
Kini aku terdiam dan mata kita saling menatap satu sama lain saat dua cangkir kopi Hani siapkan untuk kita berdua. Aku tersenyum bangga karena akhirnya Taeyong yang telah lama pergi kembali juga, aku senang karena Hyun akhirnya bisa bertemu dengan ayahnya lagi. Sementara Taryong masih menatapku dengan tatapannya yang persis sama seperti dulu ia menatapku.
" Bagaimana kabar David ? " tanyanya memecah keheningan di antara kita sambil mentap toko roti milik Hani dan Alex yang belum banyak berubah.
" hmm.. dia baik-baik saja... "
" Kudengar dari hyun.. kau mengadopsi anak ? "
" iya.. dia sangat cantik.. kau juga harus bertemu dan menyapanya nanti, hyun.. sangat menyayangi adiknya "
" aku senang.. kau bahagia selama ini " taeyong tersenyum lega namun tiba-tiba wajahnya berubah menjadi sedikit merasa bersalah " maaf.. karenaku kau tidak bisa punya anak lagi " tuturnya
" heii kau ini... apa yang kau bicarakan tae.. " aku menepisnya meski kita berdua sama-sama canggung " dimana kau tinggal selama ini ? " tanyaku mengalihkan pembicaraan
" aku.. berada di slandia Baru merawat ibu tiriku yang sddang sakit. Aku tidak menyangka kalau bora telah melakukan hal keji terhadap ibuku sendiri "
" manager lee sekarang ada bersamamu ?! " tanyaku penasaran dan bersemangat setelah lama tak mendengar kabar darinya
" hmm... sekarang dia sedang menikmati suasana pasar korea karena sudah lama sekali akhirnya dia bisa kembali "
" wahhhh aku sangat merindukan manager lee.. aku sangat merindukannya " tuturku senang sekali.
Tanpa sadar, aku bisa melupakan semua yang terjadi tentang david tadi. Kedatangan taeyong sedikit membuatku teralihkan karena mendengarnya cerita tentang kehidupannya di slandia baru bersama manager lee.
**********
__ADS_1
Malam tiba, sudah jam 11 Malam David belum juga pulang. Hyun pergi menemui Ayahnya dan neneknya sementara itu Mona sudah tidur sejak tadi. Dalam kesendirian aku duduk menanti David pulang. Sekitar 30 menit menunggu akhirnya David pulang, aku menyambutnya hangat dan menyiapkan makan malam yang sudah aku siapkan sejak tadi.
" sayang kau belum tidur ? " tanya David sambil membuka kancing kemejanya
" hmm aku menunggumu pulang.. apa hari ini kau lembur lagi ? "
" iya.. hari ini aku mendapat hasil yang sangat memuaskan " tuturnya senang lalu melahap makanan yang sudah kusiapkan
" syukurlah... aku ikut senang sayang " aku tersenyum lega pada David, aku rasa yang tadi kulihat saat di restoran hanyalah kesalahpahaman kecil saja
" hmm... apa Mona dan hyun sudah tidur ? "
" Mona sudah Tidur.. tapi Hyun pergi kerumah Taeyong untuk menginap disana "
" ..... " David terdiam dan menjatuhkan sendok makannya
" apa.. kau menemuinya ? Kalian.. diam-diam bertemu ?! " wajahnya kesal setelah mendengar kabar Taeyong pulang
" Tadi aku hanya tidak sengaja bertemu sayang... "
" ohhh " David hanya bersikap dingin seolah ia masih kesal meski aku sudah menjelaskannya, ia malah meninggalkan makanannya dan pergi meninggalkanku begitu saja
" sayang... kenapa ? " aku mencoba mengejarnya tapi David sudah masuk kamar mandi lebih dulu.
" huft.... " akuenghembuskan nafasku yang begitu terasa sesak, rasanya aku telah menyakiti hati David hingga David marah besar padaku. Aku tak mengerti kenapa Ia harus semarah ini padaku ?
__ADS_1
*********
David oergi kerja di pagi-pagi buta. Ia pergi tanoa pamit padaku sama sekali mungkin.. dia masih kesal dan marah padaku.
Setelah Mona berangkat dengan mobil jemputannya.. Alexa datang dengan nafas yang terengah-engah menghampiriku yang sedang menyirami tanaman bunga milikku
" Alexa.. ? Ada apa ? " tanyaku penasaran melihatnya yang kelelahan mengatur nafasnya seusai berlari
" bibi... Dimana Hyun ? Sepertinya kita bisa telat bi... " tutur Alexa sehingga aku bingung harus menjawab apa padanya karena Hyun belum pulang juga
#TinTin!!!! ( klakson Mobil dagi depan gerbang ruamhku )
" mamah.. Hyun berangkat sekolah dulu ya.. aku menyayangimu mah.. i love youu " teriak Byun yang datang memamerkan Mobil putih barunya yang sepertinya pemberian Taeyong untuknya
" heiii jelek... mau ikut bareng ga ? " teriaknya lagi pada alexa yang sudah menunggu hyun dari tadi. Tapi hyun malah usil dengan menyalahkan mesin mobilnya seolahh ia akan meninggalkannya
" Hyunnn !!!! Tunggu.....!!!! " Alexa berlari dengan kesal namun mereka berdua nampak menggemaskan di usia remaja mereka
" cihh... anak-anak.. ada-ada saja... " gumamku senang melihat persahabatan mereka yang masih berlanjut sampai sekarang.
" dah... bibi... " Teriak alexa yang kini sudah ada di dalam mobil
" ohhh... Hati-Hati ya.. !! Jangan ngebut hyun !!! "Teriakku memastikan agar mereka tetap hatti-hati.
" ok Bosss " sahut Hyun lalu melajukan mobilnya
__ADS_1
*************
Bersambung........