MY BOSS

MY BOSS
Aku terlalu Egois sepertinya


__ADS_3

Sepertinya saat aku dan hyun baru datang, taeyong sedang sibuk menyiapkan makan malam untuk hyun. Tapi semuanya gagal karena taeyong begitu guguo saat aku datang tiba-tiba. Menu makan malam akhirnya taeyong pesan online, karena pikiranku sedang kacau hyun segera menyuruhku tidur di kamarnya dan hyun akan tidur dengan ayahnya.


Aku mengunci pintu kamar rapat-rapat dan merenungi nasibku kedepannya. David terus menghubungiku tapi aku mengabaikan semua panggilannya. Setelah merenungi segalanya.. kupikir selama beberapa tahun terakhir ini David sudah tak memiliki perasaan padaku dan berselingkuh dengan Yuna.


Saat ini aku memang sangat marah dengan mereka berdua karena telah merusak keluarga bahagiaku dalam satu malam saja. Tapi.. mungkin ini yang terbaik bagi keluarga kita karena sepertinya Mona dan Hyun akan terus diam meski mereka tahu david bersama Yuna. Mereka.. sama-sama tak kngin menyakiti keluarganya dan mempertahan keluarganya.


#Ting!! ( pesan masuk dari Hani )


" kau dimana ? Kau.. pergi dari rumah ? "


" apa yang terjadi na ? Katakan kau dimana sekarang ? Aku hanya mencemaskanmu "


" kabari aku kalau perasaan kau sudah membaik "


Hani.. sepertinya tahu dari david yang mencari dimana keberadaanku. Jadi sementara ini aku tak ingin menghubungi siapapun karena aku sedang ingin menyendiri.


***********


Sekitar jam 1 pagi aku keluar dari kamar Hyun. Setelah membereskan kamar hyun yang cukup berantakan, aku keluar menuju dapur karena merasa sangat lapar sekali. Di dapur aku tak menemukan apapun, yang ada hanya ayam goreng yang semalam mereka makan bersama. Karena sangat lapar aku memakan ayam goreng itu sambil membereskan dapur taeyong yang sangat berantakan. Meskipun barang-barang di kulkas sangat lengkap, tetap saja tak beraturan seperti tong sampah.


Kulihat Taeyong dan hyun sepertinya sudah tertidur lelap di kasurnya. Melihaty mereka mengingatkanku saat dulu hyun masih kecil dan mereka tidur bersama seperti anak kecil. Ternyata kebiasaan tidur mereka sampai sekarang masih persis sama seperti dulu.


Segera aku membereskan rumah Taeyong yang sangat berantakan ini lalu mengubahnya seperti ruangan yang benar-benar hidup. Tak lupa aku membuatkan beberapa lauk dan kimci untuk mereka nikmati saat mereka lapar nanti. Untuk sarapan besok aku akan membuatkannya nasi goreng besok pagi saja. Sekarang aku hanya membereskan rumah dan halaman rumah yang nampak tak terurus. Dulu.. taeyong tinggal di apartemen sekarang kiniia menempati kediaman almarhum ayahnya.


*******


Merapikan taman bunga di tengah malam yang dingin cukup membuatku lebih santai dan melupakan semua masalahku yang tengah aku hadapi saat ini. Tanaman bungan mawar yang begitu cantik tumbuh secara liar karena tak pernah diurusi.


" hmm.. selesai juga.. " setelah semuanya beres aku terduduk di bangku sambil menatap langit malam di pagi-pagi buta.


" kau belum tidur ? " taeyong tiba-tiba datang dan membawakan aku segelas coklat panas


" ?? " aku terkejut karena mungkin aku telah mengganggu tidurnya " apa aku berisik ? Maaf.. aku hanya menghilangkan bosan saja tae.. "

__ADS_1


" kau tidak ngantuk na ? "


" entahlah.. aku hanya sedang ingin menjernihkan pikiranku saja "


" apa kau baik-baik saja ? Jika memang david benar-benar menyakitimu aku akan menegurnya "


" .... " sejenak aku terdiam dan menyeruput coklat panas yang menghangatkan tubuhku " aku baik-baik saja.. aku hanya butuh waktu untuk kembali menata kehidupanku tae. Sejak hari itu di pilau jeju, aku.. sudah menerima semua yang david lakukan tapi.. sebenarnya yang kucemaskan hanya anak-anakku.. kupikir sekarang semuanya sudah beres karena anak-anak sudah tahu tadi malam "


" tapi bagaimana perasaanmu na.. aku rasa kamu cukup terluka.. " katanya lagi dengan nada yang begitu sedih


" entahlah... aku juga tak mengerti dengan perasaanku saat ini. Tae.. sepertinya aku harus mandi karena sekarang tubuhku sangat kotor "


" hmm.. kau merapikan tanaman ini ? " taeyong nampak terkejut menyadari tanamannya tertata rapi


" ohh iya.. apa masih berantakan ? "


" tidak.. ini benar-benar rapih.. bahkan kupikir sekarang halamanku terlihat sangat cantik " taeyong sangat terpukau dengan tanaman bunganya yang kurapikan sampai-sampai matanya tak bosan menatap bunga-bunga yang bermekaran.


