MY BOSS

MY BOSS
Hari yang melelahkan


__ADS_3

dihari pertamaku bekerja menjadi sekretaris pribadinya David, ia berhasil membuatku lelah dibuatnya.. seharian dia hanya terus menyuruhku mencari berkas berkas hingga otakku pusing tak bisa mencerna mencari setiap nomor seri berkas yang begitu sulit.


selain itu.. dia juga terus menyurihku mengcopy setiap berkas yang aku bawa untuknya lalu menyimpan berkasnya kembali ketempat semulanya.


" Aishhh apa karena sudah lama aku tidak bekerja di kantor seperti ini ? kenapa sekarang aku sangat bodoh untuk hal berkas saja ? " gerutuku dalam hati terus menerus selama kerja


" ini pak.. berkas yang kau minta " aku datang memberikan copy file berkas padanya


" kau lelah ? " ledeknya sambil tersenyum girang mengerjaiku


" tidak !! wahhh... kau hebat sekali mengucapkan terimakasih " sindirku langsung di depannya


" hm... jam berapa sekarang ? "


" ??? " aku terdiam sejenak karena begitu heran.. mengapa ia menanyakan jam padaku ? padahal dia sedang memakai jam saat ini


" kenapa diam ?! "


" apa kau tidak punya mata ? hahaha kau ini aneh sekali " ujarku kesal


" kau tau.. tugas sekretaris bukan hanya melakukan tugas yang disuruh saja.. kau harus tahu jadwalku dengan baik. dan seharusnya kau inisiatif untuk mengingatkan jam makan siang "


" huft... maaf pak.. " jawabku datar lalu tersenyum palsu menahan kekesalanku padanya " apa bapak sudah makan siang ? " tanyanku mengigit jariku karena setiap melihat wajahnya yang sangat sombong membuatku ingin meninjunya sekali saja..


" sudahlah..ayo ikut aku.. kau seharusnya lebih giat belajar menjadi sekretaris. jika kau memang berniat bekerja " sindirnya lalu melangkah pergi keluar ruangan dengan matanya yang terus menatap ponselnya dari tadi


" astaga... apa aku boleh menutup mulutnya yang kasar itu ? " benakku menahan kesal laku mengikutinya dari belakang.

__ADS_1


************


David membawaku kesebuah ruangan kerja yang sudah lama sekali tidak aku lihat. ruangan milik Taeyong yang masih sama persis sebelumnya yang pernah kudekor saat membersihkan ruangan itu. disana sudah ada beberapa staff yang sedang bekerja dan ada satu mata uang jelas masih mengingat ku


Kim ternyata masih bekerja bersama Taeyong, matanya tak berkedip setelah melihat kedatangan ku.


" .... " aku tersenyum manis menyapanya lalu mengikuti langkah David ke meja kerja Taeyong


" kau datang... " sambut Taeyong pada David lalu mereka berdua saling berjabat tangan


" selamat siang pak.. "


" maaf telah merepotkanmu David, bagaimana apa Anna bis abekerja dengan baik ? " tanyanya santai sekali dan bersikap ramah di depanku.


" Untung saja Anna.. mudah untuk bekerjasama dengan saya pak.. " jawabnya manis di depan Bos besarnya itu


" Anna.. apa kau suka bekerja disini ? " sapanya dengan tatapan sendunya yang tak bisa kuartikan


" apa kalian sudah makan siang ? aku akan membuatkan makan siang untuk kalian ? " tanyanku santai hingga david merasa bingung dengan apa yang aku katakan.


" apa kau tidak keberatan Anna.. ? " ucap Taeyong bersemangat. tanpa menjawabnya aku langsung pergi ke dapurnya dan memeriksa bahan makan yang ada di kulkasnya. kulihat beberapa staffnya sudah pergi untuk makan siang.. jadi aku bisa lebih santai memasak saat mereka berdua asik berbincang.


************


mataku dikejutkan dengan isi ruangan yang sama sekali tidak berubah, kasur milk Taeyong pun masih ada Disni. yang berubah hanya beberapa dekorasi kecil saja dan lemari pakaian pribadi miliknya yang memenuhi lemari gantung nya.


lagi-lagi mataku terkejut setelah melihat isi kulkas yang penuh dengan sayuran dan daging. sepertinya Taeyong masih tinggal disini.. tapi kenapa ?

__ADS_1


tanpa banyak berfikir lagi.. aku segera memasakan mereka steak agar cepat siap untuk mereka nikmati. setelah makanannya siap.. mereka berdua pun datang dan kulihat David sedikit terkejut dengan adanya dapur disini.


" terimakasih untuk makan siangnya Anna" Taeyong terus tersenyum karena aku memasakan mereka makan siang. sebenarnya yang aku lakukan saat ini karena aku sangat bosan dengan perbincangan bisnis mereka berdua.


#KRING!!!! ( ponsel milik David berdering keras )


" Pak Dirut.. aku permisi sebentar " David pergi mencari ruang untuk mengangkat telpon masuknya. dan kini hanya tinggal kita berdua di meja makan


" ..... " aku terdiam sambil menyantap makanan ku


" seharusnya aku berbelanja bahan yang cukup kemarin.. aku tidak menyangka akan memakan masakan kamu lagi "


" apa kau masih tinggal disini ? apa isterinya tidak mengurusi ruangan ini.. sepertinya ini sedikit berantakan dari sebelumnya " tanyanku dengan gengsi dan canggung dihadapannya.


" aku memang tinggal disini.. mungkin selamanya " jawabnya santai lalu meminum airnya


" maaf pak.. tadi ada telpon penting dari klien " David datang lalu melanjutkan makan siangnya bersama kami.


apa benar ia tinggal disini ? sepertinya tidak mungkin.. kurasa Taeyong sangat rukun dengan keluarga nya. apa dia hanya ingin membodohiku ? tapi... kenapa ruangan ini nampak hidup seperti dulu. dan kulihat di dekat kamar mandinya banyak baju kotor miliknya yang belum ia laundry.


#TING !!!! ( Pesan masuk dari seseorang yang tidak aku kenal mengirimiku foto Hyun yang sedang bersama Hani dan Alexa sedang duduk di depan toko roti )


" bersikaplah sewajarnya jika kau ingin anakmu baik-baik saja "


mataku terbelalak kaget setelah mendapati pesan ancaman itu. otakku mulai blank.. dalam pikiranku hanya ada satu nama yang mungkin bisa mengancam ku saat ini. Bora ? apakah dia mencoba menyakiti Hyun ?!


" .... " aku segera bangkit dari duduk. hingga Taeyong dan davidpun merasa terkejut " aku harus pergi... " ucapku lalu tak banyak bicara meninggalkan mereka berdua, Taeyong dan David mencoba mengejar aku tapi aku tak menanggapi nya sama sekali. otakku tidak karuan memikirkan keselamatan Hyun dan mencoba menghubungi Hani.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2