
Kembalinya David membuatku lebih aman, tapi dengan satu ketakutan yang masih aku pikirkan. Jaehtun mungkin akan berani mencelakai David kapanpun itu. David memilih menginap dirumahku karena apartemennya masih berantakan. Karena David ada bersamaku.. aku bisa tidur dengan nyenyak dalam pelukannya.
Saat terbangun di pagi hari, aku segera menncari keberadaan David. Aku takut jika tadi malam hanyalah mimpi saja. Saat keluar dari kamarku hyun dan yuna sudah siap akan menyantap sarapan.
" dimana David ? " tanyaku mencarinya keseliling rumah
" kak Anna.. ayo sarapan.. David bilang.. dia harus mengurus sesuatu "
" mah.. ayo.. ayah David memmbuatkan sarapan untuk kita " ujar Hyun dengann bahagia
" .... " melihat senyuman hyun.. aku merasa tenang dan ikut senang, segera aku ikut bergabung menikmati sarapannya.
" aku tidak menyangka.. David akan secepat ini kembali.. " Yuna ikut senang karena kini David kembali
" hmm... aku juga sangat terkejut.. kehadirannya disini sudah menjadi penyemangatku "
" mah.... berarti kau tidak perlu dekat lagi dengan paman jaehyun.. dia memang terlihat baik.. tapi dia sangat jahat padaku mah.. dia terus mengancamku untuk menyakiti mamah "
" mamah juga takut sayang... "
#TINGNONG !!!!
__ADS_1
mendenfar suara bel itu, aku segera membukakan pintu dan ingin menyambut David kembali. Saat pintu terbuka aku langsung tersenyum manis mennyambutnya.. tapi mataku langsung bungkam karena yang datang bukanlah david. Jaehyun datang dengan sebuket bunga dan langsung memmelukku erat.
" jae.. apa yang kauu lakukan disiini ? " tanyaku gemetar dan melepaskan pelukannya
" tentu saja menemuimu sayang... "
" hentikan... kau tidak perlu datang lagi padaku, kau sangat mennakutkan jae... " aku mundur menjauh darinya dan berusaha menutup pintu. Tapi tenaga jaehyun jelas lebih kuat dariku. Jaehyun berhasil masuk dan menarik rambutku kasar
" aaa.... " aku kesakitan karena jaehyun menarikku kasar menemui hyun di meja makan
" sebaiknya kau menuruti kata-kataku !! Aku hanya ingin kau jatuh hati padaku... " ucapnya membuat hyun menangis melihatku kesakitan.
" aku tidak perduli !! " sahutnya lalu membannting vas bunga yang didekatnya dan membantingnya ke lantai tak jauh dari yuna dan hyun berdiri
" jae... kumohon... bisakah kau lepaskan aku, aku tidak pernah mengusikmu selama ini jae.. "
" kau selalj menghinaku !! Wanita sama saja.. serakah !!! Dulu.. Bora menolakku karena aku miskin.. dan sekarang saat aku sudah memiliki segalaanya kau juga menolakku ?!! Kau tidak secantik itu.... aku hanya membuktikan padamu.. bahwa aku bukan orang biasa. "
" kau sangat kekanakan!!! " sindir Yuna lalu menghadapi Jaehyun dengan mendekat learah kita berdua sementara hyun disuruh masuk kekamarnya.
" apah ?! " jaehyun terpancing dengan kata-kata Yuna hingga dia melepaskan cengkramannya padaku. Jaehyun berusaha mencekik Yuna tapi tak kusangka Yuna menunjukan kebiasaannya dalam karate. Dia menangkis semua serang jaehyun hingga jaehyun habis ditendang olehnya.
__ADS_1
" kak Anna.. kau baik-baik saja ? " Yuna datang dan memastikan keadaanku yang baik-baik saja. Tapi mataku dikejutkan pada jaehyun yang kembali bangkit dan mengeluatkan pisaunya untuk menusuk Yuna.
" Yuna.. Awas... !!! " aku menarik Yuna dan menggantikan posisi Yuna agar dia tidak terkena tusukan dari Jaehyun.
Pisau yang ditangan Jaehyun berhasil menusuk perutku. Saat itu rasaanya duniaku berhenti, semua rasa sakit dalam tubuhku berkumpul.. mataku tak karuan berusaha menahan sakitnya tusukan pisau itu. Jaehyun yang terkejut telah menusukku langsung mundur dengan tangannya yang berdarah bersama pisau yang ada ditangannya.
" kak Anna !!!! " Yuna nampak sangat terkejut dan berusahha menyadatkan aku agar tetap sadar dan menutupi darah yang terus keluar dari perutku.
" Aahh.... " aku tak bisa berkata-kata lagi, sakitnya sungguh luar biasa. Air mataku terus membendung dan berharap David datang.. agar jaehyun tak menyakiti siapapun lagi. Tepat sebelum mataku terpejam kulihat pintuku terbuka.. David dan polisi datang.
" Anna.... " David nampak terkejut dan panik melihaku terluka parah. Namun aku malah tersenyum karena David datang. Rasa sakitku seolah memudar karena kini aku tak harus mencemaskan Yuna dan Hyun.. polisi akhirnya bisa menangkap jaehyun
" sayang... tunggu sebentar.. ambulan akan segera datang... "
" ga.. apa-apa... aku.. sangat bersyukur.. kau... disini " ucapku terbata-bata hingga aku tak sadarkan diri tak kuat menahan sakitnya luka tusuk ini.
" Anna !!!!! Sadarlah...!!!!" Suara samar-samar teriakannya yang terakhir kudengar. Aku sudah pasrah.. apakah aku mampu bertahan karena sepertinya aku kehilangan banyak darah.
***********
Bersambung.......
__ADS_1