*********


Saat belanja keperluan kedai, Taeyong menemaniku karena sedang senggang dengan pekerjaan. Keberadaan Taeyong bersamaku cukup membantu karena dia bisa membawa belanjaan yang berat-berat. Sepertinya hubunganku dengan taeyong sudah membaik sejak dulu saat dia sebelum pergi keluar negeri, bersamanya sudah seperti teman lama sendiri. Bukan untuk menerimanya kembali.. tapi aku akan berteman dengannya dan bisa saling memberi saran satu sama lain jika kita sama-sama butuh masukan.


" na.. gimana kalau sumpit ini ? " taeyong menunjukan sumpit hitam yang cukup bagus


" hmm baiklah.. oh iya.. apa tadi kau melihat piring cantik juga atau mangkuk ? "


" hmm disini ayo.. tadi kurasa ada yang bagus " Taeyong begitu bersemangat membantuku


*********


Baru saja aku selesai memasukan belanjaanku di bagasi mobil taeyong, ada david yang datang menghampiriku bersama dengan Yuna yang mengikuti dari belakang. David begitu kesal melihatku bersama taeyong tapi.. aku menganggap semua ini biasa saja


" sayang... kenaoa kau mengabaikan telponku ? " tanyanya dan langsung memelukku erat

__ADS_1


" aku.. sudah mengajukan perceraian pagi ini, kumohon bersikaplah dengan sewajarnya david. "


" Anna.. aku tahu aku salah.. tapi kamu tetap wanita pertama yang sangat aku cintai, aku tidak ingin bercerai sayang.. " bujuknya terus menerus tapi itu tak meluluhkan hatiku sama sekali


" Seminggu lagi akan ada pertemuan sidang pertama, aku harap kau bisa bekerja sama. Kalau gitu.. aku pamit " pamitku dengan sopan padanya yang sudah tak bisa aku hormati lagi sebagai seorang suami


" apa karena taeyong kembali ? Sepertinya sejak dulu.. kau memang ga pernah mencintaiku anna ! "


" .... " aku terdiam tak menyangka David berpikir sepicik itu tentang perasaanku dan pada kesetianku selama ini


" apa kau gila ?!! " Taeyong nampak begitu marah dan mencoba untuk menghampiri David tapi aku langsung menyuruhnya masuk kemobil


" David.. aku sudah cukup sabar menahan semua kemarahanku selama ini.. aku diam! Meski aku tahu perselingkuhan kalian di pulau jeju.. bisakah kita bersikap lebih dewasa.. ? Katakan apa yang sebenarnya kau kejar dariku ? "


" aku.. mencemaskan Mona.. dia begitu sedih kehilanganmu Anna.. "


" Anna.. kumohon temui mona sekali saja.. ia begitu sedih kau pergi " sambar Yuna seperti tak punya rasa malu. Sebagai ibunya seharusnya dia bisa memenangkan hati putrinya


" akan aku pikirkan.. " jawabku lalu masuk kedalam mobil dan pergi meninggalkan mereka berdua


*********


Dalam perjalanan pulang, aku bersandar di bangku mobil dan menatap ke arah luar jalan raya yang begitu padat. Hatiku terus bertanya-tanya kenapa aku bisa sesantai ini menghadapi masalah ini ? Kenapa aku tidak ingin menjambak mereka berdua dan marah dengan puas ?


Seharusnya aku melakukannya sebagai seseorang yang di selingkuhi. Kenapa dari dulu aku selalu mengalah ? Apa karena aku begitu lemah ? Dan selalu merasa bersalah ?


" Tae.. apa aku harus memaafkannya ? " tanyaku padanya yang sedang menyetir hingga mengerem mendadak mobilnya dan memakirkan ke pinggir jalan


" ??? " Taeyong terkejut dengan pertanyaanku, matanya membulat seolah ia marah dan kesla mendengar kata-kata itu


" apa.. aku harus menerima Yuna dalam keluargaku ? Apakah aku harus membiarkannya menjadi isteri keduanya ? Aku hanya.. tidak ingin keluargaku hancur begitu saja " kataku lagi dan mengoceh tak jelas


" jika kau bisa memaafkan David.. seharusnya dulu kau juga bisa memaafkanku na.. aku tak menyangka pemikiranmu bisa sesempit itu padaku.. tapi kembali lagi padamu.. semua pilihan itu kau yang punya.. " jawabnya lalu lbali menyetir namun dengan suasan yang begitu canggung.

__ADS_1


" .... " aku terdiam setelah mendengar jawabn Taeyong, sepertinya saat ini taeyong benar-benar marah padaku. Maksud dari semua ucapanku hanya aku tak ingin merusak suatu hubungan begitu saja.. seperti dulu aku dengan taeyong, tapi.. sepertinya aku memang salah bertanya tentang hal ini padanya.


Bersambung.......


__ADS_2