MY BOSS

MY BOSS
kesedihan yang aku tutupi


__ADS_3

Sampai hari berganti aku masih terngiang-ngiang dengan ucapan Hani. Tapi aku memilih mengabaikannya dan mulai memulai hariku dengan mencari ruko untuk aku jadikan sebagai usahaku sendiri. Setelah lama memiliki tabungan untuk masa tuaku, aku sekayang berniat untuk membuka kedai pansit.


Untuk saja kemampuanku saat memasak makin berkembang. Hari ini setelah mendapati hari-hari kesepianku aku memutuskan untuk menyibukkan diriku dengan membuka sebuah kedai makanan. Keluargaku belum ada yang tahu tentang rencanaku, jadi.. kuputuskan memberi tahunya nanti setelah kedaiku benar-benar sudah jadi.


Setiba di ruko yang disewakan akhirnya aku cocok dengan roku yanb kucari bahkan dengan harga yang cukup membantu bisnisku. Sejam setelah aku tanda tangan sewa kontrak aku langsung memanggil beberapa tukang dan memberi arahan untuk dekorasi kedai yang aku inginkan.


#TING!!! ( pesan masuk dari hyun )


" mah..bisa kita bertemu.. mamah ada dimana sekarang ? "


" .... " sejenak aku kebingjngan karena aku masih harus mengawasi beberapa tukang yang memberskan kedaiku. Jadi aku membiarkan Hyun datang dan tahu rencanaku karena aku tidak bisa pergi selama proses renovasi.


Setelah memeberi alamat pada hyun, 15 kemudian hyun sampai dengan berlalri menggunakan seragam sekolahnya yang belum dia lepas padahal hari ini mulai gelap.


" hyun.. kau belum pulang kerumah ? Mona dengan siapa ? " tanyaku penasaran melihat putraku masih mengenakan seragam sekolahmya dan tas yang masih ia gendong


" Mona.. dia lagi ada pelajaran tambahan sepertinya, aku belum pulang mah.. "


" baiklah.. ayo duduk disini " ajakku duduk di depan kedai tak lupa aku memberikan Hyun yogurt kesukaannya


" tapi.. kenapa mamah bisa ada disini ? "


" mamah.. akan membuka kedai pangsit, karena uang tabungan mamah sudah terkumpul jadi mamah memilih membuka kedai disini "


" Benarkah..? wahh kalau gitu aku akan terus membantu mamah disini sepulang sekolah.. "


" hm.. no.. kamu harus fokus belajar hyun, sebentar lagi kan kamu kuliah "


" iya mah.. tapi tetap saja aku senang bisa membantu mamah "


" oh iya ada apa ? Apa yang ingin kau bicarakan hyun ? "


" .... mah ... aku akan tinggal bersama ayah taeyong.. kupikir aku akan lebih santai dan fokus karena jarak rumah kesekolah lebih dekat "


" .... " aku tersenyum senang padanya karena Hyun sangat dewasa dalam hal meminta izin " Baiklah.. lagipula... "

__ADS_1


" kenapa mah ? "


" mamah akan sibuk akhir-akhir ini " sahutku lalu pergi kembali kedalam melihat pekerjaan yang sudah hampir selesai


*********


Diperjalanan pulang.. hyun terus memintaku untuk pergi menikmati angin malam di dekat sungai han. Karena dia terus memaksa jadi aku menurutinya dan ikut kemanapun hyin pergi dengan mobil pemberiam taeyong.


Malam ini.. rasanya aku begitu menikmati kencan bersama putraku sendiri. Hyun terus tersenyum senang saat dia membawaku menikmati pesta kembang api. Tak terasa malam mulai larut dan akhirnya kita berdua pulang kerumah.


Hyun pergi ke kamarnya dan saat aku baru masuk ke kamar.. kulihat David sudah tertidur pulas, melihatnya saja rasanya begitu muak dan kesal. Jado.. aku pergi ke kamar Mona yang juga sudah terlelap dalam tidurnya dan tidur bersama mona di ranjangnya


" mah.. mamah disini.. " mona terbangun sebentar dan memeluknya lalu terridur lagi


" Haruskah aku mengakhiri segalanya dan berpidah denganmu sayang ? " benakku menatap putriku yang tertidur dengan sangat cantik


***********


Saat pagi tiba, semuanya berkumpul di meja makan untuk sarapan. David dan hyun asik berbincang mengenai rencana kuliahnya nanti. Sementara mona sangat menikmati sarapannya dengan lahap, aku.. terdiam memandang isi pikiran david sekarang. Apakah yang dia lakukan saat ini adalah sebuah sandiwara atau memang betul kasih sayangnya terhadap anak-anaknya.


