MY BOSS

MY BOSS
special


__ADS_3

Karena ada yang request untuk kasih penggambaran tokohnya, jadi ini aku kasih untuk penggambaran tokoh pemainnya..


ANNA



TAEYONG



DAVID



BORA



JAEHYUN



TAEHYUN & TAERI



David masih terdiam dan menatapku serius setelah mendengar kalau aku tak bisa memiliki anak lagi. Hatiku merasa takut kalau David tidak akan bisa menerima kenyataan pahit ini. Tak lama David terdiam dia langsung tersenyum menatapku dan menggenggam erat tanganku.


" aku menerimamu apa adanya sayang.. meski kita tidak bisa memiliki seorang anak.. kita berdua sudah punya hyun saat ini "


" benarkah.. tapi... "


" sebenarnya aku sudah tahu sejak kau dirumah sakit. Kak taeyong.. memberitahuku kalau kau mungkin tidak bisa punya anak lagi. Dia terus memohon agar aku bisa menerimamu apa adanya dan memohon agar aku tidak menyakitimu.. mungkin aku bukan laki-laki sempurna dimatanya.. tapi percayalah.. aku mencintaimu tulus apa adanya sayang... " ujarnya menatapku penuh ketulusan


" .... " aku tersenyum dan terharu mendengar kata-katanya. Kupeluk erat david dan terus berdyukur dalam hatiku karena bisa bertemu dengan laki-laki sebaik David


" kau tidak perlu mencemaskan soal itu.. yang terpenting sekarang adalah... kau tetap disisiku dan terus mencintaiku Anna " kali ini suara david sedikit serak dan sedih, kulepas pelukan kita berdua dan ternyata david sudah meneteskan airmatanya.

__ADS_1


" ada apa.. kenapa kau menangis ? "


" aku hanya takut.. kehilanganmu... dan aku bahagia karena kamu disini bersamaku "


" aku akan selalu bersamamu... "


***********


Acara telah selesai, aku menunggu David di parkiran mobil karena dia harus mengantar Mr. Hans sampai naik ke mobilnya dan pergi meninggalkan perusahaan dengan hormat. Lagi-lagi aku harus melihat Bora dan Taeyong yang sepertinya juga akan pulang bersama. Saat taeyong menyadari ada aku di parkiran.. ia segera melepas gandengan tangan bora, aku tak perduli apa yang dilakukan taeyong.. tapi sepertinya ia merasa risih jika aku melihatnya bersama Bora.


" kau... belum pulang ? " tanya taeyong menyapaku canggung


" hmm... aku masih menunggunya "


" Tae.. ayo.. malam ini kita bertiga harus merayakan ulang tahun pernikahan kita bersama taeri ! Anna.. maaf tapi kita harus pergi lebih dulu "


" ya.. semoga acara kalian menyenangkan " sahutku santai pada Bora yang terus pamer di depanku. Tapi.. aku sekarang akan mengabaikan semua hal yang ia lakukan.. membalasnya sama saja aku bukanlah Anna yang sebenarnya.. lagipula sekatang aku sudah punya David.


" tapi.. kenapa aku merasa kesal.. karena hyun jarang bersama taeyong ? Padahal dia ayah kandungnya " benakku menatap kepergian mereka berdua lalu menundukan pandanganku pada lantai parkiran


" kau menungguku lama ? " tiba-tiba saja.. David memelukku dari belakang


************


Bukannya pulang.. david malah membawaku ke dunia fantasi, suasana di sore hari yang mulai ramai dan banyaknya wahana yang tersedia untuk dinaiki.


" sayang.. apa kau serius kita akan pergi dengan penampilan seperti ini ? " tanyaku bingung karena kita berdua masih dengan penampilang resmi sehabis dari acara perusahaan


" hmm tentu saja tidak.. " david menarikku kesebuah toko pakaian dan membeli baju couple dan celana jeans.


