


" kalian pacaran ? " tanya david terus terang menatapku penasaran


" ??? " mataku langsung terbelalak kaget dengan pertanyaannya. bingung rasanya karena Taeyong malah membuat kesalahpahaman


" Kalian.. benar-benar sudah balikan ? " tanya David lagi dengan penasaran


" hmm.. kita sudah balikan " Sahut taeyong dan melemparkan tas mona pada David dengan santainya. kali ini mereka saling bertatap muka penuh dengan kemarahan satu sama lain.


Bersambung........

__ADS_1


__ADS_2