Tak terasa air mata ini akan terjatuh, jado aku memilih pergi ke kamar mandi dan menangis dalam diam agar anak-anak tak curiga denganku. Aku terus menangis dan tiba-tiba saja dadaku semakin sesak jika harus mengingat semua yang telah kulalui akhir-akhir ini


Tuk..tuk..tuk..


" sayang.. kamu masih didalam ? " david memanggilku karena sedari tadi aku belum keluar dari kamar mandi


" hmm.. aku masih mandi"


" baiklah.. aku berangkat kerja ya sayang. I love you... " pamitnya lalu pergi.


" ... " aku tersenyum sepat saat mendengar kata i love you tadi. Kupikir kata sayang dan i love you darinya sudah tak memiliki arti perasaan apapun. Yang aku rasakan saat ini hanya sebuah perasaan sayang untuk mempertahankan sebuah keluarga agar tak hancur.


Karena David sudah pergi, dan anak-anak juga sudah berangkat sekolah. Aku pergi bersiap untuk membeli keperluan untuk kedaiku, lalu menjalankan hari dengan normal dibalik suasana hatiku yang sedang kacau saat ini.


*******

__ADS_1


#Ting!! ( pesan masuk dari Taeyong )


" kau dimana ? Bisakah kita bicara na.. aku sangat mencemaskanmu "


Lagi-lagu Taeyong mencemaskanku. Sebenarnya aku tidak ingin membuatnya kembali mengkhawatirkanku tapi.. aku juga tidak ingin kalau Taeyong kembali sakit hati jika aku terus menghindar darinya.


" baiklah.. ayo kita bertemu " balasku lalu bersiap bertemu dengan taeyong di kedai pangsitku yang hampir saja jadi. Tak lupa aku memberikan alamatnya pada taeyong dan menunggunya sambil mendekor beberapa pajangan di kedai agar terlihat cantik


Sekitar jam 12 siang, Taeyong datang membawa beberapa makanan untuk makan siang dan jus buahnya. Ia terkejut melihatku yang sibuk dengan pekerjaanku saat ini. Matanya terus merkeliling menelusuri kedai yang tak begitu luas ini dari matanya.


" kau.. membuka kedai inj sendirian ? " tanyanya terkagum melihat dekorasiku yanv lumayan rapih


" hmm.. aku hanya bosan jika terus berdiam diri di rumah " sahutku dan memberinya segelas air karena peralanan dari parkiran ke daerah tempatku cukup jauh dan menguras tenaganya


" tapi.. bagaimana dengan kondisimu na ? "


" aku akan menanginanya pelan-pelan, jika memang aku kewalahan aku akan mempekerjakan karyawan " kataku lagi dan memeriksa bawaan makanan yang taeyong bawa


" baguslah.. kau jangan terlalu kecapean.. "


" cih... kau makan ini terus ya kalau siang.. ? Kapan-kapan aku akan membawakanmu lauk.. lagipula hyun akan tinggal bersamamu.. jadi kau harus makan masakan rumah tae.. "


" hmm baiklah.. aku hanya tidak sempat memasak na.. " taeyong tertawa malu menyadari dirinya tak bisa melakukan apapun sendirian. Karena kudengar manager lee ( ibu tirinya) sudah pindah ke kampung halamannya


" oh iya.. ada apa tae ? Apa yang ingin kau bicarakan ? "


" ohh.. soal kepindahan hyun.. apa kau tahu apa alasannya ? " tanyanya penasaran


" karena jarak sekolahnya lebih dekat.. kemarin hyun bilanb padaku "


" ohhh.. aku mencemaskan sesuatu karena kemarin siang saat dia datang dan melihat kamarnya yang sudah aku perbaiki. wajahnya tidak terlalu bahagia dan seolah memikirkan sesuatu yang membuatnya sedih "


" benarkah ?! " aku terkejut mendengar hal itu darinya dan memikirkan hal apa yang telah membuat pikirannya terganggu sebenarnya.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2