" tempat ini sangat ramai... " tuturku dari balik jendela melihat ke arah luar sambil menunggu david berganti baju. Tiba-tiba saja aku malah teringat hyun. " jika dia ada disini... mungkin hyun akan sangat senang " benakku menatap sebuah keluarga yang menikmati harinya bersama dan pakaian baju yang kompak.


" mamah !!!!! " aku terkejut karena aku mendengar suara putraku, saat aku memoleh ternyata dia datang bersama supir pribadi David yang baru lalu mengantarkannya padaku.


" Hyun... kau disini ? " pelukku senang dan melihatnya mengenalan pakkaian yang sama denganku


" wahhh putra ayah sudah sampai ? " David keluar dari ruangannya dan langsung memeluk hyun senang

__ADS_1


" hmm paman supir mengantarku ayah.." jawabnya senang


" makasih pak.. kau boleh pulang sekarang " kata david pada supirnya


" baik pak David.. saya permisi pak.. bu... " pamitnya lalu pergi meninggalkan kita


" hyun.. kau mau makan dulu ? Atau naik komedi putar ? "


" ...." aku masih terdiam bahagia.. tak mennyangka alasan david mengajakku kesini adalah untuk pergi menikmati kencan bersama hyun


" ayo kita naik komedi putar ayah... "


" baiklah... sayang.. kenapaa kauu hanya diam ? "


" iya mah.. apa mamah ga suka hyun panggil paman david ayah ? "


" ahhh tidak.. mamah hanya senang kau disini.. makasih ya sayang.. " tuturku senang lalu mengecup kedua pipi lelaki terhebat dalam hidupku.


Tiga jam lebih aku menikmati permainan di dunia fantasi bersama hyun dan david. Sampai acara kembang api dimulai kita masih bersamaa menikmati malam yang indah. Untuk pertama kalinya bagi hyun menikmati gulali dan beberapaa jajanan yang belum ia coba sebelumnya. Bahkan bermain tembak boneka bersama david dan memeperebutkan boneka hanya untuk aku.


Aku bersyukur karena hyun dan david bisa sedekat ini. Kukira akan sulit mencari ayah lagi untuknya.. setelah melewati masa memiliki ayah Danil di kanada yang hanya mampu menyayanginya sebagai keponakannya dan taeyong yang sibuk dengan putrinya. Tapi dengan david aku merasa hyun bisa menikmati segalanya bersama meski hyun bukan anak kandungnya.


" mamah.... aku dapat bonekanya ... " Hyun melompat kegirangan namun tingkahnya terhenti saat melihat sesuatu. Aku menoleh kearah yang hyun lihat dan ternyata itu taeyong bersama bora dan taeri


" hyun... " kupanggil putraku yang masih saja terdiam sampai mata hyun dan taeyong saling melihat. Hyun mengalihkan pandangannya seolah ia tak melihat ayahnya. Ia kembali pada David yang masih mencoba mendapatkan boneka


" sayang... " segera kubisikan david dan memeberi tahu hyun melihat taeyong disini, david langsung terdia dan melihat david yang akan datang mendekati kita bersama keluarganya


"Hyun... " taeyong datang dan menyapa hyun dengan senang bersama taeri yang sibuk dengan gulali dan lolipop yang ia bawa


" ... " hyun masih menyibukkan dirinya seolah ia tak mendengar ayahnya datang


" hyun.. ayah disini " ujarku mencoba memanggilnya


" Ayah.... hyun mau masuk rumah hantu itu.. ayo ayah.. ayah david... kau pasti berani sepertiku " hyun malah mengabaikan taeyong dan merengek pada david hingga terpaksa david membawanya pergi kerumah hantu meski ia tak enak hati pada taeyong.


" .... " taeyong terdiam merasa bersalah pada hyun

__ADS_1


Aku bingung harus bagaimana lagi, jadi aku memilih pergi meninggalkan mereka dan tak ingin merusak malam ini yang cukup membahagiakan bagi kita bertiga.


Bersambung........


__ADS_2