
Sebelum melanjutkan ceritanya, berikut tokoh pemggambaran pemeran Misun
" ........ "
Anna masih terdiam bingung harus mengatakan apa pada hyun yang kini berada dihadapannya. putra yang sangat ia rindukan berada dihadapannya
" ohhhh bibi pasti tahu aku dari kak dea, kak Dea sangat mencemaskan bibi katanya. apa bibi baik-baik saja ? " tanya hyun santai dan bersikap ramah pada Anna
" hmm.. terimakasih hyun.. sampaikan salam bibi pada kak Dea ya.. "
" baiklah.. sampai jumpa bibi Misun " hyun pamit dan beranjak pergi
" ..... " anna memandang pundak putranya penuh kesedihan, ingin rasanya dia memeluk putranya yang sangat ia ridukan
" oh iya bi.. apa sore nanti.. bibi bisa ke kedai ? kak dea bilang... dia sedikit butuh bantuan di kedai " sebelum benar benar pergi hyun kembali memberi pesan pada anna
" hmm.. baiklah... " jawabnya lirih menahan semua kesedihannya yang ia pendam sendiri
Anna kembali masuk ke rumahnya dan tangisannya pecah. dadanya terasa sangat sesak, Anna tak bisa menahhan seluruh rasa rindu pada putranya dan suaminya.
saat menjadi arwah, anna kesulitan untuk bisa memmeluk putranya dan suaminya lagi. tapi... dengan kembalinya Anna menjadi manusia meskipun di tubuh orang laiin... Anna masih memiliki kesempatan untuk bisa berada di dekat orang-orang tercintanya termasuk para sahabatnya yang sangat Anna rindukan.
*********
Hyun kembali ke kedai dengan perasaan yang sedikit ganjal soal bibi Misun. ia merasa ada sesuatu yang aneh saat pertama kali menemuinya
" Hyun... apa misun ada dirumahnya? " tanya Dea pada hyun
" hmmm " hyun hanya menganngguk meskipun pikirannya jauh kemana-mana
" ada apa ? apa... misun terluka lagi ? " tanya dea seolah mengenal misun dengan baik
" bagaimana kak Dea tau ? "
__ADS_1
" Suaminya sangat kasar.. makannya dia selalu disiksa hingga babak belur "
" Aneh... tapi kenapa.... " hyun kembali berpikir
" apah ? sudahlah.. kamu ga perlu mikirin yang Aneh aneh lagi.. cepat.. pulang.. Ayahmu pasti sangat merindukanmu hyun.. kamu kan baru saja pulang dari amerika lagi... "
" iya..iya.. baiklah.. aku pamit ya kak... bye... " hyun pergi meninggalkan dea sendirian di kedai dan membawa kopernya
" hmmm... hyun sudah sangat dewasa.. pantas saja dia selalu pulang ke korea.. pasti mencemaskan kak Taeyong " benak Dea muris memikirkan nasib hyun yang sudah di tinggal Anna
" kakak !!! " hyun kembali berlari kedalam kedai mengageti dea
" ada apa ? kenapa berlari ? " dea ikut cemas sambil memegangi perutnya yang sudahh memmbesar
" hehhehe tidak... sampai jumpa adik kecilku... " hyun mengusap perut dea seolah ia mengisi tenaga dengan memberika pelukan hangat untuk calon bayi Dea dan jaehyun
" dasar... kau mengageti kakak saja.. "
" dimana paman ? " tanya hyun menanyakan keberadaan jaehyun
" dia kerjalah.. kamu ini aneh banget si hyun.. panggil aku bibi juga dong.. "
" baiklah.. sana pulang nanti Ayahmu cemas hyun "
" hmmm baiklah... bye... "
" bye.... " Dea melambaikan tangannya dan sedikit bahagia bisa bertemu dengan hyun lagi
" Kak Anna... putramu sangat baik sepertimu " benak Dea sambil memandangi foto Anna yang ada di meja kasir. meskipun Anna sudah pergi meninggalkan dunia ini tapi Dea masih terus mengurus kedai miliknya Anna
" permisi... " Anna dataang ke kedai dengan langkah yang ragu
" Misun... kau kemana saja ? aku kira kamu pergi dati rumah meninggalkan suamimu itu " Dea menyambut misun dengan hangatt dan dia memeluknya erat
"......" Anna terdiam bahagia mendapati pelukan dari dea
__ADS_1
" syukurlah kamu kembali... kedai sangat berantakan jika ga ada kamu... "
" bagaimana kamu tahu aku ada dirumah ? " tanya Anna penasaran
" ohhh tadi aku ga sengaja denger dari tetangga kamu.. kalau kamu ada dirumah "
" ohh... apa hari ini aku boleh bekkerja lagi ? " tanya Anna bersikap seperti misun yang biasanya
" tentu saja... karena kamu tidak bisa memasak sup pangsit, kamu hanya mencuci dan merapikan kedai saja ya.. "
" tapi..... " Anna sedikit terkejut karena tugasnya hanya mencuci piring sajaa
" kenapa ? "
" apa.. kamu baik-baik saja dengan kehamilanmu ? kamu pasti lelah " Anna mencemaskan dea
" tenanglah... aku masih bisa menahannya... " ujarnya santai dan kembali ke dapur
#tringg!! ( suara lonceng berbunyi saag pintu kedai terbuka )
" ...... " Anna menoleh pada orang yang datang ke kedai. matanya di kejutkan dengan Taeyong yang datang untuk mencari hyun
jantung Anna berdebar gugup, setelah beberapa minggu tak berada di dekat taeyong. Anna tidak berkedip sedikitpun.. ia justru menikmati pemandangan indah yang sudah lama tak dilihatnya
" ....... " mata taeyong melihat kearah Misun namun taryong malah beranjak ke dapur menanyakan dimana hyun
" ohh kak.. baru saja hyun pulang ke rumah " Dea keluar dari dapur menyapanya santai
" baiklah... kalau gitu aku pamit... " ujarnya lirih memanfangi kedai yang sedikit membuatnya canggung. berada di kedai.. sama saja terus kembali mengingatkan taeyong pada Anna
" ...... " air mata misun menetes hingga Taeyong bisa melihat air matanya. Anna tak bisa mennhana kesedihannya lagi hingga air matanya mennetes tak bisa ditahan lagi
" Misun ? kenapa kau menangis ? " Dea terkejut melihat misun yang tiba-tiba menteskan air matanya
" ...... " taeyong langsung menoleh pada Anna dan menatapnya bingung sebelum pergi
__ADS_1
" ohhhh maafkana aku.. sepeertinya mataku terkena debu " Anna beranjak ke kamar mandi dan menghapus semua tangisannya dalam diam. ia tak jngin Dea atau siapaapun curiga dengan keberadaannya di tubuh orang lain
Bersambung......