MY BOSS

MY BOSS
Sup Pangsit


__ADS_3

Selesai mengantarku sampai kedai, Taeyong langsung pergi meninggalkanku dengan perasaan kesalnya. Karena pikiranku sedang kacau lagi.. aku hanya berdiam diri di kedai tanpa melakukan apapun.. padahal barang-barang sudah aku rapikan sejak tadi.


Saat semua sudah beres, aku merapikan satu ruangan yang akan kupakai sebagai kamarku di gudang belakang. Dalam waktu 3 jam aku merombak kamarku dan berhasil menjadi rumah dan tempatku untuk tinggal, karena hyun akan tinggal bersama taeyong aku akan tinggal di kedai sendirian. Sejujurnya uang yang kupakai membuat kedai ini dari penjualan apartemen yang taeyong berkkan untuk hyun. Aku sengaja menjualnya untuk modalku usaha dan biaya kuliah hyun nanti jika dia butuh sesuatu.


" ahhh akhirnya beres juga.. " aku berbaring di lantai yang sudah bersih tanpa alas apapun. Mengingat aku belum tidur sejak malam, aku memilih tidur sebentar tak lupa mengunci kedai terlebih dahulu.


********


Sekitar pukul 7 malam aku baru terbangun, sepeertinya aku benar-benar menganntuk jadi aku tak tak sadar ketiduran sampaii malam. Kulihat banyak panggilan masuk dari taeyong dan hyun. Dan bebberapa pesan yang belum kubaca, setelah membacanya mereka ternyata mencariku dan menanyakan keberadaanku.


#kring!!! ( telpon dari taeyong )


" halo.. " jawabku santai


" huh kauu ini kemanna saja ?! Kedai tutup.. kau dimana sejak tadi ? Kau tau.. aku dan hyun mencarimu kemana-mana!! Kau dimana sih ? " taeyong menngomel seperti anjing yang sedang menggonggong tak berhenti


" aku di kedai.. aku ketiduran.. "


" baiklah.. kau tunggu disana.. aku akan menjemputmu " katanya lagi dengan nada yang kesal


Sebenarnya ada apa ? Kenapa mereka begitu mencemaskan aku saat ini ? Padahal aku baik-baik saja. Karena tak begitu memikirkannya aku berniat membuatkan sup pangsjt untuk hyun dan taeyong makan malam.

__ADS_1


Baru saja 15 menit aku mulai memasak, taeyong datang dan langsung masuk dengan nafas yang terengah-engah. Wajahnya saat ini begitu lega melihat aku yang sedang sibuk membuat adonan pangsit.


" syukurlah kau disini.. " Taeyong begitu lega mengatakannya dan menghampiriku perlahan lalu memelukku tak perduli banyak tepung yang menempel di jas miliknya.


" sebenarnya ada apa sih ? " benakku bertanya-tanya karena aku kebingungan taeyong datang dengan cemas


" syukurlah kau disini.. " katanya lagi dengan lega dan nafas yang masih terengah-engah


" sebenarnya ada apa ? " tanyaku melepaskan pelukannya yang tiba-tiba


" mamah..!!! " hyun datang dan langsung berlari menatapku dan memeriksa keadaanku saat ini "


" mamah baik-baik ajah kan ? Apa mamah terluka ? Mamah kemana saja sih sejak tadi ? "


" sebenarnya ada apa sih ? " tanyaku pada mereka berdua dengan bingung


" di depan jalan sana ada kecelakaan beruntun karena hujan tadi. 1000 orang mengalami luka-luka karena kecelakaan beruntun ini sangat parah dan mengganggu pengguna jalan. 210 orang meninggal karena kondisi jalanan sangat padat, beberapa orang pengguna jalan juga menjadi korban. " taryong menjelaskannya padaku dan sungguh membuatku terlejut dengan apa yang terjadi saat ini.


" aku takut mamah tadi dalam perjalanan pulang.. syukurlah mamah masih ada disini " hyun memelukku erat dan menangis sedih mencemaskan aku


" hmm.. mamah baik-baik ajh hyun.. " pelukku erat pada putraku yang sangat cemas sekali.

__ADS_1


" baiklah.. ayo sekarang kita harus pulang.. aku sudah menemukan jalan alternatif terdekat " taeyong mengajakku untuk pulang bersamanya tapi.. aku tak bergerak sama sekali karena aku akan tinggal disini


" tae.. aku akan tinggal disini mulai sekarang.. tidak mungkin kalau aku tinggal bersamamu dan hyun " kataku lalu melanjutkan membuat pangsit untu mereka " duduklah.. aku akan membuatkan makan malam untuk kalian berdua " ujarku dan fokus membuat pangsit


" tapi mah.. kau yakin akan tinggal disini ? Kalau begitu aku akan tinggal bersama mamah " hyun memeriksa kondisi kamarku yang masih berantakan


" hnm tidak ! Kau harus tinggal bersama ayahmu.. lagi pula jarak sekolah sangat dekat dari sana "


" tapi na.. sebaiknya kau tinggal bersama kita.. " taeyong mencoba membujukku tinggal bersamanya sementara itu hyun sibuk melihat-lihat kamarku di dalam


" aku akan lebih baik tinggal disini.. soal tadi pagi.. maaf soal perkataanku, sepertinya pikiranku sedang kacau karena memikirkan mona tae.. maafkan aku "


" tapi na.. aku harap kau dan aku bisa.. "


" mah.. apa makan malamnya sudahh jadi? " hyun datang memotong pembicaraan taeyong dan menghampiriku yang kini sudah hampir selesai


" iya.. sebentar lagi hyun.. sabar ya.. " cubitku gemas pada pipi hyin yang sudah kelaparan sejak tadi sepertinya.


Entahlah apa yang akan taeyong katalan padaku. Tapi setelah sup pangsit jadi, kita bertiga menyantap makan malam dan menikmatinya bersama-sama.


Bersambung........

__ADS_1


__ADS_2