
musim salju tiba. selama liburan musim dingin aku hanya menyibukkan dengan belajar membuat roti bersama Hani. sebelum linuran akhir tahun datang aku menyibukkan diri dengan hyun di toko roti. selagi David sibuk dengan pekerjaannya di kantornya
#TING!!! ( Pesan dari Taeyong )
" Anna... selamat atas pernikahanmu.. maaf aku baru mengabarimu.. bisakah aku datang menemui hyun..? aku sangat merindukannya "
" hmm terimakasih tae.. kau bisa datang ke toko alex.. aku dan hyin sedang di tokonya "
Taeyong baru muncul setelah lama tak pernah mengabariku. namun aku mencoba menanggapinya dan tak ingin berfikiran negatif padanya lagi.
" siapa na ?" tanya Hani penasaran karena aku terdiam menatap ponselku terus menerus
" taeyong... " jawabku santai
" ohh.. apa dia mau datang kesini ? hmm taeyong selalu seperti itu dari dulu.. datang.. menghilang... datang... menghilang... " umpat kesal hani terhadao taeyong tapi aku berusaha agar hyun bisa menerima ayahnya apa adanya.
**********
Taeyong toba di toko Roti namun hyin tak mau menemuinya sama sekali. aku tak bisa memaksa hyun jadi aku mencoba mengatakan pada taegong agar tidak perlu sedih.
" maaf tae.. sepertinya kau harus terus membujuknya, mungkin dia masih kesal karena kamu tak pernah datang lagi. tae.. memangnya kamu sesibuk itu ? "
" ...... " taeyong masih terdiam
" hmm aku akan terus bujuk hyun agar memaafkanmu.. jadi kau tenang saja "
" makasih ya anna.. maaf karena aku baru datang sekarang.. tapi anna... sebenarnya aku menghilang karena harus mencari pendonor untuk taeri di seluruh dunia.. kondisi taeri terus memburuk jadi kumohon maafkan aku karena tidak bisa fokus pada hyun untuk sementara "
" aku bisa mengerti tae.. aku harap taeri cepat membaik dan bisa mendapatkan pendonor untuk jantungnya " doaku untuk menenangkan pikiran taeyong
__ADS_1
" baiklah aku harus pamit... hari ini Taeri harus menjalani beberapa pemeriksaan lagi " pamitnya denga tergesa-gesa
" tae..!! tetap kuat !!! kau pasti bisa melewatinya " aku menyemangatinya agar dia tetap berjuang demi anaknya.
***********
Tuhan berkehendak lain.. setelah hari berganti nyawa Taeri tak bisa tertolong lagi.. karena sang pendonor tak datang untuk operasi.. akhirnya Taeri meninggal dunia.
semua orang bersedih karena Taeri adalah anak yang pintar namun harus melewati masa masa hidup yang sangat menyakitkan karena penyakitnya. dari situlah aku berhasil membujuk hyun untuk memaafkan taeyong dan datang mengunjungi pemakaman bersama David.
Taeyong sangat berduka atas meninggalnya Taeri, tak hanya Taeyong saja.. Bora nampak begitu lusih dan sanvat kehilangan putrinya. bahkan ia hak memperdulikan tamu pelayat yang datang.
" aku harap kau tetap tegar Bora... yang sabar ya.. " tuturku tulus dan ikut merasa bersedih
" pulang saja sana.. apa kau datang hanya untuk mengejekku ?? ! "
" sayang.. ayo.. sebaiknya kita harus pergi " david mencoba menahanku agar tak marah dengan sikap Bora.. setelah kupikir pikir mungkin perasaannya memang sedang kacau.
karena tak ingin merusak acara pemakaman.. aku, hyun dan david memilih pulang dan pergi tak mengikuti upacara penguburan taeri.
*************
musim dingin tahun ini Taeyong begitu kehilangan.. tapi karena adanya Hyun yang mau memaafkan taeyong dan terus berada bersamanya akhirnya taeyong bisa kembali bangkit dan menerima takdir kepergian Taeri.
Hyun dan Taeyong tinggal di apartemen yang dulu aku tinggali. david merasa senang karena kini hyun bisa menghabiskan waktu bersama Taeyong lagi.
Hyun tak selalu tinggal bersama Taeyong.. tapi dia hanya sesekali dalam seminggu menginap dan tidur bersama taeyong. dan saat ini hyun dan taeyong sedang berlibur ke pulau jeaju
" kudengar setelah meninggalnya taeri.. taeyong langsung memproses perceraiannya dengan Bora." jelasku menceritakannya pada david yang kini berada disampingku
__ADS_1
" hmm kuharap kak taeyong bisa kuat melewati semuanya "
" hmm... aku tak menyangka mereka bisa melewati segalanya dan kehilangan anak diusia yang masih kecil "
" itulah takdir.. hmm sayang aku merindukan hyun.. apa besok dia akan pulang ? " tanyanya sambil mengusap tanganku yang cukup kedinginan karena udaranya semakin dingin
" hmm aku juga sangat merindukan hyun... " tuturku sedih merasa sepi tanpa adanya hyun.
#kring!!! ( telpon masuk dari hyun)
" hyun ?! ayo cepat angkat sayang " david begitu bersemangat
" halo hyun... "
" mamah.... aku sangat merindukan mamah dan ayah.... "
" mamah dan ayah juga sangat merindukanmu hyun... kapan kau pulang sayang ? "
" Besok mah... mamah hyun ingin pergi ke sauna besok, bagaimana kalau besok kita kesana mah ? "
" tentu saja.. ayo... " sahutku senang
" hyun.. besok ayah akan menjemputmu di bandara ya.. ayah sangat merindukan jagoan ayah "
" wahh ayah... hyun juga kangen "
malam itu.. meskipun hyun sedang berada jauh dariku dan david tapi kita saling menghangatkan bersama dengan meluapkan semua kerinduan kita.
Bersambung.......
__ADS_1