
pagi-pagi sekali Hyun dan dara sudah pergi ke sesuatu tempat, padahal sejak pagi dara terus memberitahunya kalau bibi Misun adalah mamahnya ( Anna )
Hyun yang keras kepala masih tak percaya dan mencoba mengabaikan mereka dan fokus untuk pemeriksaan Dara
" kamu pikir orang sudah meninggal bisa hidup lagi ? dia hanya bersandiwara dan mencoba menipu ayah "
" ..... " dara hanya menghela nafas panjang tak berani banyak berkomentar soal pendapat Hyun
************
Berbeda dengan Hyun dan Dara yang baik-baik saja, Alexa terus mengurung diri dirumahnya hingga kedua orang tuanya mencemaskannya.
Alexa sangat terluka, bahkan Hyun tidak memberinya kabar sedikitpun setelah kejadian semalam.
" ..... " air mata Alexa terus menetes tak menyangka patah hati itu sangat menyakitkan
" sayang.. kamu kenapa mengurung terus.. ayo kita sarapan " Alex terus memanggil putrinya yang mengunci pintu
" Alexa.. ayo.. ayah punya hadiah untuk kamu.. ayo cepat turun.. "
" hufttttt " Alexa masih malas menanggapi siapapun saat ini. tapi sebuah pesan masuk malah membuatnya berdiri terkejut
#ting!!! ( pesan dari jaehyun )
" hari ini.. kak Dea melahirkan.. doa kan dia ya.. semoga persalinannya lancar "
" bisa paman titip kedai hari ini Alexa , soalnya paman sulit sekali menghubungi Hyun "
" baik paman.. kau tenang saja " balasnya lalu Alexa bangkit dan bersiap pergi ke kedai
************
Alexa terus berkomunikasi bersama Anna yang ternyata sudah berada di rumah sakit bersama taeyong. dan sekitar jam 11 siang akhirnya bayi Dea lahir dengan selamat. bayi laki-laki yang sangat tampan seperti ayahnya
" wahhh lucu sekali.. " tuturnya saat melihat foto bayi yang dikirimkan Anna padanya
__ADS_1
" apa.. kamu bisa mengatasi kedai Alexa ? apa kamu perlu bantuan bibi ? " pesannya lagi pada Alexa
" tidak usah.. urusan kedai bisa aku tangani dengan baik.." balasnya lalu kembali membereskan dangdut mengajari para pegawai baru
#triling... ( suara pintu kedai terbuka )
" selamat datang.. " baru saja Alexa menoleh ternyata yang datang adalah Hyun. dilihatnya Hyun seperti habis berlari kencang
" Alexa.. apa semua berjalan lancar ? " tanyanya canggung
" hmm.. " timpalnya jutek dan kembali ke dapur membantu pegawai yang memasak
" Alexa.. bisa kita bicara sebentar.. " Hyun menahan kepergiannya
" lepaskan.. apa yang ingin kamu katakan ? " Alexa pergi keluar kedai dan mencoba bicara serius dengan Hyun
" maafkan aku... aku tahu kamu pasti terkejut.. tapi aku.. "
" sudahlah.. kamu ga perlu jelasin apapun.. mungkin memang hubungan kita sudah harus berakhir seperti ini "
" hahaha lucu sekali kamu ini.. sudahlah.. percuma.. " Alexa menimpali Hyun malas, karena ia gadis yang cuek jadinya Alexa Isa menahan semua kesedihannya di depan Hyun dan orang-orang
" Alexa.. kumohon "
" ok.. cukup jawab pertanyaan ku.. aku akan mempertimbangkan hubungan kita "
" apa itu ? "
" kamu yang menghamili dara atau bukan ? "
"......" Hyun malah membisu dan menunduk merasa bersalah
" sudah jelas.. " cibir Alexa kesal pada Hyun
" kamu pasti lelah.. sebaiknya kamu istirahat " Hyun malah mencoba mengalihkan pembicaraan mereka
__ADS_1
"tidak perlu.. sebaiknya kamu yang sekarang pergi. temui bibi Anna. kudengar kamu tidak mempercayainya "
" astaga.. mana mungkin orang mati bisa hidup lagi sih " Hyun masih terus mengelak
" terserah kamu Hyun... aku dan ayahmu saja mempercayainya.. tapi kamu ? putra yang pernah dilahirkannya tidak mempercayainya sama sekali ? kamu keterlaluan Hyun.. apa kamu selama ini tidak berpikir kalau mereka berdua itu sama persis ? Dari awal aku bertemu dengan bibi Misun juga aku sudah bisa mengenalinya "
" ...... " Hyun terdiam dan berpikir cukup lama, sementara itu Alexa kembali meninggalkannya dan masuk kembali ke kedai
*************
Anna dan taeyong menggagalkan kencan mereka, kini mereka terjebak menemani Dea dan jaehyun. putranya yang diberi nama jaemin membuat hati Anna dan taeyong meleleh.
" Tae.. lucu sekali aku jadi ingat Hyun saat bayi " kata Anna menunjuk ke arah jaemin yang berada di ruang bayi
" hmm... bagiku saat itu.. Hyun adalah anugrah dengan kelahirannya ditengah banyak masalah yang kita hadapi " tutur Tae dengan menggenggam tangan Anna dengan erat
" kamu benar.. Hyun adalah anugrah terindah.. maafkan aku Tae.. karena kamu tidak bisa menemani momen masa bayi Hyun "
" sudahlah... itu sudah berlalu sayang... "
" kau.. benar mamahku ? " Hyun tiba-tiba datang dengan nafas yang terengah-engah
" Hyun... " taeyong terkejut dengan kehadirannya yang tiba-tiba
" .... " mata Anna mulai berkaca-kaca dan berharap Hyun mau mempercayainya
" apa benar kau mamahku ? " tanya Hyun sekali lagi memastikan
" ..... " Anna meneteskan air matanya dan mengangguk perlahan
" astaga.. " Hyun ikut meneteskan air matanya dan pergi memeluk mamah yang selama ini ia rindukan " maafkan aku mah... " Hyun menangis tersedu-sedu dan memeluk Anna dengan erat
" ..... " taeyong yang menyaksikan putranya kini ikut merasa lega dan tersenyum lebar.taeyong begitu bahagia, akhirnya keluarganya kembali utuh
" syukurlah... " benak taeyong dengan sangat bahagia menyaksikan momen indah saat ini
__ADS_1
Bersambung.....