MY BOSS

MY BOSS
Menutupi segalanya


__ADS_3

"Mamah..... " Peliknya erat dengan perasaan yang sangat bahagia


" Hmm kau sudah pulang "


" Paman.. menjemputku pulang mah " sahutnya senang


" Jae... Makasih ya udah jemput Hyun " ujarku bersikap normal di depannya dan mencoba menghilangkan perasaan takut ku padanya.


" Hmm... Aku senang kalau Hyun bisa seperti anak-anak yang lainnya " ujarnya bijak


Bijak di depan mereka semua, namun kau sangat terlihat kotor dimataku Jae.. sengaja aku diam dan tak ingin mencari masalah. Mungkin satu-satunya cara agar tak ada yang terluka.. aku bersikap seolah tak terjadi apa-apa dan mengatur hatiku agar tetap tenang jika di depan jaehyun.


***********


Setelah malam tiba, aku kembali sendirian. Kemarin masih ada David yang hadir mewarnai hariku, sebenarnya masih banyak alasan yang ingin kudengar darinya. Tapi mencoba mendekati David lagi sama saja membuat hidup David terancam lagi.emandangi foto-foto nya saat di Busan semakin membuat malam yang sunyi ini nampak menyedihkan.


#TING!!! ( Pesan masuk dari Taeyong )


" Kau baik-baik saja ? Apa aku boleh mampir menemui Hyun ? "


" Hyun sudah tidur.. ini sudah malam aku lelah " balasku malas lalu kembali menatap pemandangan kota dari jendela sambil menghentikan seluruh air mataku yang terus mengalir sejak tadi.


**********


Dua Bulan berlalu, sepertinya memang sudah hak ada harapan lagi untuk aku bisa mendengar kabar David. Aku mulai rela dia pergi dari hidupku dan aku menjalani hidupku dengan normal. Meskipun Taeyong masih mencoba untuk bisa dekat denganku lagi dan Jaehyun terus melakukan segalanya untukku tanpa diminta, tapi.. aku tetap tak bisa merasakan apapun pada mereka, selama ini mungkin semua keramahanku pada jaehyun hanyalah sandiwara belaka saja.


Hari ini adalah hari ulang tahun Hyun, aku sibuk menyiapkan acara di toko milik Hani dan Alex, semua biaya acara Jaehyun yang menanggungnya. Semua orang sibuk mendekor tapi...Hyun masih berdiam diri di kamar Alexa dengan wajah yang sedih.


" Hyun... " Aku datang memeluk putraku yang tampan memakai jas pemberian Taeyong


" Mamah... " Tiba-tiba saja wajahnya kembali ceria, seolah menutupi kesedihan di dalam hatinya

__ADS_1


" Hari ini kau semakin besar sayang.. apa ada satu rahasia yang ingin kau ceritakan untuk mamah ? Mamah liat tadi kau nampak sedih "


" .... " Hyun terdiam seolah ingin menceritakannya padaku


" Ada apa sayang ? "


" Apa Paman Jaehyun sudah datang ? " Tanyanya penasaran


" Hmm.. tapi sekarang dia sedang pergi membeli kue untukmu "


" Mah... " Hyun mulai serius menatapku " apa mamah tidak sadar ? Aku tidak pernah bertanya dimana Paman David sekarang ? "


" .... " Saat itu juga aku terdiam


" Paman... Pergi karena terpaksa, kata Paman.. tidak apa-apa jika mamah membencinya asal aku tidak membencinya.. mamah juga boleh memilih ayah taeyong.. Paman pergi bukan karena membenci mamah.. selama ini aku diam-diam saling telponan sama Paman David mah "


" Benarkah ? Kau.. juga tahu Paman pergi Hyun ? " Mendengar Hyun aku sangat sedih hingga tak kuat menahan tangis di depannya


" Mah.. tidak boleh ada yang tahu aku dan Paman masih saling memberi kabar. Mamah rahasiakan ini dari siapapun yah.. Paman David adalah ayah bagiku, jadi aku tidak mau Paman terluka mah "


**********


Acara pesta dimulai, semua orang datang. Sebelumnya Hyun memberitahuku kalau ada teman David yang membutuhkan pekerjaan. Jadi David memperkerjakan seseorang sebagai pengurus Hyun. Dia akan datang dan membawa hadiah untuk Hyun juga.


" Hyun... Selamat ulang tahun ya... " Pengurus Hyun datang dan memberikan kado untuknya


" Anna.. siapa wanita ini ? " Tanya Jaehyun penasaran


" Hallo pak.. saya Yuna.. nyonya Anna membutuhkan pengurus Hyun.. sekarang aku pengurusnya "


" Hmm.. dia akan membantuku untuk sementara karena kondisiku sedang tidak baik Jae.. " ujarku santai bersikap biasa saja padahal aku tak mengenal Yuna sama sekali.

__ADS_1


" Ohhh... Senang bertemu denganmu "


Meski ini acara ulang tahun anak Taeyong, sebagai ayah.. Taeyong tak berani mengganggu acaranya Jaehyun. Mungkin seperti yang aku pikirkan.. Taeyong sudah mengenal karakter Jaehyun yang sebenarnya, jadi Taeyong pun merasa takut harus menghadapinya bagaimana.


" .... " Aku diam menatap Taeyong yang sejak tadi hanya diam dalam pesta, karena tak ingin ada kesalahpahaman.. aku menyibukkan diri dengan orang tua yang lainnya.


***********


Setelah pesta berakhir, semua orang pulang karena kelelahan menyambut tamu. Hyun sudah tidur di rumah Hani. Sementara aku dan Jaehyun masih sibuk merapikan kado milik hyun.


Tak sengaja aku menjatuhkan ponselku dan secara bersamaan aku mengambilnya bersama Jaehyun . Mata kita bertemu dan Jaehyun terus menatapku lekat tanpa berkedip sama sekali. Aku berusaha bangkit dan menyadarkan diriku, tapi Jaehyun malah mengaku agar tidak pergi dan menarik dahulu kearah bibirnya.


Aku membisu karena bingung harus bagaimana, aku takut jika aku memberontak.. sisi jahatnya keluar di depanku. Aku memejamkan mataku meski aku sangat takut dan tak Sudi jika Jaehyun menciumku.


" Nyonya... " Suara Yuna menghentikan apa yang akan Jaehyun lakukan padaku


" Ohh ada apa ? " Sahutku dan merasa lega karena Jaehyun tak jadi mencium ku


" Apa Hyun sudah bangun ? Aku akan menggendongnya pulang "


" Hmm.. coba kau cek saja di atas "


" Dia.. akan tinggal bersamamu ?! " Jaehyun nampak kaget karena Yuna belum pulang


" Hm... Dia akan tinggal bersamaku Jae.. "


" Menyebalkan sekali " gerutunya pelan namun terdengar jelas olehku


" ?? Apa yang kau katakan ? " Tanyaku memancingnya seolah aku tak mendengarnya


" Ahhh tidak... Ayo kita bawa kado-kado ini ke mobilku "

__ADS_1


" Hmm ayo... " Ujarku santai meski aku sedikit canggung padanya karena Jaehyun nampak seperti penjahat bertopeng malaikat. Dia terus bersikap semaunya dan mengatur hidupku dan melakukan sesuatu hingga semua orang iri padaku.


Bersambung........


__ADS_2