
Hatiku terus cemas memikirkan keadaan Hyun. karena sebuah ancaman itu otak ku tak berfungsi dengan benar, setibanya aku di lantai dasar aku tak sengaja bertabrakan dengan jaehyun di depan lift.
" Auuuuu " karena tubuhnya begitu kejar aku sampai hampir terjatuh ke lantai, tapi jaehyun segera menangkap ku dan menahanku agar tidak jatuh
" Anna... "
" Jaehyun.. maaf... tapi aku harus pergi sekarang " kataku dengan cemas dan mencoba segera pergi tapi tangannya menahanku
" ada apa ? apa yang terjadi? kenapa kau pergi? " tanya jaehyun yang ikut cemas melihat aku
" aku harus pergi...kumohon.. aku takut Hyun kenapa- kenapa "
" ada apa ? apa yang terjadi ? ayo aku akan mengantarmu " dengan sigap jaehyun menarikku pergi ke parkiran dan mengantarku dengan mobil miliknya.
selama perjalanan ke toko roti Hani, aku terus menelponnya tapi tak ada jawaban sama sekali. setibanya disana tanpa memikirkan jaehyun.. aku langsung lari ke toko rotinya yang cukup ramai sekali.
" Hani... Hani.... " aku memanggilnya dan berlari seperti orang gila mencari hani berada
" Anna.. kau sudah pulang ? " Hani keluar dari dapur panggangan dengan banyak roti yang ia bawa.
__ADS_1
" Hyun.. dimana putraku ? apa dia baik-baik saja ?!" tanyaku cemas dan mencarinya kesekeliling toko
" dia bersama Alexa..sedang tidur siang "
" benarkah ?!! " aku langsung berlari kelantai atas dan melihatnya sedang tidur pulas di depan ruang tv bersama alexa.
saat itu juga aku merasa lega karena putraku baik-baik saja, tubuhku melemas karena aku sangat ketakutan sejak tadi di kantor. saat kembali kebawah sudah ada jaehyun dan alex yang sedang berbincang.
" Anna.. apa yang terjadi ? " tanya Alex ikut cemas hingga toko rotinya ia tutup saat itu juga
" Hyun.... hiks.. hiks....hiks..... " air mataku menetes lagi dan lagi.. setelah menjadi seorang ibu aku sangat lemah. bahkan dalam sehari aku terus menangis di depan orang maupun seorang diri.
" makasih ya.. " aku mencoba menenangkan tangisanku.. meski masih begitu sedih dan takut.. aku menceritakan semuanya agar aku tak menanggungnya sendirian.
mendengar semua ceritaku, semuanya bisa menyimpulkan siapa orang yang telah mengancamku dan hyun.. Jaehyun yang sangat terkejut dengan apa yang terjadi.. juga terus menenangkan aku dari semua ketakutanku, bahkan ia berjanji akan ikut menjaga dan membantu jika terjadi sesuatu pada hyun.
***********
malam ini aku hanya merenung sendieian didalam kamar sambil memandangi pemandangan kota dari jendela apartemen. Hyun asik dengan mainan-mainannya.. sesekali kupandangi putra kecilku yang manis itu dan sesekali aku meangis karena melihatnya. aku takut... takut sekali jika memang benar terjadi sesuatu padanya.
__ADS_1
#Ting!!!! ( pesan masuk menyadariku dari semua lamunanku )
pesan dari David : " kau kemana tadi ? apa terjadi sesuatu.. aku mencoba menelponmu tapi.. kau tidak visa dihubungi "
Pesan dari david : " kau baik-baik saja ? besok jangan sampai terlambat !! kabari aku secepatnya "
" maaf... karena besok ada pertemuan dengan klien.. aku akan datang tepat waktu " balasku singkat
#Ting!!!! ( pesan masuk lagi )
pesan dari Taeyong : " kau baik-baik saja ? apa yang terjadi anna ? kenapa kau dan hyun tak bisa aku hubungi ? "
pesan dari taeyong : " apa akuembuat kesalahan lagi ? maaf... tapi bisakah kau katakan apa yang terjadi ? "
pesan dari taeyong : " segera kabari aku.. aku sangat mencemaskan kalian "
pesan darinya hanya bisa kubaca saja, aku takut.. jika ancaman itu datang lagi padaku. sedih rasanya menahan ini dan menyembunyikan semuanya dari taeyong. apakah selama ini taeyong terus menyalahkan dirinya karena aku ? maafkan aku tae.. tapi mungkin ini yang terbaik.. aku bukan siapa-siapa lagi dalam hidupmu.. aku hanyalah seorang ibu dari anakmu Tae...
Bersambung.......
__ADS_1