MY BOSS

MY BOSS
Lamaran Terindah


__ADS_3

Semua orang berkumpul menikmati syukuran kepulanganku. Rumah yang kudatangi ternyata rumah pribadi David sekarang. David dan ibunya memaksaku untuk tinggal bersamanya, aku yak bisa menolak karena hyun sangat menyukai satu rumah dengan neneknya.


Selama mereka menikmati pestanya, David membawaku ke lantai atas dan menunjukan kamar pribadiku yang bersebelahan dengan kamar Hyun. Dacid menyiapkan segala yang kubutuhkan tanpa kupinta sama sekali.


" mulai sekarang kau harus betah tinggal disini "


" Tapi.. aku hanya tidak ingin mengganggu keluarga kecilmu " sahutku merasa tak enak


" kau dan hyun adalah keluargaku.. " katanya tegas menatapku agar aku bisa memahaminya yang ingin aku tinggal bersamanya


" .... " aku membuang tatapan itu karena aku sedikit gugup berada berdua di kamar ini, baru saja aku pulih tapi pikiranku sudah jauh kemana kemana karena kerunduanku pada david


" Na... " panggilnya serius dan menarik daguku agar aku bisa menatap wajahnya


" hmm... "


" ayo kita menikah... aku tidak ingin membuang waktu yang tepat seperti ini. Waktu dimana semuanya sempurna bagiku.. kau yang telah memilihku.. hyun yang sudah menganggapku ayahnya juga.. ibuku yang sangat menyuportku untuk meminangmu.. dan jaehyun yang tak akan mengganggu kehidupan kita lagi "


"....." aku tertegun mendapati lamaran dari David


" aku sangat mencintaimu Anna.. aku akan bertanggung jawab atasmu dan anakmu.. aku akan belajar menjadi suami dan ayah yang baik. Apa... kau mau menjadi isteriku " David mengeluarkan cincin dari kantong celananya dan menungguku memberikan jawaban atas lamarannya


" .... " air mataku menetes lagi di depannya, aku terharu... David bisa mengatakan hal seromantis ini padaku. Tanoa banyak berfikir lagi.. aku langsung mengangguk dan menerima lamarannya

__ADS_1


" makasih yang... " dengan cepat David memelukku erat lalu memakaikan cincin cantik itu ke jari manisku dan mengecup keningku dengan lembut. Dan untuk pertama kalinya aku juga melihat tetesan air mata kebahagiaannya.


" aku sangat... sangat... bersyukur bisa bertemu dengan wanita sepertimu. Terimakasih untuk segalanya na.. " tuturnya dan mendekapku bahagia


" aku juga sangat bersyukur bisa memilikimu yang.. "


**********


Setelah hari berganti, aku kembali memulai aktivitas seperti biasanya. Awalnya aku ingin mengantar hyun ke sekolah.. tapi ibu memaksa mengantarnya ke sekolah. Awalnya aku sempat agak bosan harus melakukan apa.. tapi David datang dan membawaku pergi ke salon dan membeli pakaian cantik untuk ke acara pembukan grand opening kantor barunya.


David memoles penampilanku hingga berubah drastis. Aku nampak sangat elegan dan cocok berada disampingnya. Setibanya kita di gedung acara.. semua mata memandang kearahku bahkan beberapa wartawan yang datang ikut mengambil fotoku bersama David.


Aku bersyukur David bisa mendapatakan kepercayaan besar dari perusahaan lain. Bahkan kini dia yang memegang kendali anak perusahaannya. Lucas.. Taeyong.. dan beberapa rekan kerjanya hadir, bahkan mantan anggota tim David saat bekerja di perusahaan taeyong juga ikut datang memberinya selamat. Tak hanya itu.. ternyata beberapa ibu-ibu wali murid teman hyun juga datang bersama Bora dan menatap sinis kearahku.


" haii... mom... apa kabar ? " sapaku santai tanpa merasa malu ssdikitpun


" .... " aku hanya terdiam dan tersenyum soat menanggapi mereka. Sementara Bora tertawa kecil dengan tatapan sinisnya


" apa... jaehyun belum pantas untukmu ? " ledek Bora didepan yang lainnya


" .... " awalnya aju ingin diam dan tak ingin mencari masalah di hari bahagia ini, tapi karena sikap Bora yang semakin mengesalkan aku berani untuk menanggapinya bicara


" hmmm... jaehyun terlalu posesif... aku harus pintar memilih calon yang tepat.. untungnya ada David yang kini benar-benar tulus padaku. Aku tak ingin gagal untuk yang kedua kalinya seperti dulu.. temanku sendiri merebut calon suamiku dengan santainya " ujarku hingga membuat ibu-ibu yang lain menatap Bora terheran..

__ADS_1


" sayang... aku harus mengenalkanmu dengan Tuan Hans.. ayo " david datang memecah suasana yang cukup menegangkan


" hmmm.. apa dia pemilik perusahaan ini ? "


" ohh iya.. kita harus menyapanya.. dia hanya beberapa hati di korea "


" baiklah... " aku pergi meninggalkan mereka dan bertemu dengan banyak teman baru. Dulu... rasanya ingin sekali aku menjadi seseorang yang penting diacara pesta seperti ini. Dan kini..akhirnya aku bisa merasakannya. Bahkan... aku akan berusaha mengalahkan Bora yang sering menghinaku


**********


Semua orang sibuk menikmati pesta, aku dan David memilih bersantai di taman belakang gedung sambil menatap langit malam yang begitu indah. Aku bersandar dibahunya dan david terus menggenggam tanganku erat.


" sayang lihatlah... bayi itu sangag lucu ya.. " david menunjuk seorang bayi yang sedang di gendong oleh ayahnya sambil tertawa ceria


" .... " aku membisu setelah menyadari David menunjuk seorang bayi. David pasti sangat menyukai bayi.. tapi bagaimana aku bisa memberikan bayi untuknya ? Setelah melahirkan hyun.. cukup panjang perjuanganku melawan hiduo dalam kesakitan. Dokter melarangku memiliki bayi lagi karena jika tidak aku mungkin bisa mati


" ada apa.. kenapa kamu diam ? "


" david.. " aku melepaskan genggaman tangannya dan menatapnya serius


" hmm ada apa ? "


" aku..mungkin... jika.. kamu menikahiku... mungkin... aku tidak akan bisa memberikanmu anak " ujarku langsung menunduk ketakutan. Tiba-tiba saja aku menjadi takut setelah menyadari kondisi kesehatanku.

__ADS_1


**********


Bersambung........


__ADS_2